Seiring dengan penerapan aturan baru untuk perilisan game di Steam oleh pihak perusahaan Valve, sudah diketahui kalau ada banyak game bergenre dewasa / NSFW (Not Safe For Work) yang kini sudah dihilangkan dari platform tersebut. Penerapan aturan ini dimasukkan dalam bagian “Apa yang tidak boleh Anda publikasikan di Steam” dalam dokumen Steamworks, di mana mereka melarang konten yang melanggar aturan lembaga keuangan, penyedia kartu, bank, atau penyedia internet dengan fokus pada “konten dewasa tertentu.”
Aturan baru yang tercantum sebagai poin ke-15 dalam dokumentasi Steamworks ini secara umum menyatakan kalau konten yang diterbitkan tidak boleh melanggar pedoman lembaga keuangan atau penyedia jaringan, dan menekankan larangan pada konten dewasa tertentu tanpa memberikan contoh lebih spesifik. Tapi jika merujuk data dari SteamDB, puluhan game yang dihilangkan memiliki kesamaan di jenisnya sebagai simulasi seks eksplisit dengan tema kontroversial seperti incest, NTR, hingga hipnotis, dan bagaimana kesemuanya telah dihapus dari Steam antara tanggal 16 hingga 18 Juli minggu lalu.
This is possibly related to PayPal because people in certain regions have not been able to use it to pay on Steam for the past five days.
Perma link to list of removals from the store: https://t.co/Vy44Q0hVGN
— SteamDB (@SteamDB) July 16, 2025
Langkah ini dipandang sebagai respons terhadap tekanan dari perusahaan penyedia pembayaran utama seperti Visa, Mastercard, dan PayPal yang kini semakin ketat dalam memberlakukan pembatasan terhadap platform yang menawarkan konten dewasa. Situasi serupa juga memengaruhi platform seperti Patreon yang harus mematuhi kebijakan konten lebih ketat dari pihak lembaga keuangan, sehingga inilah yang menjadi alasan kenapa sebagian kreator game dewasa harus berpaling juga dari Patreon ke platform lain atau menerapkan semacam “sensor” ke konten di gamenya sendiri.
Dengan adanya langkah pencegahan ini, Valve sepertinya memang ingin memastikan Steam tetap didukung oleh penyedia pembayaran dan tidak kehilangan akses ke layanan kartu kredit, karena bagaimana pun ini adalah komponen yang sangat penting dalam model operasional mereka. Perubahan ini juga menunjukkan pergeseran besar dari pendekatan Valve pada tahun 2018 lalu, di mana mereka sebelumnya menyatakan akan “mengizinkan semua konten,” termasuk NSFW di Steam selama tidak melanggar hukum atau bersifat trolling.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post