gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Preview The Elder Scrolls Online: Seasons of the Worm Cult – Part 1 dan Update 46

Taufik by Taufik
June 2, 2025
in Konsol, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Review, Xbox One, Xbox Series S, Xbox Series X
0
The Elder Scrolls Online masuk ke babak baru lewat ekspansi besar terbarunya: Seasons of the Worm Cult: Part 1 dan Update 46.

The Elder Scrolls Online masuk ke babak baru lewat ekspansi besar terbarunya: Seasons of the Worm Cult: Part 1 dan Update 46.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Setelah lebih dari satu dekade penuh cerita seru dan konten yang terus berkembang, The Elder Scrolls Online masuk ke babak baru lewat ekspansi besar terbarunya: Seasons of the Worm Cult: Part 1, yang hadir bareng dengan Update 46. Di dalamnya, kamu bakal nemuin lore yang dalam, zona baru yang bisa dieksplorasi, dan mekanik gameplay yang segar—semuanya jadi fondasi buat salah satu cerita paling ambisius sepanjang sejarah ESO.

Tim developer di ZeniMax Online Studios benar-benar total ngerjain update ini. Beberapa dari mereka bahkan udah terlibat sejak awal ESO dirilis. Salah satu kreator utama dari quest-quest di Coldharbour sekarang balik lagi buat mimpin cerita baru ini. Bisa dibilang, ini momen nostalgia sekaligus pembuktian kalau ESO terus berkembang tanpa melupakan akarnya.

Kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain langsung The Elder Scrolls Online: Seasons of the Worm Cult – Part 1 dan Update 46 dari sesi yang diberikan oleh sang developer. Seperti apa detailnya? Mari simak!

Petualangan Baru di Pulau Misterius – Solstice

Fokus utama dari ekspansi ini adalah Solstice, sebuah pulau misterius yang belum pernah dijelajahi sebelumnya. Letaknya di bagian selatan Tamriel, tepat di bawah Black Marsh. Karena terpencil dan nggak pernah disebut-sebut di buku sejarah atau lore manapun, Solstice jadi tempat yang sempurna buat kebangkitan kembali salah satu ancaman paling ikonik di Tamriel: Worm Cult.

Solstice bukan cuma peta baru biasa. Zona ini dibuat dengan detail dan konsep yang matang, penting banget buat cerita sepanjang tahun ini. Secara visual, Solstice beda dari zona-zona pulau sebelumnya kayak High Isle atau Galen. Nggak ada hutan lebat atau tanah vulkanik—yang ada justru suasana tropis yang terinspirasi dari wilayah Mediterania. Mataharinya terik, tapi auranya tetap misterius dan agak menyeramkan. Kamu bakal menjelajahi kota-kota pesisir, reruntuhan angker, dan kuil-kuil kuno, semuanya dalam bayang-bayang keberadaan mengganggu dari The Writhing Wall.

Sunport: Ibukota yang Penuh Cerita

Sunport adalah kota utama yang jadi pusat aktivitas pemain di Solstice. Dibangun di atas reruntuhan kuno milik bangsa Argonian, kota ini punya sejarah panjang dan penuh konflik. Dulu, pulau ini adalah rumah bagi suku Argonian Tideborn dan Stone Nest, sampai akhirnya datang kelompok Altmer yang dibuang dari tanah asal mereka karena praktik necromancy—mereka menamakan diri House Corolania.

Pertempuran besar antara Argonian dan Altmer pun terjadi, dan sisa-sisa konflik itu masih bisa kamu lihat dari campuran gaya arsitektur di kota ini. Meski akhirnya damai tercipta, kedatangan Worm Cult bikin luka lama kembali terbuka, dan pulau Solstice pun kembali terjerumus dalam kekacauan.

The Writhing Wall: Misteri Raksasa

Pemandangan paling mencolok di Solstice adalah Writhing Wall, dinding raksasa yang membelah pulau jadi dua. Ini bukan sekadar pemandangan—Writhing Wall adalah bagian penting dari cerita sepanjang tahun ini. Asal-usulnya, tujuannya, dan rahasia yang tersembunyi di baliknya akan terungkap secara perlahan. Di Part 1, kamu baru akan mulai menyelami misterinya. Tapi nanti, bakal ada event besar di dalam game yang bikin semua pemain bisa bareng-bareng berusaha menghancurkannya—dan katanya sih ini bakal jadi salah satu momen paling epik di ESO.

Aliansi Baru: Sterk Fellowship

Setibanya di Solstice, pemain langsung bergabung dengan Sterk Fellowship—sebuah koalisi gabungan dari Mages Guild, Fighters Guild, dan para pahlawan ternama dari ketiga aliansi besar Tamriel. Kelompok ini jadi barisan terdepan dalam menghadapi invasi dari Worm Cult.

Penggemar lama pasti senang melihat kembalinya karakter-karakter favorit seperti Razum-dar, agen Khajiit licik yang sering dijuluki “James Bond-nya ESO,” lalu ada Woxen Ash sang penyihir Argonian, serta tokoh-tokoh kuat lainnya seperti Gabrielle Benallais dan Skordo the Knife. Kehadiran mereka membawa rasa nostalgia dan kesinambungan dari cerita-cerita lama, bahkan sampai ke masa perjuangan melawan Molag Bal.

Bagian pertama dari saga tahunan ini langsung mengajak pemain menyelami seluk-beluk budaya Tamriel. Akan banyak konflik tersembunyi yang terungkap, termasuk perdamaian rapuh antara para High Elf dari House Corolania dengan suku Argonian asli pulau ini. Pemain juga akan menyaksikan bagaimana Writhing Wall tidak hanya membelah daratan, tapi juga memecah hubungan antar kelompok.

Ekspansi ini juga memperkenalkan subkultur dan sekte-sekte terlupakan, di antaranya:

  • Tideborn Argonians: kelompok Argonian pelaut yang menolak penyembahan Hist dan memilih memuja laut sebagai kekuatan utama mereka.
  • Enklave Nordik: komunitas Nord yang hidup berdampingan dengan House Corolania, menciptakan versi unik budaya Nord yang dipengaruhi isolasi selama berabad-abad.

Pengaruh Daedric dan Alur Cerita

Pangeran-Pangeran Daedric kembali beraksi! Kali ini, Meridia dan Sanguine punya peran penting dalam cerita. Dari rumah-rumah berhantu yang dipenuhi sejarah necromancy Altmer, sampai ke karnaval bergaya Daedric yang dipandu langsung oleh Sanguine, ekspansi ini nggak segan-segan menggabungkan horor, humor, dan kenikmatan dalam cara yang aneh tapi menarik. Everlasting Fair, karnaval milik Sanguine, bukan cuma jadi lokasi yang menarik secara visual, tapi juga pusat cerita penting yang penuh jebakan terselubung di balik permainan dan pesta meriah.

Biasanya, alur cerita di ESO berlangsung dalam satu tahun waktu game. Tapi kali ini, ZeniMax mencoba pendekatan baru. Cerita dari Seasons of the Worm Cult akan berjalan secara bertahap sepanjang tahun, dengan kondisi dunia yang berubah seiring waktu dan keputusan pemain yang bisa memengaruhi perkembangan cerita ke depannya.

Dengan format ini, cerita jadi terasa lebih hidup dan punya dampak emosional yang lebih dalam, karena pilihan yang diambil di awal bisa membawa konsekuensi besar di bab selanjutnya.

Fitur Quest, Gameplay, Musuh, dan World Boss Baru

Selain lore dan visual, Update 46 juga membawa inovasi besar dalam gameplay. Tim pengembang fokus memperbarui mekanik quest supaya pemain tetap terlibat dan terus merasa penasaran. Beberapa fitur barunya yang paling menonjol antara lain.

  • Membangun jembatan dengan sihir: di Temple of Meridia (Broken Light Temple), pemain bisa menggunakan tongkat ajaib untuk memindahkan puing-puing dan membangun jalur baru.
  • Puzzle pendamping armor hidup: menjelajahi ruangan penuh jebakan sambil mengarahkan armor ajaib untuk menarik tuas dan menyelesaikan teka-teki rumit.
  • Rintangan karnaval: mini-game dan tantangan ala Sanguine yang kacau tapi seru menambah variasi dalam pengalaman bermain.

Semua ini membuat aktivitas quest jadi lebih fresh dan interaktif. Belum lagi berbagai tambahan musuh dan juga world boss baru yang akan kita bahas di paragraf selanjutnya. Berikut detailnya.

Pulau Solstice penuh dengan musuh-musuh unik. Salah satu yang paling mencolok adalah Vosgrana Guardians—golem batu Argonian kuno yang dihidupkan dengan sihir suku. Mereka berperan besar dalam menjaga reruntuhan suci dan bagian penting dari alur cerita.

Tapi yang paling mencuri perhatian mungkin adalah Vihath Behemoth—makhluk raksasa bersisik dan berbulu dengan kekuatan magis, hasil dari ide iseng di internal developer yang akhirnya diwujudkan jadi world boss resmi. Dengan serangan lempar batu, semburan elemen, dan putaran mematikan, Vihath jadi salah satu makhluk paling ikonik yang pernah ada di ESO.

Hadirnya Subclassing di ESO: Bikin Kelas Sendiri Sesuai Gaya Main

Subclassing adalah fitur baru yang hadir di Update 46, dan bisa dibilang ini salah satu perubahan paling seru di ESO dalam beberapa tahun terakhir. Yang paling keren? Fitur ini gratis. Nggak perlu langganan ESO Plus, nggak perlu beli konten tambahan atau DLC—fitur ini langsung tersedia di base game. Syaratnya cuma satu: punya minimal satu karakter yang udah mencapai level 50. Setelah itu, subclassing akan otomatis aktif buat semua karakter baru yang dibuat di akun tersebut.

Apa itu Subclassing?

Subclassing adalah sistem yang memungkinkan pemain membuat kelas karakter sendiri. Saat bikin karakter baru, tetap harus milih faksi, ras, dan kelas dasar seperti biasa. Tapi sekarang, nggak lagi harus terpaku sama tiga skill line dari kelas tersebut. Lewat subclassing, dua dari tiga skill line bisa diganti dengan skill line dari kelas lain. Artinya, bisa mencampur berbagai gaya main sesuai selera—mau bikin rogue yang punya kemampuan support, sorcerer yang bisa nyembuhin, atau kombinasi gila seperti Templar campur Necromancer, semua bisa dicoba.

Kombinasi Bebas Tanpa Batas

Suka Nightblade tapi nggak cocok sama semua skill-nya? Ambil satu skill line-nya aja, lalu kombinasikan dengan yang lain. Mau pakai skill Streak dari Sorcerer buat kabur diam-diam sebagai karakter stealth? Sekarang bisa. Satu-satunya syarat: tetap harus mempertahankan satu skill line dari kelas dasar. Selebihnya, bebas eksplorasi.

Cara Mulai Subclassing

Untuk mulai pakai sistem ini, ada quest pengantar singkat yang bisa diambil dari Crown Store, di bagian Quest Starters. Judulnya “Study and Discipline”. NPC pemberi quest juga bisa ditemukan di wayshrine utama di zona kelima dari masing-masing faksi:

  • Daggerfall Covenant → Evermore

  • Aldmeri Dominion → Dune

  • Ebonheart Pact → Riften

Setelah quest pengantar selesai, sistem subclass langsung terbuka dan bisa dipakai di karakter tersebut.

NPC utama yang membimbing proses ini adalah Bathra di Hunding. Dia juga jadi tempat untuk respec skill kalau ingin ganti-ganti. Dari sana, bisa langsung pilih kombinasi skill line yang diinginkan. Perlu diingat, kalau ingin pakai skill dari kelas berbayar seperti Warden, Necromancer, atau Arcanist, kelas tersebut harus sudah dimiliki. Kalau belum, akan diarahkan ke Crown Store.

Aturan Dasar Subclassing

Pemain bisa memasang tiga skill line sekaligus—satu wajib berasal dari kelas dasar, dua lainnya bisa diganti sesuka hati (asal memenuhi syarat). Skill line dari kelas yang belum dimiliki tetap akan muncul di tampilan UI, jadi bisa lihat dulu kemampuannya, baca lore-nya, dan bahkan mulai rencanakan build dari awal.

Setiap kali menambahkan skill line dari kelas lain, biaya skill point-nya dua kali lipat (dua poin per ability). Skill line yang dipilih juga harus dinaikkan levelnya dari nol, jadi tidak langsung terbuka semua. Untuk bantu proses leveling ini, ada Champion Point baru bernama Discipline Artisan yang meningkatkan exp untuk semua skill class dan ability—termasuk weapon dan guild line juga.

Terintegrasi dengan Sistem Lama

Buat yang udah lama main ESO, subclassing ini dirancang supaya cocok dengan sistem yang sudah ada.

  • Bisa disimpan di Armory, jadi mudah tukar-tukar build.

  • Skill point akan dikembalikan otomatis saat mengganti skill line.

  • Class Mastery Scripts dari Scribing tetap hanya berlaku untuk kelas dasar.

  • Beberapa set item khusus (kayak dari Infinite Archive) juga tetap hanya mendukung kelas asli.

Subclassing benar-benar membuka pintu kebebasan dalam membuat build di ESO. Pemain bisa mengekspresikan gaya main dengan cara yang sebelumnya nggak mungkin. Mau jadi summoner dengan elemen ala Elementalist? Atau mencampur cahaya dan kegelapan seperti Templar-Necromancer? Semua bisa diwujudkan. Sistem ini dirancang untuk mendukung kreativitas pemain—dan cocok banget dengan filosofi utama ESO: main sesuai gaya sendiri.

Kesimpulan

Seasons of the Worm Cult – Part 1 dan Update 46 benar-benar jadi standar baru untuk konten ESO ke depannya. Dengan setting baru yang penuh misteri, konflik budaya yang rumit, sistem quest yang diperbarui, dan ancaman besar dari Writhing Wall, babak kali ini terasa ambisius sekaligus bikin penasaran.

Baik buat yang udah lama main maupun yang baru mau mulai kenalan sama dunia Tamriel, Solstice jadi tempat yang pas buat mulai petualangan. Ini bukan cuma zona baru, tapi juga awal dari salah satu cerita paling seru yang pernah hadir di ESO.

The Elder Scrolls Online bisa kamu mainkan di PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series, dan juga PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: MMORPGSeasons of the Worm CultThe Elder Scrolls OnlineZeniMax Online Studios
ShareTweetShare
Previous Post

Kreator The World Ends with You Hengkang dari Square Enix Setelah Hampir 30 Tahun

Next Post

Rumor Remake Assassin’s Creed IV: Black Flag Semakin Menguat

Related Posts

Simak review terbaru kami untuk Farming Simulator 26 yang kali ini lebih dimaksimalkan untuk sisi aksesibilitas
Android

Review Farming Simulator 26 – Lebih Kasual dengan Progression Adiktif, Meski dengan Ragam Kekurangan Juga!

Ace Combat 8 menjadi salah satu proyek terbesar yang sedang digarap Project Aces setelah tujuh tahun sejak perilisan Ace Combat 7.
Konsol

Wawancara Ace Combat 8 dengan Bandai Namco – Menjadi Lebih Realistis dan Dinamis Disaat yang Sama!

June 4, 2026
Berikut ini adalah impresi kami setelah memainkan versi preview awal dari Ace Combat 8: Wings of Theve
Konsol

Nyobain Ace Combat 8: Wings of Theve – Keseruan Baru Dibalik Wajah Familiar!

June 4, 2026
Jadwal rilis Avatar Legends: The Fighting Game kini sudah diundur hingga mendekati akhir bulan Juli nanti
Berita

Avatar Legends: The Fighting Game Ditunda Rilisnya ke Juli 2026

June 4, 2026
Halaman resmi Persona 4 Revival di Xbox Store telah mencantumkan rating ESRB jelang beberapa hari sebelum pengadaan Xbox Games Showcase
Berita

Persona 4 Revival Resmi Dapatkan Rating Mature 17+

June 4, 2026
Pengumuman God of War Laufey di State of Play kemarin memang langsung jadi bahan perbincangan dan belom ada jadwal rilis.
Berita

Jadwal Rilis God of War Laufey Dikabarkan Tidak Akan Lama

June 4, 2026
Next Post
Desas-desus soal remake Assassin’s Creed IV: Black Flag udah beredar sejak lama, tapi sekarang sepertinya Ubisoft mulai memberi sinyal kuat.

Rumor Remake Assassin’s Creed IV: Black Flag Semakin Menguat

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game.

Pendiri Zynga Sebut Developer Jangan Takut Meniru Game Lain yang Sudah Terbukti Sukses

by Taufik
June 4, 2026
0

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game. Menurutnya, developer seharusnya tidak terlalu...

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile

Pokémon Champions Tetapkan Jadwal Rilis untuk Versi Android dan iOS

by Fadhil
June 4, 2026
0

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile.

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik

DIGIMON UP Kembali Dipamerkan, Pra-Registrasi Sudah Tembus 500 Ribu Pemain!

by Fadhil
June 2, 2026
0

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik.

TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game baru.

TV Tokyo Tegaskan Naruto Bakal Dapat Game yang Lebih Niat

by Taufik
June 2, 2026
0

Ada kabar menarik buat fans Naruto. TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game...

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings versi global. Mari simak detailnya!

Preview Honor of Kings: World Global versi Alpha Test — Terasa Menjanjikan dan Penuh Potensi

by Taufik
May 26, 2026
0

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings: World, game open-world terbaru dari TiMi Studio...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd