Setelah berseteru selama hampir lima tahun, Epic Games dan Google akhirnya mencapai kesepakatan besar soal kasus hukum yang dimulai sejak Agustus 2020. Saat itu, Epic menuntut Google dan Apple karena dianggap menjalankan praktik monopoli lewat sistem toko aplikasi mereka. Setelah proses panjang, Epic menang telak atas Google di akhir 2023, dan hasilnya tetap bertahan meski sempat diajukan banding.
Beberapa jam lalu, Sameer Samat selaku Presiden ekosistem Android menulis di X bahwa Google dan Epic sudah merancang serangkaian perubahan besar. Tujuannya buat memberi lebih banyak kebebasan dan pilihan ke developer, menurunkan biaya layanan, serta menciptakan persaingan yang lebih sehat tanpa mengorbankan keamanan pengguna.

CEO Epic Games, Tim Sweeney, juga langsung menanggapi dengan positif. Ia bilang kalau Google akhirnya membuat langkah besar yang sejalan dengan visi awal Android sebagai platform terbuka. Kesepakatan ini memungkinkan toko aplikasi pihak ketiga diinstal dengan lebih mudah, menurunkan biaya layanan di Google Play, dan membuka opsi pembayaran alternatif di dalam aplikasi. Sweeney juga menyinggung bahwa langkah ini sangat berbeda dengan Apple yang masih menutup akses toko pihak ketiga.
Secara detail, Google setuju buat memangkas biaya layanannya jadi 20 persen untuk pembelian dalam aplikasi yang memberi keuntungan di game, dan 9 persen untuk pembelian yang tidak terkait gameplay. Selain itu, pengguna nanti bisa melihat pilihan pembayaran alternatif berdampingan dengan Google Play Billing di aplikasi seperti Epic Games Store.
Google has made an awesome proposal, subject to court approval, to open up Android in the US Epic v Google case and settle our disputes. It genuinely doubles down on Android’s original vision as an open platform to streamline competing store installs globally, reduce service fees… https://t.co/Q6E4XE3ych
— Tim Sweeney (@TimSweeneyEpic) November 5, 2025
Salah satu poin penting lainnya, mulai dari versi Android berikutnya sampai Juni 2032, Google akan mengubah sistemnya agar pengguna bisa menginstal toko aplikasi pihak ketiga langsung dari situs web hanya dengan satu klik, dan tanpa bahasa promosi yang berat sebelah. Langkah ini dianggap bakal bikin ekosistem Android lebih terbuka dan fleksibel buat semua pengguna dan pengembang.
Epic menilai perubahan ini jauh lebih baik dibandingkan aturan yang sebelumnya ditetapkan oleh hakim. Kedua perusahaan dijadwalkan akan mempresentasikan kesepakatan ini ke pengadilan besok. Kalau disetujui, kesepakatan ini sekaligus akan menutup kasus panjang antara Epic dan Google yang sudah berjalan selama bertahun-tahun.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post