Perilisan HEAVENHELLS yang terbilang mendadak di bulan lalu ternyata memang jadi suatu pertanda tidak mengenakan mengenai status sang developer Clover Games, di mana mereka mungkin kekurangan dana untuk melakukan marketing. Dugaan tersebut akhirnya terjawab setelah Clover Games mengungkap kalau mereka tengah dirundung masalah keuangan serius hingga perusahaannya resmi dinyatakan bangkrut.
Yun Seong-kuk selaku sang CEO menjelaskan kalau karyawan hingga para petinggi di perusahaannya telah berusaha melakukan cost-cutting sebisa mungkin demi mempertahankan operasional game mereka, di mana Seong-kuk bahkan ikut menggunakan asset pribadinya juga. Tapi upaya tersebut tidak cukup untuk meredam situasi finansial yang parah, sehingga mereka terpaksa menghadapi kenyataan pahit kalau Clover Games tidak bisa lagi dipertahankan.

Ini tentu berimbas pada nasib HEAVENHELLS yang sayangnya harus dimatikan dalam waktu dekat ini. Kami sendiri sempat login gamenya di pagi ini dan masih mendapat akses main, tapi untuk layanan top-up dan semacamnya memang sudah tidak lagi tersedia. Dari informasi yang dibagi, akses top-up untuk layanan game mereka termasuk untuk judul lain seperti Lord of Heroes memang sudah dimatikan sejak 6 April lalu. sebelum kemudian disusul dengan penutupan server pada 9 Mei mendatang.
Karena adanya proses legal saat mengajukan status bangkrut, mungkin server gamenya akan ditutup lebih awal dari jadwal yang sudah ditentukan. Selain itu mereka juga kesulitan mengatur proses refund secara langsung ke user, sehingga mereka yang ingin mengajukannya dihimbau untuk mengubungi customer service di platform utama masing-masing (Google Play Store atau App Store). Kabar ini memang sangat disayangkan dan ada kesan kalau Clover Games punya passion kuat akan karya mereka, tapi dengan persaingan yang semakin ketat di industri game gacha, situasi seperti ini memang cukup rawan terjadi dan selalu dipenuhi resiko.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post