gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[GCAxTHGS25] Wawancara Final Fantasy VII Remake Intergrade dengan Teruki Endo – Memindahkan Kepuasan Pertarungan ke Switch 2

Taufik by Taufik
October 19, 2025
in Konsol, Nintendo Switch 2, Wawancara
0
Kami mendapatkan kesempatan wawancara dengan Teruki Endo, Battle Director untuk Final Fantasy VII Remake Intergrade, dan ngobrol panjang.

Kami mendapatkan kesempatan wawancara dengan Teruki Endo, Battle Director untuk Final Fantasy VII Remake Intergrade, dan ngobrol panjang.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Porting game besar ke platform baru itu selalu soal kompromi, pilihan teknis, dan menjaga perasaan asli saat bermain. Kami mendapatkan kesempatan wawancara dengan Teruki Endo, Battle Director untuk Final Fantasy VII Remake Intergrade, dan ngobrol panjang soal bagaimana tim menjaga inti sistem pertarungan saat membawa Remake ke Switch 2.

Teruki Endo, Battle Director untuk Final Fantasy VII Remake Intergrade

Apa yang mereka pelajari dari proyek ini, dan gimana mereka memikirkan aksesibilitas tanpa mengorbankan kepuasan gameplay? Tidak cuma itu, membawa pemain baru bisa menjadi sebuah tantangan juga. Mari simak artikelnya!

Menjaga Frame Rate dan Rasa, Bukan Sekadar Grafis

Salah satu tantangan terbesar saat memporting Intergrade ke Switch 2 adalah memastikan pengalaman bertarung tetap solid. Menurut Endo, prioritas utama adalah kestabilan 30 FPS di semua mode, supaya aksi tetap terasa mulus. Untuk mencapai itu, engineer tim melakukan sejumlah penyesuaian teknis, mulai dari mengurangi beban post-effect sampai mengoptimalkan asset latar yang tidak krusial.

Endo bilang, “kami fokus utamakan stable 30 FPS, supaya pemain bisa menikmati aksi sehalus mungkin,” dan itu bukan sekadar angka, itu soal menjaga responsivitas kontrol dan kepuasan tiap tebasan atau spell yang mendarat.

Porting ke Switch 2 juga memaksa tim menimbang dynamic resolution scaling lebih agresif daripada platform lain. Endo mengakui pendekatan ini kadang mempengaruhi ketajaman gambar, tetapi teknologi seperti upscaling membantu menutup celah itu sehingga tampilan tetap rapi. Intinya, kompromi visual dilakukan untuk mempertahankan feel gameplay, karena menurutnya pengalaman bertarung kehilangan makna kalau frame rate atau input lag terganggu.

Streamlined Progression Opsi, Bukan Pengganti

Endo jelas soal niat tim ketika menambahkan Streamlined Progression: ini fitur untuk memberi pilihan gaya main, bukan untuk menggantikan pengalaman battle design utama. Secara desain, mode standar tetap jadi rekomendasi tim karena menawarkan kedalaman strategis yang memang mereka bangun. Namun Endo paham bahwa ada pemain yang cuma mau menikmati cerita atau lebih suka menggerakkan karakter dengan gaya tanpa takut gagal. “It’s fine for each player to have their own preferred way to play and enjoy it,” katanya, dan itu menegaskan filosofi tim soal aksesibilitas.

Walau mode ini memang mengurangi beberapa lapisan taktik, Endo menekankan masih banyak elemen yang membuat pertempuran seru: kepuasan mendaratkan serangan, melihat skill karakter dipakai, dan rasa aksi yang mengalir. Fitur ini juga punya tujuan jangka panjang, yaitu memudahkan pemain baru masuk ke trilogi agar mereka bisa menikmati ketiga judul tanpa frustrasi berlebih. Dengan kata lain, Streamlined Progression adalah alat untuk memperluas audiens tanpa merusak akar desain.

Desain Karakter dan Balance

Salah satu tugas berat Endo adalah memastikan tiap anggota party punya momen untuk bersinar tanpa ada yang jadi versi lebih kuat dari yang lain. Filosofi dasarnya sederhana: rancang dulu konsep unik untuk tiap karakter, baru lalu sesuaikan angka-angka untuk menjaga keseimbangan. Kalau konsepnya kabur, kata Endo, penyesuaian angka cuma akan membuat satu karakter menenggelamkan yang lain. Jadi proses desainnya harus jelas di level ide, lalu di-tune di level numerik.

Itu juga alasan kenapa tim bisa memasukkan Yuffie lewat Episode INTERmission dengan kit yang terasa berbeda. Produk sampingan itu jadi ajang eksperimen untuk ide-ide aksi yang sempat tertunda. Endo menyebut bahwa Yuffie sedikit lebih kuat dibanding cast awal di titik itu, tapi karena rencana untuk menyelaraskan karakter di Rebirth sudah ada, mereka fokus pada kesenangan pengalaman tambahan. Pendekatan seperti ini nunjukin bahwa trilogy bisa berkembang tanpa melenceng dari prinsip inti.

Bos Favorit dan Momen Pertarungan Epik

Endo punya beberapa favorit personal. Untuk pertarungan melawan karakter besar, ia menyebut duel melawan Turks, Reno dan Rude, sebagai momen yang selalu ia nikmati. Dinamika mereka—satu mengandalkan evasion, satunya mengandalkan guard, membuka waralaba fase pendek yang harus dipikirkan ulang strategi secara cepat. Untuk encounter non-karakter, Endo menyebut Air Buster sebagai pertarungan yang menantang dan menyenangkan berkat perubahan fase yang memaksa pemain mengubah rencana di saat yang sama. Ia bilang, momen-momen seperti itu yang bikin tim puas saat playtest.

Kontrol, Getar, dan Feel di Handheld

Tanpa fitur haptic DualSense, tim tetap punya cara lain untuk menjaga rasa impact di setiap serangan. Endo menjelaskan beberapa elemen yang menambah sensasi, dari penggunaan getar di controller, screen shake, hit stop, sampai efek audio yang tepat. Untuk Switch 2, mereka tidak membuat penyesuaian getar khusus, karena setiap platform punya karakteristiknya sendiri. Fokusnya tetap satu: pastikan semua platform punya feel yang sesuai dengan kelebihan hardware masing-masing. Selain itu, tantangan ergonomis muncul dari mencoba menjaga kontrol responsif baik di docked maupun handheld. Di situ prioritas lagi-lagi adalah stabilitas frame rate sehingga input terasa natural.

Materia, Kustomisasi, dan Evolusi Sistem

Sejak Remake pertama, feedback pemain soal kustomisasi selalu jadi bahan diskusi. Endo mengakui bahwa mereka membatasi beberapa hal dulu demi menjaga keseimbangan, tapi lewat Rebirth mereka membuka lebih banyak opsi kustomisasi yang bikin pemain bisa eksperimen lebih leluasa. Ia senang melihat komunitas menemukan sinergi Materia tak terduga, dan hal itu memengaruhi cara tim melihat desain summoning dan customization di masa depan: beri ruang eksplorasi tanpa kehilangan fondasi balance.

Akses Lebih Luas Tanpa Merusak Arah

Switch 2 membuka kemungkinan buat pemain yang sebelumnya tak sempat mencoba Remake. Endo menegaskan mereka ingin memberi waktu cukup agar pemain Switch 2 bisa menuntaskan Rebirth sebelum part tiga rilis. Ia tidak mau mengumbar janji soal rilis multi-platform ketiga, namun intinya adalah memberi pengalaman transisi yang natural bagi pemain baru.

Port ke Switch 2 juga datang dengan bonus lain, seperti opsi digital early purchase yang menyertakan game orisinal FFVII, dan bonus fisik untuk yang beli versi kotak. Semua itu dirancang untuk menarik baik pemain lama maupun pendatang baru.

Pandangan Endo soal Masa Depan Combat dalam RPG

Kalau ditanya soal tren genre, Endo tidak terikat label “turn-based” atau “action”. Baginya sistem yang dipilih adalah konsekuensi dari mengejar apa yang paling seru atau menantang untuk proyek tertentu. Ia pribadi menyukai kedua gaya dan ingin terus bereksperimen berdasarkan ide yang paling cocok untuk tiap judul. Prinsip ini terlihat jelas sejak Remake: landasan action plus elemen command strategy yang kemudian bisa dikembangkan tanpa harus membongkar semuanya dari nol untuk sekuel.

Buat Pemain Baru dan Lama

Endo punya pesan sederhana untuk para pemain, apalagi yang pertama kali coba seri ini lewat Switch 2. Ia berharap banyak orang menemukan karakter yang mereka sukai, lalu menggali kedalaman combat lewat eksperimen Materia, setup equipment, dan cara bertarung. Seperti ia bilang, “setiap karakter punya personality dan charm masing-masing,” dan ketika pemain mulai memahami enemy patterns dan setup yang cocok, pengalaman itu jadi makin memuaskan.

Final Fantasy VII Remake Intergrade di Switch 2 muncul sebagai contoh kapan porting adalah soal pilihan desain yang dipikirkan matang—mempertahankan feel, memberi opsi akses, dan tetap mendorong kualitas inti permainan. Dari optimisasi teknis sampai keputusan desain seperti Streamlined Progression, Endo dan tim menunjukkan bahwa menjaga keseimbangan antara visi dan realitas teknis adalah kunci agar pengalaman klasik tetap relevan dan nikmat dimainkan hari ini.


Final Fantasy VII Remake Intergrade versi Xbox dan Switch 2 akan dirilis pada 22 Januari 2026. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Final Fantasy VII Remake IntergradeInterviewSwitch 2Wawancara
ShareTweetShare
Previous Post

[GCAxTHGS25] Wawancara Onimusha: Way of the Sword dengan Satoru Nihei dan Akihito Kadowaki – Menempa Ulang Onimusha untuk Generasi Sekarang

Next Post

[GCAxTHGS25] Wawancara Marvel Rivals dengan Danny Koo – Dari PvP ke Mode Zombie PvE yang Menarik

Related Posts

Saros telah merilis update "Zenith" yang menambah beragam konten dengan fokus tantangan ekstra serta aksesibilitas untuk pendatang baru
Berita

Saros Rilis Update Besar yang Tambah New Game+ Hingga Mode Boss Rush

October 20, 2026
Simak review kami untuk Stupid Never Dies yang hadir sebagai game perdana solid dan penuh daya tarik dari GPTRACK50
Konsol

Review Stupid Never Dies – Roguelite Penuh Daya Tarik dengan Gameplay yang Tersandung!

Biaya RAM dan NAND storage PS6 saja kabarnya sudah lebih dari $680 per unit, atau sekitar Rp12,3 juta. Belum termasuk yang lain.
Berita

Biaya RAM dan Storage PS6 Doang Diklaim Tembus 12 Juta Rupiah

October 19, 2026
Activision melalui wawancara dengan media The Game Business mengonfirmasi pengembangan subseri Call of Duty terbaru
Berita

Activision Konfirmasi Sedang Garap Subseri Call of Duty Terbaru

October 16, 2026
Rockstar Games telah memamerkan launch trailer Grand Theft Auto VI jelang perilisan gamenya sekitar satu bulan lagi
Berita

GTA 6 Pamer Launch Trailer Jelang Perilisannya yang Sudah Semakin Dekat

October 16, 2026
Seleksi game tambahan PlayStation Plus untuk Oktober 2026 terlihat sangat menggoda hingga ke seleksi klasiknya
Berita

PS Plus Tambah Katalog Game Oktober 2026, Berlimpah Judul Menarik!

October 15, 2026
Next Post
Kami dapat kesempatan wawancara dengan Danny Koo, selaku Executive Producer dari Marvel Rivals untuk bahas soal mode zombie.

[GCAxTHGS25] Wawancara Marvel Rivals dengan Danny Koo - Dari PvP ke Mode Zombie PvE yang Menarik

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini

Game Kartu ‘Digimon Alysion’ Akan Segera Buka Akses Pra-Registrasi Dalam Waktu Dekat!

by Fadhil
October 16, 2026
0

Digimon Alysion rencananya akan membuka akses pra-registrasi untuk menyambut persiapan rilisnya di platform mobile dalam waktu dekat ini.

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile

Game Simulasi Idle ‘Gundam Blitz Order’ Resmi Diumumkan Untuk Android dan iOS

by Fadhil
October 15, 2026
0

Gundam Blitz Order baru saja diumumkan oleh Bandai Namco sebagai game simulasi idle terbaru franchisenya untuk platform mobile.

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8 Desember mendatang

Game Petualangan Cyberpunk REPLACED Akan Rilis di Android Akhir Tahun Ini!

by Fadhil
October 14, 2026
0

Sad Cat Studios lewat kerjasamanya dengan Atari dan The Knights of U akan merilisa REPLACED di platform Android pada 8...

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027

Azur Promilia Umumkan Open Beta Untuk Versi Inggris di Musim Panas 2027

by Fadhil
October 14, 2026
0

Perilisan Azur Promilia di wilayah global dalam versi bahasa Inggris terpaksa harus ditunda ke musim panas 2027.

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Tembus 700 Ribu Pemain yang Ikut Unlock Beragam Reward Menarik

by Fadhil
October 13, 2026
0

BLEACH Mirrors High kini telah mencapai milestone 700 ribu pemain untuk akses pra-registrasi yang menjanjikan beragam reward menarik.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd