gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

NTE Ketahuan Pakai Gambar AI Gratisan, Watermark Masih Nempel

Taufik by Taufik
August 19, 2026
in Android, Berita, iOS, Mobile Games, PC
0
Salah satu asset memancing di NTE ternyata masih punya watermark Doubao, chatbot AI populer asal China buatan ByteDance.

Salah satu asset memancing di NTE ternyata masih punya watermark Doubao, chatbot AI populer asal China buatan ByteDance.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Neverness to Everness (NTE) baru saja kedatangan update 1.3 yang membawa area baru, termasuk spot memancing dan ikan-ikan baru yang bisa ditangkap. Tapi ada satu hal yang malah bikin komunitas China ramai. Salah satu asset memancing di NTE ternyata masih punya watermark Doubao, chatbot AI populer asal China buatan ByteDance yang juga bisa bikin gambar dan video lewat teknologi Seedance.

Temuan ini langsung jadi bahan bercandaan pemain China. Lucunya, mereka sebenarnya nggak terlalu mempermasalahkan NTE pakai AI. Yang bikin ramai justru karena Hotta Studio ketahuan pakai Doubao versi gratis, sampai watermark-nya masih ikut masuk ke game. Banyak yang menyebut developernya pelit, kurang teliti, sampai mempertanyakan apakah beginilah caranya NTE bisa menekan biaya produksi.

Salah satu komentar bilang, “Pakai AI sih nggak masalah, tapi pakai Doubao itu lucu. Versi gratis pula.”

Ada juga yang mulai membandingkan Hotta Studio dengan perusahaan game China lainnya. HoYoverse dan NetEase, misalnya, sudah punya teknologi AI yang mereka kembangkan sendiri, sementara Hotta malah ketahuan pakai chatbot AI yang bisa digunakan orang biasa. Gampangnya, minta Doubao bikin asset kurang lebih seperti minta ChatGPT bikinin gambar. Sampai ada pemain yang bercanda, “Doubao, Doubao, tolong bikinin asset game kuda laut ungu pakai mahkota.”

Sebenarnya pemain China sudah cukup tahu kalau NTE memang menggunakan AI dalam proses pengembangannya. Jadi penggunaan AI-nya sendiri bukan sesuatu yang benar-benar mengejutkan. Yang nggak mereka sangka adalah Hotta ternyata pakai Doubao, apalagi sampai hasil versi gratis dengan watermark-nya lolos masuk ke game. Setelah ramai dibahas, watermark tersebut sekarang sudah dihapus, sementara asset-nya tetap sama.

NTE juga sebelumnya pernah ketahuan menggunakan generative AI untuk beberapa asset. Hotta Studio waktu itu menjelaskan kalau karakter, cerita, dan dunia utama NTE tetap dibuat langsung oleh artist, writer, dan designer manusia. Tapi mereka memang mengakui ada sejumlah kecil asset background dan lingkungan yang dibuat dengan bantuan AI-assisted tools.

Terlepas dari masalah AI ini, Neverness to Everness sebenarnya laris banget. Sejak dirilis pada 29 April, game tersebut langsung menghasilkan lebih dari 100 juta Yuan atau sekitar $14,8 juta hanya dalam sehari. Sampai 30 Juni, Perfect World Games mengumumkan pendapatan NTE sudah mencapai 1,4 miliar Yuan atau sekitar $207 juta, setara kurang lebih Rp3,3 triliun. Angka tersebut diumumkan pada 14 Juli lewat laporan proyeksi keuangan semester pertama 2026.

Sumber: Reddit, Kotaku

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: AINeverness to EvernessNTE
ShareTweetShare
Previous Post

Hayden Panettiere, Pengisi Suara Kairi di Kingdom Hearts, Meninggal Dunia di Usia 36 Tahun

Related Posts

Hayden Panettiere, aktris yang punya karier panjang di TV, film, sampai video game, meninggal dunia di usia 36 tahun.
Berita

Hayden Panettiere, Pengisi Suara Kairi di Kingdom Hearts, Meninggal Dunia di Usia 36 Tahun

August 18, 2026
Di tengah banyaknya game simulation yang terus bermunculan, Dungeon Settlers mencoba mengambil jalur yang sedikit berbeda.
PC

[BIC2026] Wawancara Eksklusif Dungeon Settlers dengan Logan Moon – Simulasi Strategi Terinspirasi DanMachi, Lizardman Jadi Icon, Hingga Fokus Combat

August 18, 2026
Tai Yasue dan Tetsuya Nomura dari Square Enix mengonfirmasi kalau jadwal rilis Kingdom Hearts IV sudah 100% dikunci untuk 2027
Berita

Kingdom Hearts IV Dijanjikan 100% Tidak Akan Sampai Kena Tunda

August 18, 2026
Kohei Ikeda yang sempat menjabat sebagai director Tekken 8 di Bandai Namco kini telah memulai karir barunya bersama VS STUDIO
Berita

Director Tekken 8 Resmi Gabung VS STUDIO dan Akan Kembali Bekerja dengan Katsuhiro Harada!

August 18, 2026
PlayStation telah mengadakan ajang State of Play terbaru yang berfokus pada detail lebih lengkap dari Phantom Blade Zero
Berita

Phantom Blade Zero Kembali Dipamerkan Lewat Showcase 18+ Menit yang Berlimpah Detail

August 18, 2026
Pengganti pemeran utama di Tides of Annihilation, yaitu Angela Sant’Albano, aktris yang memerankan Grace Ashcroft di Resident Evil Requiem.
Berita

Pengisi Suara Grace di Resident Evil Requiem Kabarnya Gabung Tides of Annihilation

August 18, 2026

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code JoJo's Bizarre Adventure: Golden Spirit.

JoJo’s Bizarre Adventure: Golden Spirit Redeem Code – Reward Gratis

by Taufik
August 14, 2026
0

JoJo's Bizarre Adventure: Golden Spirit adalah game mobile resmi JoJo yang menghadirkan karakter dari Phantom Blood sampai Stone Ocean dan...

Game monster-catching RPG open-world free-to-play Aniimo akhirnya punya tanggal rilis. Hadir bulan depan di banyak platform.

Game Monster-Catching Aniimo Rilis 16 September, Bisa Main Gratis

by Taufik
August 13, 2026
0

Game monster-catching RPG open-world free-to-play Aniimo akhirnya punya tanggal rilis. Game ini bakal meluncur pada 16 September 2026 untuk PS5,...

MINTROCKET sudah mengonfirmasi kalau DAVE THE DIVER akan rilis di Android dan iOS pada 17 September mendatang

Game Indie Populer DAVE THE DIVER Akan Rilis di Android dan iOS Bulan Depan!

by Fadhil
August 13, 2026
0

MINTROCKET sudah mengonfirmasi kalau DAVE THE DIVER akan rilis di Android dan iOS pada 17 September mendatang.

Granblue Fantasy rencananya akan membawa rerun kolaborasi Gintama dan My Hero Academia pada bulan Oktober mendatang

Granblue Fantasy Akan Hadirkan Rerun Event Kolaborasi Gintama dan My Hero Academia

by Fadhil
August 11, 2026
0

Granblue Fantasy rencananya akan membawa rerun kolaborasi Gintama dan My Hero Academia pada bulan Oktober mendatang.

Industri game mobile Jepang lagi masuk periode yang cukup berat. Data terbaru dari Teikoku Databank, sebut banyak yang bangkrut.

Banyak Developer Game Mobile Jepang Bangkrut, 2026 Bisa Yang Terparah

by Taufik
August 11, 2026
0

Industri game mobile Jepang lagi masuk periode yang cukup berat. Data terbaru dari Teikoku Databank menunjukkan sudah ada 10 perusahaan...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd