Apple akhirnya telah mengumumkan para pemenang App Store Awards 2025 untuk 17 aplikasi dan game atas kecerdikan di sisi teknis dan dampak budaya yang mereka tinggalkan. Tahun ini para developer terpilih menghadirkan pengalaman luar biasa yang membantu pengguna melakukan lebih banyak hal, mewujudkan ide-ide mereka, dan menikmati dunia imersif yang memukau. Aplikasi dan game pemenang dipilih langsung oleh editor App Store dari daftar 45 finalis karena menunjukkan inovasi, pengalaman pengguna, dan desain yang luar biasa.
“Setiap tahun, kami terinspirasi oleh bagaimana para pengembang mengubah ide terbaik mereka menjadi pengalaman inovatif yang memperkaya kehidupan banyak orang,” ujar Tim Cook selaku CEO Apple. “Para pemenang tahun ini mewakili kreativitas dan keunggulan yang menjadi ciri khas App Store, serta menunjukkan betapa besar dampak aplikasi dan game kelas dunia bagi masyarakat di mana pun.”
🏆 Congratulations to the winners of the 2025 App Store Awards! 🏆
Let’s celebrate these groundbreaking apps and games from around the world. https://t.co/gZ1oME91r7#AppStoreAwards2025 pic.twitter.com/KH9ibbrWVN
— App Store (@AppStore) December 4, 2025
App Store tetap menjadi tempat terbaik untuk menemukan dan mengunduh aplikasi serta game, dan para pemenang tahun ini membuktikan peluang tanpa batas yang tersedia di seluruh ekosistem Apple. Tiimo menawarkan perencana visual yang impresif dan AI yang membantu mengubah keinginan menjadi langkah nyata. Detail menghadirkan alat penyuntingan video bertenaga AI yang memudahkan proses produksi video untuk kreator pemula maupun profesional di iPad, sementara Essayist menyederhanakan proses memformat tugas dan makalah akademis di Mac menggunakan alat AI.
Explore POV di Apple Vision Pro membawa pengguna ke lokasi-lokasi paling menakjubkan di dunia melalui Apple Immersive Video. Strava tampil unggul di Apple Watch dengan desain yang ramping dan pelacakan segmen real-time, sementara HBO Max menawarkan pengalaman streaming lebih inklusif dengan tambahan bahasa isyarat Amerika (ASL) serta katalog hiburan yang luas.
Untuk kategori game, Pokémon TCG Pocket memadukan artwork memukau, pertarungan seru, dan antarmuka ramah iPhone yang menghadirkan evolusi baru dalam pertarungan kartu Pokémon. DREDGE menawarkan pengalaman memancing yang nyaman namun misterius di iPad. Cyberpunk 2077: Ultimate Edition menghadirkan dunia metropolis sci-fi futuristik yang memukau, sementara WHAT THE CLASH? menyuguhkan tawa tanpa henti lewat kompetisi unik nan konyol. Di Apple Vision Pro, Porta Nubi mengubah Environments sehingga pemain benar-benar merasa menjadi bagian dari teka-teki atmosferik yang dihadirkannya.
Aplikasi
iPhone App of the Year – Tiimo, dari tiimo.

iPad App of the Year
Detail, dari Detail Technologies B.V.
Mac App of the Year
Essayist, dari Essayist Software Inc.
Apple Vision Pro App of the Year
Explore POV, dari James Hustler.
Apple Watch App of the Year
Strava, dari Strava, Inc.
Apple TV App of the Year
HBO Max, dari WarnerMedia Global Digital Services, LLC.
Game
iPhone Game of the Year – Pokémon TCG Pocket, dari The Pokémon Company.

iPad Game of the Year
DREDGE, dari Black Salt Games.
Mac Game of the Year
Cyberpunk 2077: Ultimate Edition, dari CD PROJEKT S.A.
Apple Vision Pro Game of the Year
Porta Nubi, dari Michael Temper.
Apple Arcade Game of the Year
WHAT THE CLASH?, dari Triband ApS.
Pemenang Cultural Impact
Selain memberi penghargaan untuk aplikasi dan game di berbagai perangkat Apple, editor App Store juga memilih enam pemenang Dampak Budaya berkat kontribusi mereka dalam mendorong perubahan positif. Aplikasi dan game ini diakui karena memberikan manfaat nyata, menyediakan alat yang membantu, memperkuat pemahaman, dan mendorong dunia yang lebih inklusif.
- Art of Fauna – Klemens Strasser
Mengubah ilustrasi satwa liar dari seluruh dunia menjadi teka-teki santai serta menetapkan standar baru untuk desain game yang lebih mudah diakses.
- Chants of Sennaar – Playdigious
Merayakan kekuatan bahasa melalui petualangan yang penuh renungan.
- despelote – Panic, Inc.
Menampilkan kisah slice-of-life yang intim, memberikan gambaran tentang sebuah negara yang menghadapi tantangan dan bersatu lewat kecintaan mereka pada sepak bola.
- Be My Eyes – Be My Eyes
Menggabungkan kekuatan AI dan jutaan relawan global untuk membantu pengguna tunanetra atau dengan penglihatan rendah dalam aktivitas sehari-hari.
- Focus Friend by Hank Green – B-Tech Consulting Group LLC
Menjadi sahabat yang membantu melawan distraksi digital dengan sistem fokus berbasis gamifikasi yang memberikan hadiah memuaskan.
- StoryGraph – The StoryGraph
Menciptakan ruang inklusif bagi komunitas pembaca melalui fitur penjelajahan yang membantu mengangkat karya penulis dari berbagai latar belakang.
Kami berkesempatan menyaksikan presentasi dari Matt Salazar (Strava – Apple Watch App of the Year), Stewart Pagan dan Winston Lung (Pokémon TCG Pocket – iPhone Game of the Year), serta Mike Buckley (Be My Eyes). Sesi ini lebih banyak membahas penjelasan mendalam mengenai fungsi dan fitur inti aplikasi atau game mereka.
Matt Salazar dari Strava menjelaskan kalau platform tersebut kini menjadi rumah bagi komunitas atlet terbesar di dunia, dengan 180 juta pengguna di 185 negara. Strava mendukung 50 jenis olahraga, dengan lari sebagai yang paling populer, disusul berjalan kaki. Menariknya, pengguna perempuan 70% lebih mungkin untuk merekam aktivitas mereka dibanding laki-laki. Salazar menyoroti desain ulang Strava untuk Apple Watch yang berfokus pada kemudahan penggunaan saat bergerak dan tampilan data yang jelas. Ia juga memberikan cuplikan fitur rute dan peta real-time di Apple Watch, mendukung misi Strava untuk mendorong lebih banyak orang tetap aktif tanpa harus membawa ponsel.
Stewart Pagan dan Winston Lung, pengembang Pokémon TCG Pocket, berbagi upaya mereka untuk membuat game kartu digital ini lebih mudah diakses semua orang. Fitur seperti Pack Openings memungkinkan pemain merasakan sensasi membuka paket kartu fisik, sementara Wonder Pick memungkinkan pemain melihat koleksi pengguna lain. Pemain dapat memamerkan kartu melalui binder atau papan display, dengan papan display khusus untuk kartu tertentu.
Game ini memiliki sepuluh tingkat kelangkaan kartu, dengan “Immersive Cards” yang menghadirkan animasi, audio, dan interaktivitas khusus. Sistem pertarungan dibuat lebih sederhana dengan dek 20 kartu, tiga slot cadangan Pokémon, serta perhitungan HP dan damage otomatis. Ekspansi terbaru, MEGA RISING, menghadirkan Mega Evolution serta fitur berbagi dan perdagangan kartu baru. Integrasi App Store menjadi faktor penting keberhasilan game ini, dengan lebih dari 70 juta unduhan sejauh ini.
Terakhir, Mike Buckley selaku CEO Be My Eyes berbicara tentang misi perusahaan untuk membuat dunia lebih mudah diakses bagi 340 juta orang tunanetra dan berpenglihatan rendah. Didirikan oleh Hans Jorgen Wiberg, seorang pengrajin furnitur yang kehilangan penglihatannya, platform ini kini memiliki lebih dari 900.000 pengguna dan 9 juta relawan, menjadikannya komunitas relawan terbesar kedua setelah Palang Merah. Setiap bulan, aplikasi ini menangani 120.000 panggilan video, dan berkat integrasi dengan OpenAI, kini juga menjalankan 4 juta sesi AI. Layanan ini tetap gratis bagi pengguna, dengan dukungan dari perusahaan mitra seperti Sony, Microsoft, dan Spotify untuk menjaga keberlanjutannya.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post