Platform penjualan game ternama Playasia memutuskan untuk menonaktifkan situsnya sementara setelah mengalami serangan cyber selama berminggu-minggu yang turut menargetkan sejumlah partner tepercaya mereka. Pengumuman ini disampaikan melalui pesan yang ditandatangani oleh Jan selaku CEO Playasia.
Dia menjelaskan kalau keputusan tersebut diambil agar perusahaan bisa menyelesaikan audit keamanan secara menyeluruh sekaligus memperkuat sistem mereka. Jan mengakui kalau langkah ini bukan keputusan yang mudah, mengingat Playasia telah menjadi rumah bagi perusahaan dan para pelanggannya selama hampir 24 tahun.
Menurut Jan, serangan yang mereka hadapi bukanlah insiden acak. Dia menyebut kalau komentar dalam kode sumber milik para penyerang mencantumkan Playasia sebagai salah satu target bernomor di antara puluhan ribu target lainnya. Hal ini mengindikasikan kalau serangan tersebut merupakan bagian dari kampanye terkoordinasi yang lebih luas dan tidak hanya menyasar Playasia. Meski demikian, perusahaan tetap berupaya melindungi sistem serta memastikan keamanan pelanggan dan mitra mereka selama proses penanganan berlangsung.
We have temporarily taken the site offline.
This is Jan, the real CEO of Playasia.After weeks of increasingly sophisticated and relentless attacks against us and several of our trusted partners, we made the decision to go dark while we complete a full security audit and harden our systems.
This is not a step we take lightly. Playasia has been our home, and your home, for nearly 24 years, and the thought of stepping away even for a short while breaks my heart.
These attacks are not random. From what we have seen in the attackers’ own source code comments, we are listed as one numbered goal among tens of thousands of other targets. That tells us this is a coordinated, systemic campaign, not something aimed only at Playasia.
Watching our team work around the clock, exhausted but still fighting to protect what we have built together, has brought me to tears more than once. Many of them have families who depend on them. I have my own. The passion that has driven this community of gamers serving fellow gamers for over two decades is something we will not let anyone take from us.
We have reported everything to the relevant authorities and cybercrime units worldwide and continue to share every detail that can help them pursue those responsible. We are doing everything in our power to protect our customers, our partners, and our people.
Your support over the years has meant more than I know how to say. Please stay tuned for updates on our social channels and here.
We will be back.
Jan— Playasia (@playasia) October 22, 2026
Jan juga menyampaikan apresiasinya kepada tim Playasia yang telah bekerja tanpa henti untuk melindungi perusahaan. Dia mengakui kalau para staf sudah kelelahan, tetapi tetap berjuang mempertahankan apa yang telah mereka bangun bersama. Melihat dedikasi mereka bahkan membuat Jan menangis lebih dari sekali, terlebih karena banyak anggota tim memiliki keluarga yang bergantung pada mereka. Dia menegaskan kalau serangan ini tidak akan memadamkan semangat komunitas gamer yang telah dibangun Playasia selama lebih dari dua dekade untuk melayani sesama penggemar game.
Playasia telah melaporkan insiden ini kepada pihak berwenang dan unit kejahatan siber di berbagai negara. Perusahaan juga terus membagikan informasi yang bisa membantu penyelidikan dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab. Jan menegaskan kalau Playasia akan melakukan segala upaya untuk melindungi pelanggan, mitra, serta seluruh timnya. Selama situs masih dinonaktifkan, pelanggan bisa mengikuti perkembangan terbaru melalui kanal media sosial resmi dan situs Playasia. Ia juga berterima kasih atas dukungan komunitas selama ini dan menutup pesannya dengan janji kalau Playasia akan kembali beroperasi.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id











Discussion about this post