Game survival bertema sihir berjudul Witchspire resmi rilis di Steam Early Access beberapa waktu lalu oleh developer Envar Games. Sejak debutnya, game open-world co-op ini berhasil menarik perhatian komunitas dengan mendapatkan rating “Very Positive” di Steam, berkat performa yang stabil, tampilan yang nyaman dilihat, serta mekanik survival yang berbeda dari game sejenis. Witchspire menawarkan pengalaman bertahan hidup dengan sentuhan fantasi, di mana pemain berperan sebagai penyihir pemula yang bertugas memulihkan dunia dari penyebaran kekuatan jahat.
Berbeda dari game survival pada umumnya, Witchspire mengganti perlengkapan tradisional seperti kapak dan pedang dengan tongkat sihir, spellblade, serta kekuatan magis kuno. Pemain bisa mengumpulkan sumber daya dengan cara yang lebih fantastis, seperti memanggil komet berisi material dari langit atau menggunakan sihir untuk membersihkan area hutan dalam waktu singkat. Game ini bisa dimainkan secara solo, tetapi dirancang dengan fokus utama pada multiplayer hingga enam pemain yang bisa menjelajahi dunianya bersama-sama.
Salah satu fitur uniknya adalah sistem Astral Projection yang memungkinkan pemain melihat area pembangunan dari sudut pandang atas saat membuat tempat tinggal. Fitur ini membantu pemain mengatur dan menghias rumah sesuai kreativitas masing-masing. Saat ini, Witchspire menghadirkan dua biome utama, yaitu Meadows dan Shuddersands yang lebih menantang, dengan pilihan mobilitas seperti sapu terbang serta kemampuan khusus seperti “spirit jump” dan “blink”. Pemain juga bisa memilih Coven yang menentukan pakaian awal dan bonus pasif, mengembangkan kemampuan lewat tech tree “Luminaries”, serta menemukan, menjinakkan, dan melatih lebih dari 30 Familiar untuk membantu bertarung, membuat peralatan, dan mengumpulkan sumber daya.
Untuk mendukung perkembangan game selama fase Early Access, Envar Games sudah menyiapkan beberapa pembaruan besar dalam satu tahun ke depan. Update pertama bertajuk “A Touch of Magic” akan memperluas elemen sandbox dengan sistem crafting dan salvaging senjata, set bangunan baru, Familiar tambahan, serta wheel menu untuk akses emote dan Familiar yang lebih mudah. Selanjutnya, “The Frozen Tundra” akan menghadirkan biome bersalju, Act III untuk cerita utama, Bestiary, “Alchemy 2.0”, kelas senjata baru, dan tantangan endgame. Sementara itu, fase “Throne of Corruption” yang direncanakan hadir pada 2027 dan seterusnya akan membawa penutup cerita utama serta aktivitas endgame yang lebih menantang.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post