NetEase mengambil langkah berbeda untuk Where Winds Meet, game open-world free-to-play yang kini tengah naik daun. Alih-alih menawarkan gacha atau mekanik pay-to-win seperti banyak game gratis lainnya, tim pengembang justru menegaskan bahwa monetisasi mereka hanya berfokus pada kosmetik. Lead Producer Beralt Lyu menyebut keputusan ini sebagai “keunggulan komersial terbesar” dari Where Winds Meet.
Melalui interview dengan FRVR, Lyu menjelaskan bahwa mereka ingin menjaga pengalaman bermain tetap adil tanpa elemen yang membuat pemain harus membayar untuk menjadi kuat. Saat banyak game seperti Genshin Impact mengunci karakter op di balik sistem gacha, WWM menawarkan pendekatan item kosmetik premium yang dapat dibeli. Ia menegaskan bahwa strategi ini menjadi prinsip utama yang tidak akan mereka langgar di masa depan.

Meski begitu, Lyu mengakui sistem kosmetik di dalam game masih sederhana. Mereka berencana mengembangkan lebih banyak kostum dan opsi kustomisasi di update mendatang, sambil mendengarkan masukan dari komunitas. Bagi mereka, tujuan utama monetisasi ini bukan mencari keuntungan cepat, tetapi mendukung pengembangan jangka panjang tanpa mengorbankan keadilan bermain.
Sejak rilis bulan lalu, Where Winds Meet sudah menarik lebih dari sembilan juta pemain. Versi mobile yang rilis 12 Desember diperkirakan akan menambah ledakan pemain baru. Lyu mengatakan bahwa tim telah menyiapkan pembaruan musiman dengan konten besar, mulai dari wilayah baru hingga kelanjutan cerita utama. Mereka berharap bisa mengembangkan dunia game ini “selama bertahun-tahun” bersama komunitas, menegaskan bahwa perjalanan Where Winds Meet baru saja dimulai. WWM sendiri sudah bisa didownload secara gratis di berbagai platform.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post