gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Nyobain The Seven Deadly Sins: Origin – Eksplorasi Masif, Combat Dinamis, dan Cerita Original

Taufik by Taufik
March 16, 2026
in PC, Review
0
The Seven Deadly Sins: Origin menjadi salah satu game anime yang cukup menarik perhatian sejak pertama kali diperkenalkan.

The Seven Deadly Sins: Origin menjadi salah satu game anime yang cukup menarik perhatian sejak pertama kali diperkenalkan.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

The Seven Deadly Sins: Origin menjadi salah satu game anime yang cukup menarik perhatian sejak pertama kali diperkenalkan. Netmarble mencoba membawa franchise populer ini ke arah yang lebih ambisius lewat format action RPG dengan eksplorasi skala besar. Bukan sekadar game adaptasi biasa, Origin mencoba menghadirkan pengalaman yang lebih masif.

Menariknya lagi, game ini tidak hanya mengandalkan nostalgia dari anime atau manga saja. Alih-alih mengulang cerita lama, The Seven Deadly Sins: Origin justru menghadirkan kisah original yang berfokus pada Tristan, putra dari Meliodas dan Elizabeth.

Dengan konsep multiverse yang mempertemukan berbagai timeline dan karakter dari era berbeda, game ini mencoba menawarkan petualangan baru yang terasa segar bagi penggemar lama maupun pemain baru. Tapi, apa emang bakal seru? Kami dapat kesempatan buat nyobain duluan di PC. Mari simak artikelnya!

Cerita

Salah satu hal yang langsung terasa menarik dari The Seven Deadly Sins: Origin adalah bagaimana game ini tidak sekadar mengulang cerita dari anime-nya. Alih-alih membawa pemain kembali ke alur cerita yang sudah sangat dikenal oleh para penggemar, game ini justru menghadirkan cerita yang sepenuhnya original. Ceritanya memperluas semesta seri ini dengan konsep multiverse, di mana berbagai timeline dan dimensi mulai saling bertabrakan.

Tokoh utama kali ini adalah Tristan, putra dari Meliodas dan Elizabeth. Cerita dimulai ketika Tristan tanpa sengaja mengaktifkan sebuah artefak misterius bernama Book of Stars. Peristiwa ini memicu distorsi ruang dan waktu yang sangat besar hingga membuat berbagai timeline dan dimensi saling overlap. Dampaknya langsung terasa di seluruh dunia karena karakter dari berbagai era mulai bermunculan, mulai dari pahlawan masa lalu, versi masa depan dari karakter yang sudah dikenal, hingga musuh-musuh baru yang sebelumnya belum pernah muncul.

Struktur cerita seperti ini memberikan ruang yang jauh lebih luas bagi game untuk mengeksplorasi berbagai ide yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan dalam seri aslinya. Figur legendaris bisa muncul kembali dalam bentuk yang tidak terduga, sementara konsep timeline alternatif terus dimainkan sepanjang cerita. Hasilnya terasa lebih seperti sebuah crossover besar di dalam semesta franchise ini dibanding sekadar kelanjutan cerita anime.

Premis tersebut juga masih terhubung dengan lore utama seri ini. Dalam cerita originalnya, Seven Deadly Sins bukan sekadar kelompok kriminal biasa. Mereka diam-diam dibentuk oleh Meliodas dan Merlin setelah Raja Bartra dari Liones melihat sebuah ramalan bahwa hanya tujuh orang buangan ini yang mampu menghentikan Ten Commandments jika Demon Clan kembali.

Latar belakang ini tetap menjadi fondasi penting di Origin, sekaligus mengingatkan bahwa kelompok tersebut memang sejak awal ditakdirkan sebagai benteng terakhir dunia. Menariknya lagi, konsep “Seven Deadly Sins” sendiri memiliki akar sejarah yang sangat tua karena istilah ini sudah muncul sejak abad keempat ketika para teolog pertama kali merumuskan daftar dosa moral utama manusia. Walaupun game ini sepenuhnya berada di ranah fantasi dan sihir, nama tersebut tetap membawa makna simbolis yang sudah bertahan selama berabad-abad.

Eksplorasi

Eksplorasi menjadi salah satu aspek yang paling menyenangkan dalam The Seven Deadly Sins: Origin. Netmarble berhasil merekonstruksi berbagai lokasi ikonik dari anime dan manga dengan skala yang jauh lebih besar, sehingga pemain bisa kembali mengunjungi tempat-tempat familiar seperti Kingdom of Liones maupun Fairy King’s Forest dalam bentuk open world yang bisa dijelajahi secara bebas.

Pergerakan di dunia game ini juga terasa sangat fleksibel. Pemain tidak hanya berjalan kaki, tetapi juga bisa memanjat tebing, menggunakan mount, melakukan glide untuk menempuh jarak jauh, hingga berlayar menggunakan kapal untuk mencapai area yang lebih jauh. Beberapa karakter bahkan memiliki kemampuan traversal unik yang bisa membantu eksplorasi dalam situasi tertentu. Kombinasi berbagai mekanik ini membuat perjalanan terasa seru, bukan sekadar cara untuk menuju objective berikutnya.

Dunia dalam game ini juga terasa cukup padat dan hidup. Alih-alih menghadirkan area kosong yang luas, lingkungan dipenuhi vegetasi, pepohonan, dan berbagai material yang bisa dikumpulkan. Selama eksplorasi, pemain bisa memanfaatkan berbagai mekanik lingkungan seperti arus angin yang dapat meningkatkan kecepatan glide atau jalur cabang pohon yang memungkinkan traversal lebih cepat. Rasa penasaran sering kali terbayar karena dunia game ini terus memberikan reward bagi pemain yang mau menjelajah lebih jauh.

Bahkan area bawah air juga bisa dijelajahi melalui mekanik diving. Pemain dapat menemukan berbagai item tersembunyi maupun treasure chest yang berada di dasar laut. Selain eksplorasi, game ini juga menyediakan berbagai aktivitas tambahan seperti mini game puzzle dan fishing yang memberikan jeda santai di antara quest utama. Sistem Knighthood juga memungkinkan pemain membentuk guild dan berinteraksi dengan pemain lain. Struktur yang sedikit terasa seperti MMO ini menambahkan elemen sosial yang membuat pengalaman bermain terasa lebih panjang dan hidup.

Combat

Sistem combat dalam The Seven Deadly Sins: Origin berpusat pada sistem party yang memungkinkan pemain mengendalikan empat karakter sekaligus dan bebas melakukan switch di tengah pertarungan. Mekanik ini menciptakan ritme pertempuran yang cepat karena serangan, skill, dan pergantian karakter terus saling terhubung satu sama lain.

Salah satu inti dari sistem ini adalah desain link-up combat yang mendorong pemain untuk terus mengganti karakter agar dapat memicu serangan yang lebih kuat. Setiap aksi seperti serangan normal, skill, maupun ability akan mengisi Tag Gauge. Ketika gauge tersebut penuh, pemain dapat mengganti karakter untuk memicu Tag skill yang memberikan damage besar sekaligus mempercepat pengisian Ultimate ability.

Mekanik ini membuat pemain tidak hanya fokus pada satu karakter saja selama pertarungan. Justru pergantian karakter secara aktif menjadi kunci untuk menghasilkan serangan yang lebih efektif. Hasilnya adalah sistem combat yang terasa sangat dinamis sekaligus taktis.

Lapisan kompleksitas tambahan datang dari sistem elemen. Karakter dapat menggunakan berbagai elemen tergantung pada senjata yang mereka gunakan. Setiap elemen memiliki Burst Gauge sendiri yang akan memicu efek elemental kuat ketika terisi penuh. Beberapa elemen langsung memberikan efek pada musuh, sementara yang lain berinteraksi dengan status elemen lain sehingga pemain dapat menggabungkan berbagai efek secara strategis. Banyak musuh dan boss juga memiliki kelemahan elemen tertentu sehingga pemain didorong untuk bereksperimen dengan berbagai kombinasi karakter dan senjata.

Pertarungan melawan boss juga menghadirkan mekanik Weak Point, di mana bagian tubuh tertentu menjadi titik lemah yang menerima damage lebih besar. Menyerang titik lemah ini dapat meningkatkan damage secara signifikan, tetapi biasanya juga membuat pemain berada dalam posisi lebih berbahaya. Hal ini menciptakan dinamika risk and reward yang menarik selama pertarungan intens.

Pergerakan karakter juga terasa lebih responsif berkat adanya mekanik dash dan perfect dodge. Pemain tidak hanya menghindari serangan dengan menjauh, tetapi juga bisa melakukan evasi secara presisi untuk mempertahankan ritme pertarungan.

Kustomisasi karakter juga memiliki peran penting dalam combat. Setiap hero dapat menggunakan hingga tiga jenis senjata berbeda, dan setiap jenis senjata secara drastis mengubah gaya bermain karakter tersebut. Tristan misalnya dapat menggunakan dual blades untuk serangan cepat, greatsword untuk serangan berat, atau pedang standar untuk gaya bertarung yang lebih seimbang. Fleksibilitas ini memberi ruang bagi pemain untuk menyesuaikan strategi sesuai situasi.

Salah satu momen paling memuaskan dalam sistem combat ini adalah ketika pemain berhasil memicu combination attack saat mengganti karakter di tengah pertarungan. Beberapa karakter dapat meluncurkan ultimate gabungan dengan animasi spektakuler yang menghasilkan damage sangat besar. Pergantian karakter yang dilakukan dengan timing yang tepat bahkan bisa memicu parry terhadap serangan musuh dan langsung dilanjutkan dengan counterattack yang sinematik.

Meski begitu, progresi karakter tidak terasa terlalu cepat. Memperkuat satu party penuh membutuhkan cukup banyak grinding material, terutama jika pemain ingin menjaga keempat karakter tetap sama kuatnya. Tanpa bonus event atau sistem progresi yang dipercepat, proses upgrade hero dan menjaga build tetap seimbang bisa memakan waktu cukup lama.

Mode & Progresi

Di luar cerita utama, The Seven Deadly Sins: Origin juga menyediakan beberapa mode gameplay berulang yang dirancang untuk membantu progresi karakter dan farming resource. Salah satu aktivitas yang akan sering ditemui pemain adalah Daily Dungeon, serangkaian tantangan harian yang memberikan reward berupa material upgrade penting serta mata uang dalam game seperti gold.

Dungeon ini menjadi sumber resource yang cukup konsisten untuk meningkatkan karakter, senjata, dan equipment. Bagi pemain yang mencari tantangan lebih besar, terdapat juga Boss Dungeon yang menghadirkan musuh jauh lebih kuat dengan kebutuhan kekuatan yang lebih tinggi.

Pertarungan di Boss Dungeon biasanya menuntut pemain untuk mempersiapkan party dengan lebih matang sebelum mencoba menantangnya. Jika berhasil dikalahkan, boss dapat memberikan reward berharga seperti mata uang gacha sebagai bonus clear pertama, equipment langka seperti armor set, hingga material tambahan untuk upgrade karakter maupun senjata.

Sistem progresi karakter sendiri mengikuti struktur yang cukup umum dalam game RPG gacha. Meningkatkan rarity karakter secara alami akan meningkatkan kekuatan mereka, tetapi potensi sebenarnya baru terasa ketika berbagai sistem progresi digabungkan.

Senjata juga memiliki tingkat rarity tersendiri, dan penggunaan senjata yang berbeda bisa sangat memengaruhi performa karakter dalam pertarungan. Armor set kemudian memberikan bonus tambahan ketika beberapa bagian dari set yang sama digunakan bersamaan.

Lapisan progresi lain datang dari sistem Mastery. Sistem ini memungkinkan pemain meningkatkan atribut dasar karakter seperti health, defense, dan attack menggunakan material yang dikumpulkan selama bermain. Menyelesaikan level mastery akan memberikan Hero Potential Points yang digunakan untuk membuka upgrade Potential, sistem yang cukup mirip dengan constellation di beberapa game gacha lain.

Namun proses ini cukup menuntut. Setiap karakter dapat mencapai hingga sepuluh level Potential, dan biaya upgrade meningkat cukup drastis pada level tinggi. Mendapatkan duplikat karakter melalui gacha memang bisa mempercepat proses ini, tetapi mencapai potensi maksimum tetap membutuhkan investasi waktu yang cukup besar dalam jangka panjang.

Visual & Performa

Secara visual, The Seven Deadly Sins: Origin terlihat sangat mengesankan. Game ini berhasil menangkap gaya visual penuh warna dari anime dan menerjemahkannya ke dalam dunia tiga dimensi yang terasa hidup. Karakter terlihat ekspresif, lingkungan dipenuhi detail, dan keseluruhan presentasi membuat dunia game terasa sangat setia dengan sumber materialnya.

Game ini menggunakan Unreal Engine 5, yang memungkinkan kualitas visualnya tampil cukup menonjol dibanding banyak game gacha live service lainnya. Lanskap dunia dipenuhi hutan berwarna cerah, kota yang ramai, serta berbagai elemen fantasi yang memperkuat atmosfer petualangan khas franchise ini.

Kualitas animasi juga menjadi salah satu sorotan utama. Gerakan serangan terasa halus, efek visual pada ability terlihat spektakuler, dan ekspresi karakter selama adegan cerita menambah kepribadian pada setiap anggota cast.

Namun dari sisi performa, optimisasi game ini masih terasa belum konsisten. Bahkan pada sistem yang cukup kuat dengan Ryzen 5 3600, Radeon RX 6800 dengan VRAM 16GB, serta RAM 32GB, menjaga performa tetap stabil ternyata cukup menantang.

Menjalankan game pada pengaturan Very High dengan resolusi 1440p tidak mampu mempertahankan frame rate yang stabil. Untuk mendapatkan performa yang relatif stabil di angka enam puluh frame per detik, pengaturan grafis perlu diturunkan ke High dengan resolusi 1080p.

Meski sudah menurunkan pengaturan tersebut, stuttering masih cukup sering muncul dalam beberapa situasi. Padahal animasi combat dan efek visualnya terlihat sangat mengesankan. Ketidakseimbangan antara kualitas visual dan performa ini terkadang cukup mengganggu pengalaman bermain.

Game ini juga belum menghadirkan teknologi upscaling seperti FSR, yang sebenarnya bisa membantu banyak pemain mendapatkan performa lebih baik tanpa harus terlalu menurunkan kualitas visual. Harapannya pembaruan di masa depan dapat memperbaiki masalah optimisasi ini agar performa teknisnya bisa lebih seimbang dengan ambisi visual yang dimiliki game ini.

Gacha

Sistem gacha dalam The Seven Deadly Sins: Origin menggunakan struktur yang cukup familiar bagi pemain RPG gacha modern. Sistem ini menggunakan mekanik 50/50, di mana pemain memiliki peluang untuk mendapatkan karakter limited yang sedang menjadi fokus banner.

Jika percobaan pertama gagal mendapatkan karakter tersebut, sistem akan menjamin bahwa karakter SSR berikutnya yang diperoleh akan menjadi karakter featured, bahkan jika pemain berpindah banner. Mekanik ini membantu mengurangi rasa frustrasi yang sering muncul ketika pemain terus kalah dalam peluang mendapatkan karakter utama.

Dalam sistem pity, game ini menjamin karakter SSR setelah delapan puluh pull. Salinan pertama karakter limited dijamin pada seratus dua puluh pull, sementara duplikat karakter dijamin pada seratus enam puluh pull setelah pemain mendapatkan versi awalnya.

Struktur ini membuat sistem gachanya terasa sedikit mirip dengan beberapa game lain seperti Arknights, meskipun adanya jaminan lintas banner setelah kalah 50/50 memberikan rasa aman tambahan bagi pemain.

Hal yang cukup menarik adalah tidak adanya sistem gacha senjata terpisah. Senjata justru diperoleh bersamaan dengan karakter melalui banner karakter utama. Keputusan ini membuat model monetisasi terasa lebih sederhana karena pemain tidak perlu menarik dari dua pool gacha yang berbeda.

Game ini juga menghadirkan sistem gacha khusus untuk skin kosmetik eksklusif. Sistem ini kemungkinan diperkenalkan sebagai kompensasi dari tidak adanya gacha senjata. Beberapa skin mungkin masih bisa dibuat melalui gameplay, tetapi skin eksklusif tampaknya dirancang sebagai salah satu sumber monetisasi utama game ini.

Seperti banyak game live service modern lainnya, tersedia juga berbagai opsi monetisasi tambahan seperti bundle package serta Hero Pass yang mirip dengan sistem battle pass. Sistem ini memberikan reward tambahan serta keuntungan progresi bagi pemain yang memilih untuk melakukan pembelian dalam game.

Kesimpulan

Sebagai game baru dalam franchise ini, The Seven Deadly Sins: Origin terlihat memiliki potensi yang cukup besar sebagai action RPG berskala besar yang mengambil latar dunia fantasi populer dari anime.

Keputusan untuk menghadirkan cerita multiverse original daripada sekadar mengulang cerita anime langsung membuat game ini terasa berbeda dibanding banyak game adaptasi anime lain yang sering hanya mengandalkan nostalgia.

Dengan open world yang padat, sistem eksplorasi yang bebas, serta combat yang dinamis dengan mekanik pergantian karakter dan combo, pengalaman bermainnya terasa cukup ambisius sekaligus menghibur.

Meski begitu, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Progresi karakter bisa terasa cukup lambat tanpa grinding yang intens, dan optimisasi performa saat ini masih belum mampu sepenuhnya mengimbangi kualitas visual yang dimiliki game ini.

Secara keseluruhan, The Seven Deadly Sins: Origin terlihat sebagai adaptasi game yang sangat menjanjikan. Dengan dunia yang hidup, combat yang fluid, serta eksplorasi yang luas, game ini berhasil menangkap semangat petualangan khas seri tersebut. Jika Netmarble mampu memperbaiki performa teknis serta menyeimbangkan sistem progresi dalam jangka panjang, game ini punya potensi.

The Seven Deadly Sins: Origin akan dirilis pada 17 Maret untuk PlayStation 5 dan PC. Sementara versi Android dan iOS menyusul pada 23 Maret. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Perlu ditekankan bahwa build yang kami mainkan adalah build untuk sesi preview. Versi yang dirilis untuk publik bisa saja berbeda dan sudah mendapat perbaikan.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: NetmarblePreviewThe Seven Deadly Sins: Origin
ShareTweetShare
Previous Post

Review Pokémon Pokopia – Eksperimen yang Berujung Seru!

Next Post

Game Dating Sim ‘Island of Hearts’ Umumkan Jadwal Rilis Pasti dan Bundle Penjualan!

Related Posts

Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
The Blood of Dawnwalker, RPG bertema vampir, dipastikan akan dirilis dalam bentuk disc yang berisi keseluruhan.
Berita

The Blood of Dawnwalker Dipastikan Punya Full Data di Disc, Tanpa Denuvo

July 21, 2026
Capcom mengumumkan perubahan besar untuk Monster Hunter Wilds yang bakal mempermudah pemain karena lebih murah.
Berita

Harga Game Monster Hunter Wilds Akan Turun Permanen

July 17, 2026
Menjelang berakhirnya Piala Dunia dengan laga final antara Spanyol dan Argentina pada 19 Juli, muncul bocoran baru soal EA Sports FC 27.
Berita

Rumor: EA Sports FC 27 Rilis 25 September, Masih Ada di PS4 hingga Switch

July 17, 2026
Next Post
4Divinity dan Titan Digital Media akhirnya beri kepastian jadwal rilis untuk Island of Hearts yang siap tiba di minggu depan

Game Dating Sim 'Island of Hearts' Umumkan Jadwal Rilis Pasti dan Bundle Penjualan!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd