Total War: SHOGUN 2 memang sudah lama dikenal sebagai salah satu game terbaik dalam franchise Total War. Karena itulah, Complete Edition nggak mencoba mengubah semuanya dari awal, melainkan lebih fokus membawa pengalaman game original ke standar yang lebih modern. Mulai dari upgrade teknologi, peningkatan visual, berbagai fitur quality-of-life baru, sampai semua DLC yang pernah dirilis kini sudah tersedia dalam satu paket lengkap.
Mari simak review selengkapnya!
Sudah Dioptimalkan untuk PC Modern

Kami memainkan Total War: SHOGUN 2 – Complete Edition menggunakan monitor beresolusi 1440p dan harus diakui kalau peningkatan UI scaling di versi ini terasa sangat bagus. Semua teks dan menu tetap terlihat jelas dan gampang dibaca sepanjang permainan. Kami juga nggak menemukan masalah sama sekali saat menggunakan mode borderless windowed, jadi peningkatan ini memang sangat membantu untuk bermain di PC modern.

Upgrade ke arsitektur 64-bit juga menjadi salah satu perubahan penting, karena sekarang SHOGUN 2 bisa memanfaatkan teknologi PC modern dengan lebih optimal sekaligus berpotensi meningkatkan stabilitas permainan. Selain itu, batas ketinggian kamera juga bisa ditingkatkan, baik dalam pertempuran darat maupun laut. Fitur ini sangat membantu untuk melihat kondisi medan perang secara lebih luas, terutama ketika jumlah pasukan sudah semakin banyak dan situasinya mulai kacau.
Visual Terasa Modern, Tapi Performa Cukup Berat

Dari segi visual, Complete Edition benar-benar berhasil membuat kami terkejut. Jujur saja, memainkan game ini rasanya sudah seperti memainkan game strategi modern, sampai hampir nggak terasa kalau SHOGUN 2 sebenarnya merupakan game yang pertama kali dirilis pada 2011. Peningkatannya terlihat jelas dari kualitas lighting, shadow, fog, skybox, tekstur lingkungan, sampai detail unit pasukan, kapal, bangunan, vegetasi, dan permukaan tanah yang sekarang terlihat jauh lebih bagus.
Teknologi rendering yang digunakan juga sudah mendapatkan upgrade dengan memanfaatkan teknologi dari Total War: Three Kingdoms dan Warhammer III. Untuk anti-aliasing modern, game ini sekarang sudah mendukung DLSS Super Resolution dan AMD FSR 3.1. Pergantian musim juga terlihat lebih hidup berkat perubahan pencahayaan dan pergerakan awan, yang membuat campaign map terasa jauh lebih menarik dibandingkan sebelumnya.
Berbagai detail visual kecil juga ikut mendapatkan perhatian. Mulai dari parchment map yang diperbarui, penanda strategic resource dengan desain lebih menarik, tampilan radar dan loading map yang lebih modern, sampai video recruitment yang juga mendapatkan peningkatan. Semua perubahan ini mungkin terlihat sederhana kalau diperhatikan satu per satu, tapi secara keseluruhan berhasil membuat SHOGUN 2 terasa seperti game yang jauh lebih baru.

Sayangnya, semua peningkatan visual tersebut juga membawa konsekuensi dari segi performa. Kami memainkan game ini menggunakan Ryzen 5 3600, Radeon RX 6800, dan RAM 32GB. Meskipun game original-nya sudah berusia lebih dari satu dekade, pertempuran dengan jumlah pasukan besar ternyata masih bisa memberikan beban yang cukup berat untuk PC kami.
Sebagai contoh, ketika kami menyerang sebuah benteng musuh menggunakan sekitar 2.000 pasukan dan menghadapi kurang lebih 1.000 pasukan bertahan, performanya mengalami penurunan yang cukup terasa. Kami bahkan harus mengaktifkan AMD FSR supaya bisa mempertahankan 60 FPS secara stabil. Jadi, walaupun visualnya memang sudah terasa modern, kebutuhan hardware untuk memainkannya juga ikut terasa seperti game modern.
Hal ini tentu perlu diperhatikan, terutama buat pemain veteran yang berencana kembali memainkan SHOGUN 2 menggunakan PC lama yang dulunya sanggup menjalankan versi original dengan lancar. Meskipun gameplay dasarnya masih sama, peningkatan visual dan teknologi rendering di Complete Edition jelas membuat game ini jauh lebih berat, khususnya ketika memasuki pertempuran berskala besar.
Realm Divide Sekarang Bisa Diatur Sesuka Hati

Salah satu perubahan menarik di Complete Edition adalah hadirnya slider khusus untuk mengatur Realm Divide. Sekarang pemain punya kebebasan lebih besar untuk menentukan bagaimana campaign mereka akan berjalan. Mau tetap menggunakan sistem Realm Divide original, membuatnya lebih sulit, atau bahkan mematikannya sepenuhnya, semuanya bisa dilakukan lewat pengaturan ini.
Fitur tersebut tentunya sangat berguna buat pemain yang lebih suka fokus memperluas wilayah dan membangun hubungan diplomasi tanpa harus menghadapi tekanan besar dari Realm Divide menjelang akhir campaign.
Sistem diplomasi juga terasa lebih praktis berkat fitur Quick Deal. Lewat fitur ini, pemain bisa langsung melihat seberapa besar kemungkinan faction lain menerima perjanjian tertentu sebelum memulai negosiasi. Memang terdengar sederhana, tapi fitur ini sangat membantu karena kita nggak perlu terus-terusan membuka berbagai menu hanya untuk mengecek kemungkinan sebuah perjanjian diterima, terutama ketika campaign sudah berjalan cukup lama.
Minor Factions Jadi Tantangan Baru Buat Pemain Veteran

Salah satu tambahan terbesar dalam Complete Edition adalah lebih dari 50 minor factions yang sekarang resmi bisa dimainkan, baik dalam SHOGUN 2, Rise of the Samurai, maupun Fall of the Samurai. Setelah mencoba fitur ini secara langsung, menurut kami minor factions memang lebih cocok ditujukan untuk pemain veteran yang ingin mencari tantangan baru, bukan pemain pemula yang masih belajar memahami mekanik gamenya.
Alasannya cukup sederhana, karena banyak minor factions memulai permainan dengan resource yang sangat terbatas. Artinya, membangun kekuatan sampai bisa bersaing dengan faction besar bukanlah pekerjaan mudah, apalagi ketika wilayah di sekitar kita sudah dikuasai oleh faction yang jauh lebih kuat. Pengalaman bermainnya benar-benar terasa seperti membangun kekuatan dari nol, bukan sekadar memilih clan besar dengan nama berbeda.
Menurut kami, ini merupakan tambahan yang sangat bagus karena pemain veteran sekarang punya tantangan baru yang jauh lebih sulit ketika kembali memainkan SHOGUN 2. Daripada terus mengulang campaign menggunakan major faction yang sudah familier, sekarang mereka bisa memilih clan kecil dan mencoba bertahan hidup sampai akhirnya mampu berkembang menjadi kekuatan besar.

Berikut daftar lengkap minor factions yang sekarang resmi bisa dimainkan:
- SHOGUN 2: Amako, Anegakoji, Asai, Ashina, Hatakeyama, Hatano, Honman, Imagawa, Ito, Kiso, Miyoshi, Mogami, Ouchi, Satake, Satomi, Shoni, Urakami, Yamana.
- Rise of the Samurai: Akamatsu, Ashikaga, Chiba, Doi, Hata, Ii, Inoue, Kitabatake, Kusunoki, Masuda, Nitta, Ochi, Ogata, Okura, Soga, Tatara, Urakami, Yamauchi.
- Fall of the Samurai: Awaji-Sumoto, Fukue, Fukuoka, Hirosaki, Hiroshima, Kakegawa, Kogu, Marugame, Matsue, Matsumae, Nagoya, Oka, Okayama, Sado, Tanegashima, Tottori, Tsushima-Fuchu, Yodo.
Kontrol Pertempuran Sekarang Jauh Lebih Modern

Sistem kontrol pertempuran di Complete Edition juga sudah dimodernisasi supaya lebih mirip dengan game Total War terbaru. Perubahan ini cukup terasa, terutama buat pemain yang sudah terbiasa memainkan seri Total War modern. Sekarang pemain bisa menggunakan Alt + klik kiri untuk memindahkan formasi pasukan, sementara Ctrl + Alt + klik kiri digunakan untuk memutar formasi. Unit yang sedang dipilih juga bisa digerakkan menggunakan tombol panah pada keyboard.
Game ini sekarang juga mendukung group yang hanya berisi satu unit, sementara pengaturan hotkey default sudah disesuaikan supaya lebih familier dengan game Total War terbaru. Pemain juga tetap bisa menyimpan atau memuat pengaturan tombol custom sesuai preferensi masing-masing. Semua perubahan ini memang nggak mengubah sistem combat secara langsung, tapi membuat pengalaman mengontrol pasukan terasa jauh lebih nyaman dan nggak ketinggalan zaman.

Tambahan lain yang nggak kalah berguna adalah Bird’s-Eye Map. Lewat fitur ini, kita bisa melakukan zoom out sampai hampir seluruh medan perang terlihat sekaligus. Ketika menghadapi pertempuran besar, fitur ini sangat membantu untuk melihat posisi unit, memantau pergerakan musuh, dan mencari kesempatan melakukan flanking tanpa harus terus menggeser kamera ke berbagai arah.
Tutorial yang Sangat Membantu Pemain Baru

Sebagai seseorang yang sebelumnya belum pernah benar-benar memainkan Total War: SHOGUN 2, kami cukup terkejut dengan kualitas onboarding tutorial yang ditawarkan Complete Edition. Game ini benar-benar memberikan pengenalan yang bagus untuk pemain pemula, dimulai dari mekanik paling dasar sebelum secara perlahan memperkenalkan berbagai sistem yang lebih kompleks. Jadi, pemain nggak langsung dilempar begitu saja ke dalam campaign tanpa memahami apa yang harus dilakukan.

Tutorialnya sendiri mencakup short campaign, pertempuran darat, pertempuran laut, delegation, dan berbagai mekanik dasar lainnya. Semua dijelaskan dengan cukup jelas, termasuk apa yang harus dilakukan pada setiap tahap. Tombol penting dan bagian interface yang perlu digunakan juga akan diberikan highlight, sehingga kami hampir nggak pernah kebingungan mencari menu atau unit yang diminta oleh tutorial.
Dari sudut pandang pemain baru, pendekatan seperti ini benar-benar sangat membantu. Setelah menyelesaikan onboarding tutorial satu kali saja, kami sudah bisa memahami alur dasar permainan dan bagaimana berbagai sistem utamanya saling terhubung. Untuk sebuah game strategi yang punya begitu banyak mekanik, pengalaman pertama memainkan SHOGUN 2 ternyata jauh lebih gampang dipahami daripada yang kami bayangkan.
Peningkatan Quality-of-Life yang Berguna

Berbagai peningkatan quality-of-life juga bisa ditemukan sepanjang campaign. Salah satu yang cukup membantu adalah kemampuan menahan tombol Spacebar untuk menampilkan berbagai overlay informasi penting, seperti kepemilikan wilayah, sikap faction lain, status diplomasi, kekayaan, public order, dan jumlah food. Dengan begitu, pemain bisa langsung mendapatkan gambaran kondisi wilayah tanpa harus terus membuka menu berbeda dan mengecek setiap provinsi secara manual.
Ketika memasuki pertempuran, tombol Spacebar juga bisa digunakan untuk mengatur berbagai elemen UI yang ingin ditampilkan. Mulai dari character aura, selection marker, movement path, fire arc, foliage, occlusion outline, Unit ID, portrait, dan berbagai detail lainnya. Complete Edition juga menghadirkan Cinematic Mode yang sangat berguna ketika kita ingin menikmati pertempuran dengan tampilan lebih bersih tanpa terlalu banyak elemen UI yang mengganggu.

Masih ada berbagai perubahan kecil lainnya yang membuat pengalaman bermain terasa lebih praktis. Misalnya tooltip untuk hotkey, kemampuan langsung membuka diplomasi dengan melakukan double-click pada agent, army, atau settlement milik faction lain, sampai pemilihan army yang sekarang lebih gampang lewat settlement banner. Notifikasi pre-battle save juga akan tertutup secara otomatis, sementara mode Custom Battles sekarang punya tombol auto-army untuk langsung membuat pasukan secara instan dan memulai pertempuran tanpa harus repot mengatur semuanya sendiri.
Voice-Over Jepang Bikin Atmosfer Lebih Kental

Salah satu tambahan yang paling kami sukai adalah opsi Japanese voice-over. Fitur ini benar-benar membantu membangun atmosfer permainan supaya terasa lebih autentik dengan setting Jepang yang menjadi fokus utama SHOGUN 2. Menariknya, game ini juga nggak sekadar menggunakan satu jenis suara berulang, karena ada beberapa variasi suara karakter pria maupun wanita dalam bahasa Jepang yang bisa kita dengar sepanjang permainan. Untuk dukungan bahasa, Jepang dan Mandarin sekarang mendapatkan lokalisasi penuh.
Dari segi accessibility, tersedia juga pengaturan warna untuk Deuteranopia, Protanopia, dan Tritanopia, lengkap dengan opsi custom. Sayangnya, pemain baru jangan berharap ada pengaturan accessibility yang terlalu mendalam untuk urusan tingkat kesulitan. Pilihannya masih lebih berfokus pada difficulty untuk Campaign dan Battle, ditambah pengaturan Realm Divide yang sebelumnya sudah kami bahas.
Sebagai contoh, nggak ada pengaturan mendetail yang memungkinkan pemain bebas menentukan jumlah starting gold, ukuran pasukan awal, atau berbagai bantuan serupa yang biasanya tersedia dalam game simulasi dengan pengaturan lebih fleksibel. Jadi, meskipun Complete Edition sekarang jauh lebih ramah buat pemula, pemain tetap dituntut untuk mempelajari dan mengikuti berbagai aturan dasar yang memang menjadi bagian dari gameplay SHOGUN 2.
Bug Lama Sudah Banyak Diperbaiki

Creative Assembly juga sudah memperbaiki berbagai bug lama yang sebelumnya ada di SHOGUN 2. Mereka turut memberikan apresiasi kepada komunitas modding yang selama bertahun-tahun membantu menemukan sekaligus mengatasi berbagai masalah tersebut. Beberapa bug lama bahkan sudah nggak relevan lagi berkat perubahan engine dan UI, sementara masalah lainnya memang diperbaiki secara langsung untuk rilisan Complete Edition ini.
Menariknya, sepanjang kami memainkan Complete Edition, secara pribadi kami sama sekali nggak menemukan bug yang mengganggu pengalaman bermain. Mulai dari campaign, pertempuran, menu, sampai berbagai fitur baru, semuanya berjalan sesuai harapan. Ini tentu menjadi nilai tambah yang cukup penting, apalagi mengingat cukup banyak bagian dari game original yang sudah mendapatkan perubahan dari sisi teknis.
Kesimpulan

Secara keseluruhan, Total War: SHOGUN 2 – Complete Edition berhasil memberikan modernisasi yang sangat bagus lewat peningkatan visual, UI, kontrol, tutorial yang lebih ramah pemula, tambahan faction, dan berbagai fitur quality-of-life. Semua peningkatan ini membuat gamenya jauh lebih nyaman dimainkan, baik untuk pemain baru maupun veteran.
Namun, performanya masih perlu diperhatikan. Pertempuran berskala besar tetap cukup berat, bahkan di PC kami dengan Ryzen 5 3600 dan RX 6800. Kami sampai harus mengaktifkan FSR untuk mempertahankan 60 FPS saat siege besar, jadi pemain dengan PC lama mungkin perlu menyesuaikan ekspektasi.
Buat pemain baru, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mencoba SHOGUN 2 karena pengalaman bermainnya jauh lebih modern dan sudah mencakup seluruh DLC. Sementara buat veteran, kehadiran lebih dari 50 minor factions, Realm Divide yang bisa diatur, serta berbagai peningkatan gameplay memberikan banyak alasan menarik untuk kembali menaklukkan Jepang.
Total War: SHOGUN 2 Complete Edition akan rilis 13 Oktober waktu Indonesia untuk platform PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagiai informasi lebih lanjut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post