gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[TGS 2025] Nyobain Dragon Quest I & II HD-2D Remake – Pelengkap Solid untuk Trilogi Erdrick!

Fadhil by Fadhil
September 25, 2025
in Konsol, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, PC, PlayStation 5, Review, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Impresi singkat kami setelah menjajal Dragon Quest I & II HD-2D Remake yang masing-masing hadir dengan pendekatan uniknya sendiri

Credit Image: Square Enix

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Hands-on game Square Enix terbaru selanjutnya yang telah kami jajal di minggu ini adalah Dragon Quest I & II HD-2D Remake dengan jatah waktu main sekitar satu setengah jam. Dari menu utama, gamenya sudah langsung memberi pilihan apakah ingin memainkan. Sebagai konteks, tahun lalu kami sempat mencoba preview Dragon Quest III Remake dan gameplay yang ditawarkannya kali ini masih terasa cukup mirip, meski masing-masing seri punya inti dan cerita yang berbeda.

Dimulai dengan Dragon Quest I, kamu tidak punya rekan party melainkan hanya seorang pahlawan tunggal yang berkelana dan melawan monster sendirian. Pendekatan ini langsung membedakannya dari kebanyakan seri Dragon Quest lain dan remake ini berhasil menjaga nuansa klasik tersebut, baik lewat gameplay yang sudah diautur di sisi balancingnya hingga ke presentasi visual menawan yang masih terasa nostalgic.

Cerita Dragon Quest I Remake dimulai di sebuah desa kecil setelah terjadinya sebuah insiden, di mana karaktermu akan ditugaskan mengejar seorang penipu untuk merebut kembali Thief’s Key. Tapi seperti gaya khas Dragon Quest, kunci itu kembali dicuri oleh musuh ikonik bernama Robbin’Ood. Setelah mengalahkannya, ternyata kamu baru sadar harus menyelamatkan rekan yang terjebak di dalam gua sebelum benar-benar bisa mendapatkan kunci tersebut. Jadi mau tak mau sang pahlawan harus terjun ke gua, bertarung melawan monster, menyelamatkan sekutu, dan perlahan membuka misteri cerita yang lebih besar.

Beralih ke Dragon Quest II, seri ini juga punya pendekatan berbeda. Kali ini fokusnya lebih ke sistem combat dibanding cerita. Dalam misi yang kami mainkan, tujuan yang harus kamu capai adalah mencari sebuah mercusuar yang ternyata hanyalah jebakan dari Necromancer jahat yang sudah menunggu. Untungnya, karaktermu dan rekan-rekannya bisa menyadari tipu muslihat itu dan bersiap menghadapi pertarungan besar.

Untuk sistem combat, kedua gamenya tetap memakai style turn-based tradisional, tapi dengan kedalaman yang berbeda. Dalam Dragon Quest I karena hanya ada satu karakter saja, kamu bisa bebas mengganti senjata di tengah pertarungan tanpa kehilangan jatah giliran. Artinya karaktermu bisa menjadi “serba bisa” baik dalam melacarkan sihir, bertahan, atau menyerang tanpa terkunci pada satu Job tertentu. Skill klasik seperti Sizz, Heal, dan Snooze juga kembali hadir.

Sedangkan di Dragon Quest II, kehadiran sistem party jadi pembeda utama. Tiap anggota punya peran khusus mulai dari Tank, Healer, atau Sorcerer, dan kemenangan dari setiap pertempuran akan bergantung pada bagaimana kamu memanfaatkannya. Bos terakhir dalam preview ini yaitu Necromancer terbukti benar-benar menantang dan menguras fokus kami. Kadang upaya revive akan gagal, jadinya musuh bisa menghabisi karakter dalam sekali serang, dan begitu healer tumbang, kami akan langsung tahu kalau pertarungan sudah selesai. Unsurnya memang sangat RNG-heavy, tapi justru ketidakpastian inilah yang membuat sensasi petualangannya terasa unik seperti ciri khas JRPG klasik.

Remake ini juga membawa fitur battle speed adjustment dari Dragon Quest III Remake yang memungkinkan kamu mengatur tempo pertarungan ke Normal, Fast, atau Ultra-Fast. Ada juga sistem shortcut yang bisa diakses dengan menahan tombol R1, dan kamu bisa mengatur hingga empat skill untuk akses cepat. Ini sangat membantu saat harus memutuskan kapan ingin memulihkan tim atau melancarkan skill tertentu di momen krusial.

Soal musik dan visual, rasanya tidak perlu panjang lebar karena kualitasnya setara dengan Dragon Quest III Remake. Style HD-2D pada visualnya juga membuat dunia terasa hidup, sementara musiknya memperkuat atmosfer baik dalam pertarungan maupun saat menjelajah. Pada akhirnya, sesi preview ini membawa kembali banyak kesan nostalgia, terutama karena dulu kami belum pernah menamatkan kedua seri ini. Buat siapa pun yang ingin tahu kenapa Dragon Quest dianggap sebagai salah satu JRPG paling ikonik sepanjang masa, remake ini bisa jadi titik awal yang tepat untuk kamu selami.

Jika tertarik dengan gamenya, Dragon Quest I & II HD-2D Remake akan rilis pada 30 Oktober mendatang di PlayStation 5, Xbox Series, Nintendo Switch, dan PC. Kebetulan Square Enix juga ikut memberi konfirmasi kalau gamenya akan kebagian mendapat versi Nintendo Switch 2 bersamaan dengan konsol generasi sebelumnya. Untuk detail lengkap dan terupdate dari trilogi remake seri Dragon Quest pertama bisa kamu cek lewat website resminya DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Dragon Quest I & II HD-2D RemakeNintendo SwitchNintendo Switch 2PCPS5Square EnixTGS 2025Xbox Series
ShareTweetShare
Previous Post

Game The Rising of the Shield Hero Resmi Diumumkan untuk PC, iOS, dan Android

Next Post

Battlefield 6 Pamerkan Trailer Campaign Sinematik, Rilis Oktober 2025

Related Posts

Simak review terbaru kami untuk Farming Simulator 26 yang kali ini lebih dimaksimalkan untuk sisi aksesibilitas
Android

Review Farming Simulator 26 – Lebih Kasual dengan Progression Adiktif, Meski dengan Ragam Kekurangan Juga!

Ace Combat 8 menjadi salah satu proyek terbesar yang sedang digarap Project Aces setelah tujuh tahun sejak perilisan Ace Combat 7.
Konsol

Wawancara Ace Combat 8 dengan Bandai Namco – Menjadi Lebih Realistis dan Dinamis Disaat yang Sama!

June 4, 2026
Berikut ini adalah impresi kami setelah memainkan versi preview awal dari Ace Combat 8: Wings of Theve
Konsol

Nyobain Ace Combat 8: Wings of Theve – Keseruan Baru Dibalik Wajah Familiar!

June 4, 2026
Jadwal rilis Avatar Legends: The Fighting Game kini sudah diundur hingga mendekati akhir bulan Juli nanti
Berita

Avatar Legends: The Fighting Game Ditunda Rilisnya ke Juli 2026

June 4, 2026
Halaman resmi Persona 4 Revival di Xbox Store telah mencantumkan rating ESRB jelang beberapa hari sebelum pengadaan Xbox Games Showcase
Berita

Persona 4 Revival Resmi Dapatkan Rating Mature 17+

June 4, 2026
Pengumuman God of War Laufey di State of Play kemarin memang langsung jadi bahan perbincangan dan belom ada jadwal rilis.
Berita

Jadwal Rilis God of War Laufey Dikabarkan Tidak Akan Lama

June 4, 2026
Next Post
Battlefield 6 Pamerkan Trailer Campaign Sinematik, Rilis Oktober 2025

Battlefield 6 Pamerkan Trailer Campaign Sinematik, Rilis Oktober 2025

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game.

Pendiri Zynga Sebut Developer Jangan Takut Meniru Game Lain yang Sudah Terbukti Sukses

by Taufik
June 4, 2026
0

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game. Menurutnya, developer seharusnya tidak terlalu...

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile

Pokémon Champions Tetapkan Jadwal Rilis untuk Versi Android dan iOS

by Fadhil
June 4, 2026
0

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile.

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik

DIGIMON UP Kembali Dipamerkan, Pra-Registrasi Sudah Tembus 500 Ribu Pemain!

by Fadhil
June 2, 2026
0

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik.

TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game baru.

TV Tokyo Tegaskan Naruto Bakal Dapat Game yang Lebih Niat

by Taufik
June 2, 2026
0

Ada kabar menarik buat fans Naruto. TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game...

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings versi global. Mari simak detailnya!

Preview Honor of Kings: World Global versi Alpha Test — Terasa Menjanjikan dan Penuh Potensi

by Taufik
May 26, 2026
0

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings: World, game open-world terbaru dari TiMi Studio...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd