Resident Evil Requiem akhirnya resmi dirilis, dan launch event di Indonesia langsung jadi ajang kumpul paling rame buat para fans survival horror. Dari pagi area Mini Atrium LG di Gandaria City langsung dipenuhi pengunjung yang datang khusus buat ngerayain seri legendaris ini bareng-bareng.
Begitu masuk ke area event, vibes-nya langsung beda. Dekorasi bernuansa Raccoon City, antrian panjang, dan booth yang penuh bikin suasana mall berubah total. Meski digelar pas bulan Ramadhan, antusiasmenya tetap gila dan terasa banget dari awal sampai akhir. Seperti apa detailnya? Simak pengalaman kami yang berkunjung kesana.
Mall Jadi Raccoon City Dadakan, Antusiasmenya Gila Banget

Tanggal 28 Februari kemarin jadi salah satu momen paling seru buat para fans survival horror di Indonesia. Kami datang langsung ke Resident Evil Requiem Launch Event yang digelar di Gandaria City Mall, tepatnya di Mini Atrium LG, Jakarta. Begitu sampai di lokasi sekitar jam 10 pagi, suasananya sudah langsung terasa beda. Area mall yang biasanya santai berubah jadi lautan pengunjung yang datang khusus buat satu tujuan: Resident Evil Requiem.
Yang bikin makin kagum, event ini digelar pas bulan Ramadhan. Biasanya orang lebih fokus ke aktivitas lain atau santai menjelang buka, tapi di sini justru antrian sudah membludak sejak pagi. Banyak yang rela datang lebih awal demi bisa nyobain demo duluan atau sekadar dapetin merchandise eksklusif. Energinya benar-benar terasa hidup dari awal sampai akhir.
Event ini sendiri cuma berlangsung dua hari, dari 28 Februari sampai 1 Maret 2026, mulai jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Waktunya singkat, tapi hype yang dibangun terasa maksimal.
Demo Resident Evil Requiem dengan Setting Maksimal

Fokus utama tentu saja ada di booth Capcom. Di sini pengunjung bisa langsung nyobain demo Resident Evil Requiem menggunakan berbagai set PC yang sudah disiapkan dengan setting grafis maksimal. Tidak setengah-setengah, visualnya benar-benar dipamerkan habis-habisan.
Antrian demo ini termasuk yang paling padat. Banyak yang penasaran seperti apa atmosfer terbaru yang ditawarkan Requiem, bagaimana nuansa horornya, sampai peningkatan teknis yang dibawa dibanding seri sebelumnya. Setiap orang yang selesai bermain juga langsung dapat sticker set resmi Resident Evil Requiem. Kelihatannya sederhana, tapi buat kolektor atau fans berat, ini jelas jadi barang yang wajib dikantongi.
Yang menarik, ekspresi orang-orang yang keluar dari area demo juga macam-macam. Ada yang kelihatan tegang, ada yang langsung diskusi seru sama teman-temannya, bahkan ada yang langsung balik antri lagi.
Mini Game Zombie Hunting Ground, Hadiah Bikin Ngiler

Selain demo, ada juga mini game bertajuk Zombie Hunting Ground. Konsepnya simpel tapi bikin nagih. Pengunjung ditantang buat mengumpulkan skor setinggi mungkin demi mendapatkan hadiah menarik.
Hadiah yang disediakan juga bukan kaleng-kaleng. Ada pin Umbrella yang ikonik, keychain Raccoon City, sampai lanyard edisi Requiem. Semua tergantung skor yang berhasil diraih. Area ini juga tidak pernah sepi. Banyak yang penasaran mau buktiin seberapa jago mereka berburu zombie, walaupun cuma dalam format mini game.
Atmosfer kompetitifnya terasa, tapi tetap fun. Kadang terdengar teriakan kecil atau sorakan dari teman-teman yang nonton di belakang peserta. Rasanya seperti arcade zone versi survival horror.
Photobooth Raccoon City, Antrian Paling Brutal

Kalau ada satu spot yang benar-benar tidak pernah kosong dari awal sampai akhir acara, itu adalah photobooth Raccoon City. Desainnya autentik banget, penuh nuansa Resident Evil yang gelap, misterius, dan ikonik.
Setnya dibuat dengan detail yang bikin pengunjung serasa masuk ke dunia Raccoon City. Banyak yang datang pakai outfit hitam-hitam atau bahkan cosplay ringan biar fotonya makin total. Antriannya benar-benar gila. Dari pagi sampai malam, selalu penuh.


Yang menarik, walaupun antriannya panjang, hampir tidak ada yang komplain. Semua kelihatan menikmati momen, ngobrol sesama fans, atau sekadar ambil foto suasana sambil nunggu giliran.
Merchandise Resmi dan Edisi Fisik yang Diserbu

Di area lain, ada booth merchandise resmi yang tidak kalah ramai. Di sini tersedia berbagai barang resmi Resident Evil Requiem, termasuk edisi fisik PlayStation 5 dan versi PC Steam yang dilengkapi steelbook.
Antrian di booth ini juga padat terus. Ada yang beli merchandise seperti apparel dan aksesoris, ada juga yang langsung beli game-nya di tempat. Aura “khilaf” benar-benar terasa. Tidak sedikit yang awalnya cuma lihat-lihat, akhirnya keluar sambil bawa tas belanja.
Steelbook edisi khusus jelas jadi incaran utama. Kolektor dan fans garis keras Resident Evil tidak mau ketinggalan momen buat mengamankan versi fisik eksklusif ini.
Voting Karakter Favorit, Leon dan Tetap Raja

Salah satu aktivitas yang cukup seru adalah voting karakter paling memorable dari seri utama Resident Evil. Pengunjung bisa memilih karakter favorit mereka, dan hasilnya sebenarnya tidak terlalu mengejutkan.
Di Indonesia, nama Leon dan Ada memang seperti sudah jadi ikon lintas generasi. Mayoritas voting jatuh ke dua karakter ini. Dari fans lama sampai yang baru kenal lewat remake, aura keduanya memang sulit dikalahkan.
Melihat hasil voting ini rasanya seperti nostalgia bareng satu komunitas besar yang tumbuh bersama seri Resident Evil selama bertahun-tahun.
Stage Show, Quiz, dan Cosplay Walk yang Meriah

Event ini juga makin hidup berkat stage show yang diisi oleh RESILOREID dan Aldo dari The Lazy Monday. Sesi ini dipenuhi live gameplay, obrolan seru, sampai quiz berhadiah poster eksklusif.
Yang paling mencuri perhatian tentu saja cosplay walk. Banyak cosplayer tampil total dengan kostum karakter Resident Evil yang detail dan keren banget. Pengunjung yang nonton juga antusias, banyak yang foto dan kasih tepuk tangan.

Kombinasi antara komunitas, konten kreator, dan fans bikin suasana panggung terasa hangat dan penuh energi.
Pesan Khusus dari Tim Resident Evil Requiem
Yang bikin event ini terasa spesial adalah adanya pesan khusus dari Sutradara dan Produser Resident Evil Requiem untuk para fans di Indonesia. Walaupun tidak hadir secara langsung, pesan mereka menunjukkan kalau mereka benar-benar sadar betapa besar antusiasme komunitas Resident Evil di sini.
Indonesia memang dikenal punya basis fans yang kuat untuk franchise ini. Dari era PlayStation generasi awal sampai sekarang, Resident Evil selalu punya tempat khusus di hati gamer lokal.
Pesan tersebut terasa seperti bentuk apresiasi langsung untuk para fans yang sudah setia mengikuti perjalanan seri ini selama bertahun-tahun.
Harapan untuk Event Capcom di Masa Depan

Melihat ramainya pengunjung dan antusiasme yang konsisten selama dua hari penuh, Launch Event Resident Evil Requiem ini bisa dibilang sukses besar. Bukan cuma fans hardcore yang datang, tapi juga gamer kasual dan bahkan pengunjung mall biasa yang penasaran ikut merasakan atmosfernya.
Event seperti ini jelas jadi bukti kalau Indonesia punya pasar dan komunitas yang kuat. Rasanya sayang kalau momentum seperti ini tidak dilanjutkan.
Harapannya, ke depan Capcom bisa rutin mengadakan event serupa untuk berbagai judul lainnya, bukan cuma Resident Evil. Kalau setiap rilis game besar dirayakan dengan acara semeriah ini, komunitas gamer Indonesia pasti bakal makin solid dan makin semangat.
Resident Evil Requiem dirilis pada 27 Februari untuk PlayStation 5, Xbox Series, dan juga PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post