gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara Eksklusif The Player Who Can’t Level Up dengan Tripearl Games – Bawa Webtoon Populer ke Dunia Game

Taufik by Taufik
August 19, 2025 - Updated on August 23, 2025
in Event, Konsol, PC, Wawancara
0
Kami ngobrol dengan Tripearl Games, dalam sebuah interview eksklusif untuk berbincang soal game The Player Who Can’t Level Up. 

Kami ngobrol dengan Tripearl Games, dalam sebuah interview eksklusif untuk berbincang soal game The Player Who Can’t Level Up. 

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Di ajang Busan Indie Connect Festival 2025, kami berkesempatan untuk duduk bersama Manson Jeong, CEO dari Tripearl Games, dalam sebuah interview eksklusif untuk berbincang soal game The Player Who Can’t Level Up. 

Dalam perbincangan ini, Jeong banyak bercerita tentang proyek terbaru mereka, yaitu adaptasi roguelite dari webtoon populer The Player Who Can’t Level Up. Game ini menjanjikan pengalaman unik dengan pendekatan 3D yang berbeda dari kebanyakan game roguelite lain di pasaran. Seperti apa mereka membuat game itu jadi menarik? Mari simak!

Menyeimbangkan Tantangan dan Aksesibilitas

Salah satu tantangan terbesar bagi developer game adalah bagaimana menciptakan pengalaman yang bisa menyambut pemain baru, tapi tetap memberikan kesulitan yang bermakna bagi pemain veteran. Jeong menjelaskan filosofi mereka soal keseimbangan ini: “Kami tidak berniat membuat game yang 100% bebas stres, karena kami percaya bahwa jumlah stres yang cukup, dan stres yang bisa diatasi, justru akan memberikan pengalaman terbaik saat bermain.”

Untuk mencapai hal tersebut, tim Tripearl menggunakan sistem progresi roguelite yang membantu pemain baru secara bertahap menghadapi tantangan. “Karena game kami berbasis sistem progresi rogue-lite, pemain pada akhirnya akan merasakan stres. Tapi lewat sistem ini, mereka bisa belajar, upgrade, dan tetap bersenang-senang sepanjang permainan,” ujar Jeong.

From Left to Right: Manson Jeong, CEO of Tripearl games and John Joo, Business Manager, Tripearl Games

Bagi pemain yang butuh bantuan ekstra, game ini juga menghadirkan permanent upgrades. Meskipun karakter utama tidak bisa level up sesuai cerita aslinya, “Lu and El Sword, senjata yang digunakan sang protagonis, bisa level up dan di-upgrade. Hal ini akan membantu menurunkan tingkat kesulitan bagi pemain baru.” Sementara itu, bagi pemain berpengalaman yang mencari tantangan, “akan ada lebih banyak kesulitan di konten akhir setelah menamatkan game.”

Alih-alih sistem leveling tradisional, game ini menggunakan Ego Shards system yang bikin setiap run terasa segar. Developer juga menciptakan “themes” – tahap-tahap dengan karakteristik berbeda. “Themes ini, sesuai namanya, punya tema yang berbeda, dengan kemampuan dan upgrade berbeda yang bisa didapat pemain secara acak sepanjang progres,” jelas Jeong.

Dengan sifat acak dari upgrade ini, tiap sesi bermain bisa terasa berbeda tergantung kemampuan apa yang didapat dan bagaimana pemain menggunakannya. “Jenis upgrade yang mereka dapatkan, kapan dan di mana mereka memakainya, akan mengubah keseluruhan sistem pertarungan,” tambahnya.

Tetap Setia pada Sumber Asli

Mengadaptasi webtoon populer ke dalam game tentu butuh perhatian ekstra agar tetap setia pada daya tarik cerita aslinya. Jeong percaya bahwa kekuatan utama IP ini ada pada dinamika unik antar karakter: “Alasan kenapa orang suka IP ini adalah jalan ceritanya yang menarik, bagaimana sang protagonis, Kim Kigyu, bisa mengatasi keterbatasannya hanya dengan level 1.”

Bagian penting lain dari cerita ini ada pada hubungan antara karakter utama dengan dua entitas bernama Lu dan L. “Kisah antara tiga karakter ini, kami percaya, adalah alasan terbesar dan elemen paling seru dari webtoon ini,” kata Jeong. Hubungan ini nantinya juga akan dimasukkan ke dalam sistem upgrade, di mana Lu dan L memiliki skill set mereka sendiri. Sesuai sumber aslinya, “Lu lebih condong ke tipe iblis, L lebih ke tipe malaikat, dan kami mengimplementasikan tema ini ke dalam game.”

Dari sisi visual, tim berusaha menghadirkan gaya cel-shaded yang menangkap nuansa komik aslinya, tapi tetap mendukung gameplay penuh aksi. Proses ini membutuhkan riset teknis yang cukup dalam, dengan memanfaatkan Unreal Engine. “Awalnya kami punya periode R&D. Dari periode itu, kami menetapkan proses pengembangan untuk cel shading,” jelas Jeong.

Pengalaman tim jadi kunci penting dalam proses ini. “Co-founder di perusahaan kami sudah lebih dari 20 tahun berkecimpung di industri game. Mereka adalah salah satu pengguna awal Unreal Engine di dunia pengembangan game,” ujarnya. Dengan pengalaman panjang di cel-shading, mereka berhasil “mengimplementasikan pengetahuan ini ke dalam pengembangan cel shading untuk game kami.”

Menonjol di Pasar Roguelite yang Penuh Persaingan

Genre roguelite makin hari makin padat, tapi Tripearl Games merasa punya beberapa keunggulan. Pertama tentu saja basis penggemar bawaan. “Lewat Webtoon IP ini, kami rasa kami punya keunggulan strategis, karena banyak sekali penggemar IP ini,” kata Jeong. Ia menambahkan bahwa walau Solo Leveling sudah mendunia, “The Player Who Can’t Level Up selalu direkomendasikan sebagai bacaan selanjutnya di Webtoon.”

Selain itu, pendekatan teknis juga jadi pembeda. “Sebagian besar game roguelite itu 2D dengan kamera fixed. Tapi dengan Unreal Engine dan pengalaman kami, game ini hadir dalam full 3D free camera view,” jelas Jeong.

Dengan pendekatan 3D ini, gameplay bisa menghadirkan elemen berbeda: “Kebanyakan game roguelite itu side-scrolling, quarter view, atau top view. Tapi karena kami pakai full 3D free camera, kami bisa menawarkan lebih banyak strategi, gaya aksi, bahkan mungkin unsur hack and slash dalam game kami.”

Kolaborasi dengan Smilegate dan Ekspansi Global

Kerja sama dengan publisher besar Korea, Smilegate, jadi faktor penting untuk memperluas jangkauan global. “Smilegate adalah salah satu perusahaan dan developer game besar di Korea Selatan,” jelas Jeong. Hubungan ini bersifat win-win: “Lewat kontrak co-publishing ini, kami bisa saling membantu.”

Ada juga sisi personal dalam kerja sama ini, karena Jeong sebelumnya sempat bekerja dengan developer inti Lost Ark dari Smilegate. Namun, nilai utama tetap ada pada kemampuan publishing mereka: “Smilegate bisa menyediakan resource yang kami butuhkan untuk global publishing, sementara kami menghadirkan game berkualitas dengan kemampuan dan pengalaman kami.”

Untuk pasar Asia Tenggara, dukungan bahasa akan diurus oleh Smilegate, meski dirilis secara bertahap. “Kami berencana mendukung bahasa satu per satu, berdasarkan jumlah wishlist dari tiap negara,” jelas Jeong. Ia menekankan bahwa Asia Tenggara pasti masuk prioritas: “Bahasa di Asia Tenggara akan kami dukung, karena kami sadar pasar PC dan konsol di kawasan ini terus berkembang setiap tahun.”

Rencana ke Depan dan Filosofi Pengembangan

Saat ini, Tripearl Games sedang mengerjakan dua proyek sekaligus. Selain The Player Who Can’t Level Up, mereka juga mengembangkan Vela, sebuah game souls-like berbasis IP orisinal mereka. Pendekatan ini mencerminkan strategi dua jalur: “Berdasarkan sistem dan pengalaman dari Vela, kami ingin memperluas IP orisinal kami sebagai jalur pertama. Lalu dari pengalaman mengembangkan The Player Who Can’t Level Up, kami juga punya jalur kedua, yaitu mengembangkan IP-IP lain yang sudah ada.”

Meski ada rencana untuk DLC, Jeong menegaskan bahwa game ini masih dalam tahap awal. “Sayangnya game ini masih sangat-sangat awal pengembangannya. Jadi kami belum punya rencana spesifik soal DLC atau konten tambahan apa yang akan ditambahkan.” Pemain yang ingin update bisa mengikuti akun media sosial mereka, halaman Steam, PlayStation, atau server Discord.

Keberhasilan kedua proyek ini bisa membuka pintu ke kesempatan lebih besar. “Karena hal ini, kami sebenarnya sedang berbicara dengan pihak lain – sayangnya belum bisa kami ungkap – soal kontrak untuk mengembangkan IP besar dan terkenal,” ungkap Jeong, meski ia menegaskan belum ada yang final.

Dengan semua rencana dan visi tersebut, Tripearl Games berusaha menghadirkan sesuatu yang setia pada sumber aslinya, tapi juga membawa napas baru ke genre roguelite. Berbekal pengalaman teknis, dukungan Smilegate, dan visi jelas untuk IP orisinal maupun adaptasi, studio ini terlihat siap untuk meninggalkan jejak kuat di dunia game indie yang penuh persaingan.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: BIC 2025Busan Indie Connect Festival 2025InterviewThe Player Who Can’t Level UpWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Nyobain Closed Beta SEGA Football Club Champions – Football Manager Versi Simpel dengan Sentuhan Gacha

Next Post

Peak Laris Melalui Update Barunya, Hampir 2 Juta Kopi Terjual dalam Seminggu di Steam

Related Posts

BlackJack Studio berbagi ragam detail baru Langrisser: Sea of Sword termasuk penampakan gameplay perdana yang memukau
Android

Game Gacha ‘Langrisser: Sea of Sword’ Bagi Detail dan Penampakan Gameplay Perdana

July 22, 2026
Namun, mantan penulis Valve yang ikut mengerjakan Left 4 Dead, Chet Faliszek, punya pandangan yang cukup berbeda.
Berita

Mantan Karyawan Valve Sebut PlayStation Tinggalkan Disc Fisik Bukan Salah Sony, Tapi Karena Pilihan Pemain

July 22, 2026
Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
Pihak penyelenggara TableCon Quest 2026 kembali berbagi detail eventnya yang akan membawa kemeriahan lebih besar dari tahun-tahun kemarin
Berita

TableCon Quest 2026 Akan Bawa Lebih Banyak Game dan Kreator yang Meramaikan Eventnya!

July 21, 2026
Next Post
Peak Laris Melalui Update Barunya, Hampir 2 Juta Kopi Terjual dalam Seminggu di Steam

Peak Laris Melalui Update Barunya, Hampir 2 Juta Kopi Terjual dalam Seminggu di Steam

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd