gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[TGS 2026] Wawancara Persona 4 Revival Bareng Atlus – Ambisi Menciptakan Wujud Terbaik Persona 4!

Fadhil by Fadhil
September 21, 2026
in Konsol, Nintendo Switch 2, PC, PlayStation 5, Wawancara, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Rangkuman wawancara terbaru kami dengan Kazuhisa Wada dan Daisuke Yajima dari Atlus yang membahas kembali soal Persona 4 Revival

Rangkuman wawancara terbaru kami dengan Kazuhisa Wada dan Daisuke Yajima dari Atlus yang membahas kembali soal Persona 4 Revival

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Persona 4 Revival akan membawa kembali kisah Inaba dengan pendekatan modern, sekaligus mempertahankan cerita dan karakter yang membuat gamenya begitu dicintai selama bertahun-tahun. Untuk membahas bagaimana Atlus menentukan elemen yang harus dipertahankan, berbagai perubahan yang diberikan kepada remake, hingga peningkatan pada gameplay dan presentasinya, tim kami sempat mewawancarai Kazuhisa Wada selaku General Producer Persona Team dan Daisuke Yajima selaku Director Persona 4 Revival di ajang Tokyo Game Show 2026.

Mempertahankan Jiwa Persona 4

Salah satu tantangan terbesar dalam membuat remake Persona 4 adalah menentukan bagaimana game tersebut bisa terasa modern tanpa kehilangan identitas yang sudah melekat selama hampir dua dekade. Bagi Wada, cerita dan karakter merupakan bagian yang tidak bisa dikompromikan. Karena itu, perubahan besar lebih diarahkan pada visual, presentation, dan playability.

“Persona 4 adalah sebuah masterpiece yang benar-benar luar biasa, jadi saya merasa remake ini harus mempertahankan daya tarik yang dimiliki Persona 4 sekaligus meningkatkannya secara signifikan. Kami tidak mengubah jalan cerita atau narasi utamanya. Begitu juga dengan identitas dan kepribadian para karakter, karena itu adalah hal-hal yang sama sekali tidak boleh kami ubah. Itulah pertimbangan terbesar kami.

Untuk semakin memperkuat daya tarik tersebut, kami meningkatkan kualitas grafis dan presentasinya, sekaligus melakukan berbagai perubahan untuk meningkatkan playability.”

Pendekatan tersebut juga berlaku ketika tim memikirkan pemain yang sudah sangat mengenal Persona 4 Golden. Alih-alih mengubah cerita demi memberikan kejutan baru, mereka ingin membuat pengalaman yang sama terasa berbeda melalui cara penyampaiannya.

“Kami tahu kalau game ini sendiri adalah sesuatu yang sangat spesial. Jadi pertama-tama, kami ingin membuat remake yang bisa diterima dan benar-benar memuaskan para penggemar lama yang sudah mencintai game ini selama bertahun-tahun. Kami percaya jika kami bisa mencapai itu, pemain baru secara alami juga akan bisa menikmatinya.”

Untuk pemain yang baru pertama kali memasuki Inaba, Yajima justru ingin mereka memperhatikan kehidupan sehari-hari di kota tersebut. Kontras antara kehidupan sekolah yang tenang dengan berbagai kejadian misterius menjadi salah satu aspek yang menurutnya paling penting dari Persona 4.

“Persona 4 berpusat di sebuah kota kecil di Jepang. Pertama-tama, kami ingin pemain menikmati atmosfer kota kecil Jepang dan kehidupan sebagai siswa sekolah menengah Jepang. Kemudian ada berbagai kejadian aneh yang masuk ke dalam kehidupan sehari-hari tersebut. Kontras antara kehidupan sehari-hari dan misteri adalah sesuatu yang dilakukan game ini dengan sangat baik, jadi saya berharap pemain bisa menikmatinya.”

Membangun Kembali Inaba dan Karakternya

Modernisasi Persona 4 tidak hanya terlihat dari resolusi atau jumlah detail. Inaba kini dibuat lebih hidup dengan perubahan lingkungan berdasarkan musim dan waktu. Yajima menjelaskan kalau Revival menghadirkan keempat musim Jepang secara penuh, lengkap dengan perubahan vegetasi dan berbagai detail kecil di lingkungan.

“Game ini benar-benar memiliki keempat musim Jepang, yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin. Ada perubahan pada vegetasi untuk setiap musim, begitu juga dengan serangga yang beterbangan. Bahkan detail-detail kecil mencerminkan karakteristik setiap musim. Saya berharap pemain bisa benar-benar merasakan perubahan musim di pedesaan.”

Wada menambahkan kalau perubahan atmosfer juga diperkuat melalui waktu dan suara lingkungan.

“Lingkungannya juga berubah tergantung waktu dalam sehari, jadi saya benar-benar ingin pemain memperhatikan hal-hal seperti sound effects dan environmental sounds. Menurut saya, semuanya berhasil dibuat dengan sangat baik.”

Sementara itu, perubahan desain karakter menjadi salah satu pekerjaan yang cukup rumit. Tim harus membuat model 3D yang lebih proporsional tanpa membuatnya kehilangan hubungan dengan artwork Persona 4 yang sudah dikenal penggemar. Wada bahkan mengungkapkan kalau tim kembali mengacu pada karya Shigenori Soejima dari era Persona 4 ketika desain karakter Revival mulai terlihat terlalu muda.

“Ada kecenderungan desain karakter Soejima-san belakangan ini terlihat sedikit lebih muda. Pada suatu titik, karakter-karakter di Revival juga mulai terlihat sedikit lebih muda. Jadi, untuk benar-benar menyampaikan atmosfer original, kami kembali menyempurnakan karakter berdasarkan artwork Soejima-san dari era Persona 4, bukan artwork terbarunya.”

Menurut Yajima, menyatukan tampilan 2D dan 3D secara alami merupakan tantangan tersendiri.

“Jika kami membuat model 3D terlalu mirip dengan artwork 2D, karakter bisa terlihat terlalu kurus sebagai model 3D. Tapi jika kami memberikan lebih banyak volume pada model 3D, perbedaannya dengan artwork 2D mulai terlihat. Menentukan bagaimana membuat elemen 2D dan 3D menyatu secara alami adalah bagian yang paling sulit.”

Social Link Kini Punya Dampak Lebih Besar

Salah satu perubahan gameplay yang menarik terdapat pada Social Link. Dalam Revival, meningkatkan rank tidak hanya berkaitan dengan perkembangan hubungan dan cerita, tapi juga bisa memberikan reward serta ability yang kemudian memengaruhi bagian lain dari permainan.

“Kali ini, ketika kalian meningkatkan rank Social Link, kalian bisa mendapatkan reward dan ability. Artinya, Social Link bukan hanya tentang menjalankan event-nya saja. Hal tersebut juga bisa memengaruhi hal-hal seperti battle berikutnya, perubahan di dungeon, dan bagaimana kalian menjalani kehidupan sehari-hari. Kami mendesainnya agar semuanya dimulai dari Social Link dan kemudian terhubung dengan bagian lain dari game.”

Wada melihat pendekatan tersebut sebagai penguatan terhadap filosofi dasar Persona, di mana aktivitas sehari-hari pada akhirnya memiliki hubungan dengan battle. Dia menjelaskan kalau Persona dirancang agar seluruh kehidupan sehari-hari kalian, termasuk Social Link, yang pada akhirnya terhubung dengan battle dan efek yang dihasilkannya. Jadi beragam aspek tersebut sudah mereka perkuat secara signifikan lewat remakenya.

Perubahan Social Link juga berkaitan dengan combat. Yajima menjelaskan kalau tim mereka banyak mempelajari Persona 3 Reload dan Persona 5 Royal, tetapi tidak ingin sekedar memindahkan sistem dari kedua game tersebut. Setiap fitur harus terlebih dahulu disesuaikan dengan identitas Persona 4.

“Menurut saya, ini bukan sekedar membawa sistem yang nyaman. Yang penting adalah mengambil elemen-elemen tersebut dan memastikan semuanya cocok dengan Persona 4. Misalnya, Persona 5 memiliki Baton Pass, sedangkan Persona 3 Reload memiliki Shift. Dalam Revival, kami membawa kembali Baton Pass karena daya tarik para companion merupakan bagian penting dari game ini, dan kami merasa Baton Pass serta cara pemain berinteraksi dengan companion melalui sistem tersebut adalah sesuatu yang penting.”

Hal yang sama berlaku untuk mekanik baru seperti Send Flying dan Prime Time. Tim developer menyadari kalau fitur-fitur tersebut berpotensi membuat battle terasa lebih mudah, sehingga balance sudah diperhitungkan sejak awal.

“Penambahan fitur-fitur tersebut bukan berarti battle akan menjadi jauh lebih mudah atau boss bisa dikalahkan dengan satu serangan. Kami sudah melakukan penyesuaian balance dengan mempertimbangkan semuanya. Untuk mencapai balance tersebut, tim pengembangan memainkan battle berulang kali dan terus melakukan penyesuaian secara mendetail.”

Meninggalkan Procedural Dungeon

Perubahan terbesar lainnya terdapat pada dungeon Midnight Channel. Game original Persona 4 menggunakan layout yang dibuat secara procedural, tetapi Revival akhirnya mengambil pendekatan yang lebih terstruktur dengan floor yang telah ditentukan.

Menariknya, Yajima mengungkapkan kalau procedural generation sebenarnya sempat digunakan pada tahap awal pengembangan. Tim kemudian melakukan berbagai eksperimen sebelum akhirnya memutuskan kalau dungeon yang dirancang secara manual akan menghasilkan pengalaman yang lebih baik.

“Pada awal pengembangan, kami sebenarnya membuat dungeon dengan procedural generation. Dari sana, kami mencoba mengubah pendekatannya, termasuk ide seperti hanya membuat bagian tertentu secara procedural. Kami melalui banyak trial and error selama pengembangan mengenai bagaimana seharusnya kami membuat kembali dungeon tersebut.

Pada akhirnya, kami menyadari selama pengembangan kalau membuat dungeon yang benar-benar kami desain sendiri dan menyenangkan untuk dimainkan akan menghasilkan pengalaman game dengan kualitas yang lebih tinggi. Jadi kami meninggalkan procedural generation dan beralih ke pendekatan yang digunakan sekarang.”

Dungeon kini memiliki lebih banyak gimmick dan objek yang dirancang khusus untuk mendukung pengalaman eksplorasi.

“Dungeon kali ini berbeda dari dungeon procedural yang dibuat secara otomatis dalam game original Persona 4. Sekarang dungeon memiliki floor yang fixed. Kami juga meningkatkan jumlah gimmick dan objek di dalam dungeon, jadi tempat tersebut bukan sekedar ruang yang sudah ditentukan. Dungeon-nya benar-benar dirancang sebagai sebuah pengalaman gameplay.”

Wada menjelaskan kalau keputusan tersebut juga berasal dari keinginan untuk mengurangi rasa frustrasi ketika menjelajahi dungeon. Tim merasa tersesat bukanlah sesuatu yang perlu menjadi bagian besar dari tantangan Persona 4 Revival.

“Konsep terbesar di balik dungeon kali ini adalah memungkinkan pemain menjelajah tanpa stres yang tidak perlu. Ketika melihat desain game secara keseluruhan, kami merasa membuat pemain tersesat di dalam dungeon dan memaksa mereka mengalami stres seperti itu tidak diperlukan untuk balance game. Jadi kali ini kami membangun dungeon berdasarkan konsep tersebut.”

Marie, Musik, dan Berbagai Detail untuk Fans Lama

Marie menjadi salah satu tambahan utama Persona 4 Golden yang kembali hadir di Revival. Yajima memastikan Social Link miliknya tetap dipertahankan, sementara Wada mengatakan tim menambahkan elemen baru agar keberadaan Marie terasa lebih menyatu dengan cerita.

“Ketika kami membuat Golden, kami menambahkan Marie sebagai karakter baru yang spesifik untuk Golden, jadi dia merupakan salah satu poin besar dalam game tersebut. Sekarang dengan Revival, kami menambahkan elemen-elemen baru agar Marie bisa sedikit lebih menyatu dengan cerita. Jadi, kami berharap kalian menantikannya dan semua orang bisa lebih menerima Marie.”

Selain karakter, tim juga memberikan perhatian besar pada musik. Wada menjelaskan kalau sejumlah lagu awalnya direncanakan untuk digunakan apa adanya, tetapi keputusan tersebut mulai berubah setelah tim benar-benar memainkan game dengan visual Inaba yang telah dibangun ulang.

“Awalnya ada cukup banyak lagu yang kami rencanakan untuk digunakan apa adanya. Tapi ketika kami benar-benar memainkan game, berkeliling di Inaba yang baru dibuat kembali dan mendengarkan musik bersama visual yang lebih hidup, perlahan muncul ide untuk melakukan penyesuaian kecil.”

Hasilnya adalah lebih banyak lagu yang mendapatkan aransemen baru. Bahkan sistem battle music juga mendapatkan pendekatan berbeda, dengan lagu yang bisa melanjutkan ke verse kedua ketika memasuki battle berikutnya.

“Memulai battle music dari verse kedua adalah ide Kozuka-san. Saya rasa ini mungkin pertama kalinya seri ini menggunakan fitur seperti ini, dan secara pribadi saya pikir itu adalah ide yang sangat inovatif. Sound team kami benar-benar memainkan game ketika membuat musik, jadi saya rasa itulah salah satu alasan kami bisa menghadirkan musik yang terasa cukup berbeda dan khas dibandingkan game lainnya.”

Social Link juga kini mendapatkan full voice acting. Menurut Yajima, perubahan tersebut memungkinkan tim menyampaikan beberapa hal yang sebelumnya hanya bisa disampaikan melalui teks.

“Event Social Link kali ini sepenuhnya menggunakan voice acting, jadi hal tersebut memengaruhi dialog dan performance karakter. Sebelumnya, ada hal-hal yang hanya bisa disampaikan melalui teks, tetapi sekarang kami bisa menyampaikannya melalui suara dan akting. Karena itu, beberapa pesan juga disesuaikan dengan perubahan tersebut.”

Memperluas Persona 4 ke Asia

Persona 4 Revival juga menjadi game pertama dalam seri yang secara resmi menghadirkan subtitle bahasa Thailand. Wada mengatakan tim sangat senang akhirnya bisa membawa game tersebut kepada lebih banyak pemain di Thailand.

“Kami sangat bangga dan senang karena bisa memulai lokalisasi dalam bahasa Thailand. Kami benar-benar ingin lebih banyak orang di Thailand memainkan game ini, jadi kami berharap kalian menantikannya dan menikmatinya.”

Yajima mengakui kalau karena ini merupakan pertama kalinya tim melakukan lokalisasi Thailand, masih mungkin terdapat bagian yang perlu diperbaiki. Tapi mereka juga ingin menjadikan pengalaman tersebut sebagai langkah menuju dukungan bahasa yang lebih luas.

“Ini pertama kalinya kami melakukan lokalisasi ke bahasa Thailand, jadi mungkin masih ada sedikit bagian yang kurang sempurna. Kami berniat memasukkan bahasa Thailand sebagai bahasa reguler di seluruh seri, jadi jika ada feedback dari pengguna mengenai lokalisasi Thailand, silakan memberikan komentar dan mengirimkannya kepada kami.”

Ketika ditanya mengenai kemungkinan menghadirkan lebih banyak bahasa atau special edition untuk kawasan Asia Tenggara, Wada mengatakan perlu ada pembahasan lebih lanjut di internal Atlus, tetapi secara pribadi ia terbuka terhadap ide tersebut.

“Kebijakan kami adalah memperluas lokalisasi sebanyak mungkin, tetapi untuk Revival, saya rasa bahasa yang saat ini sudah diumumkan adalah semua bahasa yang bisa kami konfirmasi untuk saat ini. Untuk sesuatu seperti special edition, secara pribadi saya ingin melakukannya. Tapi itu adalah sesuatu yang harus kami diskusikan dengan berbagai departemen lain di perusahaan. Jadi, jika kalian memiliki ide yang bagus, silakan beri tahu kami.”

Dengan Persona 4 Revival, ATLUS tampaknya tidak hanya ingin membuat Persona 4 terlihat lebih modern. Fokus mereka adalah mempertahankan cerita, karakter, dan atmosfer yang sudah dikenal penggemar sambil memberikan perubahan yang membuat pengalaman bermainnya lebih sesuai dengan standar game saat ini. Hal tersebut terlihat dari cara mereka membangun kembali Inaba, menghubungkan Social Link dengan gameplay, meninggalkan procedural dungeon, hingga menyesuaikan kembali musik dan presentasi tanpa mengubah fondasi Persona 4 itu sendiri.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: AtlusInterviewNintendo Switch 2PCPersona 4 RevivalPS5SEGATokyo Game Show 2026WawancaraXbox Series
ShareTweetShare
Previous Post

[EKSKLUSIF] Wawancara 007 First Light dengan IO Interactive – New Game+, Switch 2, dan Masa Depan James Bond

Next Post

[TGS 2026] Wawancara Total War: WARHAMMER 40,000 Bareng Creative Assembly – Mencipatakan Game Grand Strategy yang Dikira Mustahil!

Related Posts

Rangkuman wawancara kami dengan Attila Mohacsi dan Gareth Edmonson dari Creative Assembly yang membahas tuntas Total War: WARHAMMER 40,000
Konsol

[TGS 2026] Wawancara Total War: WARHAMMER 40,000 Bareng Creative Assembly – Mencipatakan Game Grand Strategy yang Dikira Mustahil!

September 21, 2026
007 First Light sudah terjual sekitar 4 juta copy, tapi IO Interactive jelas belum selesai dengan game ini. Simak wawancara kami!
Berita

[EKSKLUSIF] Wawancara 007 First Light dengan IO Interactive – New Game+, Switch 2, dan Masa Depan James Bond

September 21, 2026
Simak review terbaru kami untuk SILENT HILL: Townfall yang kembali hadir sebagai entry solid di franchisenya dengan pendekatan konsep unik
Konsol

Review SILENT HILL: Townfall – Konsep Menarik Meski dengan Beberapa Guncangan!

Lewat Crazy Taxi: World Tour, SEGA nggak cuma mencoba hidupkan lagi formula arcade klasik yang dulu membuat serinya begitu gampang dikenali.
Konsol

[TGS 2026] Wawancara Crazy Taxi: World Tour dengan Kenji Kanno – Multiplayer, Story Mode, dan Kembalinya Seri Legendaris

September 21, 2026
Aika Nakamura yang sebelumnya hanya eksklusif untuk adaptasi anime Persona 4 dipastikan juga akan muncul di Persona 4 Revival
Berita

Persona 4 Revival Hadirkan Karakter Favorit Fans dari Seri Animenya

September 21, 2026
CONTROL Resonant adalah sekuel dari Control, game garapan Remedy Entertainment yang sebelumnya berhasil membawa pulang banyak penghargaan.
Konsol

Review CONTROL Resonant – Eksplorasi Seru dengan Combat yang Padat

Next Post
Rangkuman wawancara kami dengan Attila Mohacsi dan Gareth Edmonson dari Creative Assembly yang membahas tuntas Total War: WARHAMMER 40,000

[TGS 2026] Wawancara Total War: WARHAMMER 40,000 Bareng Creative Assembly - Mencipatakan Game Grand Strategy yang Dikira Mustahil!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Tidak lama setelah rilisnya RyzaChat: AI, Koei Tecmo dan SpiralAI sudah langsung mengumumkan aplikasi sejenis yaitu SophieChat: AI

Atelier Kembali Umumkan Aplikasi Chat AI Terbaru yang Berfokus ke Sophie Neuenmuller

by Fadhil
September 18, 2026
0

Tidak lama setelah rilisnya RyzaChat: AI, Koei Tecmo dan SpiralAI sudah langsung mengumumkan aplikasi sejenis yaitu SophieChat: AI.

Astrae Oratio kini telah mendapat kepastian jadwal rilis untuk tahun depan di platform Android dan iOS yang disusul versi PC

Astrae Oratio Akan Rilis di 2027 untuk Android dan iOS yang Kemudian Disusul Versi PC!

by Fadhil
September 17, 2026
0

Astrae Oratio kini telah mendapat kepastian jadwal rilis untuk tahun depan di platform Android dan iOS yang disusul versi PC.

Kami mendapat kesempatan untuk mencoba game terbaru Kairosoft, One Piece Grand Gourmet, yang merupakan kolaborasi dengan One Piece.

[TGS 2026] Nyobain One Piece Grand Gourmet – Jadi Sanji dan Bangun Restoran Bareng Kru Topi Jerami

by Taufik
September 17, 2026
0

Kami mendapat kesempatan untuk mencoba game terbaru Kairosoft, One Piece Grand Gourmet, yang merupakan kolaborasi dengan One Piece. Kami punya...

Selama setahun terakhir, Where Winds Meet berhasil membangun komunitas yang cukup besar di Asia Tenggara dan terus hadirkan update seru.

Wawancara Where Winds Meet dengan NetEase Sekaligus Nyobain Region Baru, dan Tegaskan Tetap Non-Pay-to-Win

by Taufik
September 16, 2026
0

Selama setahun terakhir, Where Winds Meet berhasil membangun komunitas yang cukup besar di Asia Tenggara, dan sekarang salah satu cerita...

Di tengah ramainya BlizzCon 2026, kami juga mendapat kesempatan untuk ngobrol langsung dengan Blizzard soal Hearthstone.

[EKSKLUSIF] Wawancara Hearthstone dengan Blizzard – 2v2, Old Gods, hingga Class Baru

by Taufik
September 15, 2026
0

Di tengah ramainya berbagai pengumuman baru di BlizzCon 2026, kami juga mendapat kesempatan untuk ngobrol langsung dengan Blizzard soal Hearthstone,...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd