Bagi para fans Yu-Gi-Oh! yang ingin kembali merasakan sensasi nostalgia dari seri game-game klasiknya dulu, kebetulan Konami telah resmi merilis Yu-Gi-Oh! Early Days Collection yang membawa beberapa seleksi game klasiknya. Untuk itu bagi yang tertarik untuk ikut main, lewat artikel review terbaru ini kami telah membahas bagaimana koleksi ini menyeimbangkan nostalgia dengan aksesibilitas modern, kelebihan dan kekurangannya, serta apakah game ini berhasil memberi sensasi yang dicari dari periode penting franchisenya di masa lalu tersebut.
Dengan menggabungkan 14 game utama dari tahun 1998 hingga 2004, bundle ini secara eksklusif berkutat pada game franchisenya yang sempat dirilis di era konsol handheld Game Boy. Dari sinilah kita juga diperlihatkan pada bagaimana Yu-Gi-Oh! berkembang dari adaptasi digital pertamanya hingga menjadi pengalaman TCG yang lebih matang dan mendalam.
Seleksi Game yang Lumayan Lengkap
Pertama mari kita mulai dulu dari list seleksi gamenya dan seperti yang sudah kami sebut tadi, total ada 14 game utama:
- Yu-Gi-Oh! Duel Monsters
- Yu-Gi-Oh! Duel Monsters 2: Dark Duel Stories
- Yu-Gi-Oh! Monster Capsule
- Yu-Gi-Oh! Dark Duel Stories
- Yu-Gi-Oh! Duel Monsters 4: Battle Of Great Duelists
- Yu-Gi-Oh! Dungeon Dice Monsters
- Yu-Gi-Oh! The Eternal Duelist Soul
- Yu-Gi-Oh! Duel Monsters 6: Expert 2 (Japanese only)
- Yu-Gi-Oh! The Sacred Cards
- Yu-Gi-Oh! Reshef Of Destruction
- Yu-Gi-Oh! Worldwide Edition: Stairway To The Destined Duel
- Yu-Gi-Oh! World Championship Tournament 2004
- Yu-Gi-Oh! Destiny Board Traveler
- Yu-Gi-Oh! 7 Trials To Glory: World Championship Tournament 2005
Game-game ini merepresentasikan berbagai era dalam evolusi digital Yu-Gi-Oh!, mulai dari interpretasi paling awal hingga pengalaman yang semakin mendekati esensi permainan kartu fisiknya. Setiap judul menghadirkan variasi dalam mekanisme duel inti, pilihan membangun deck, struktur kampanye, serta tingkat tantangan dari AI lawan.
Aksesibilitas yang Lebih Fleksibel
Koleksi ini dengan jelas menunjukkan perkembangan franchise Yu-Gi-Oh! seiring berjalannya waktu. Game-game paling awal terasa usang dalam hal mekanisme, keseimbangan, dan presentasi, di mana Duel Monsters pertama sering kali terasa melelahkan setelah daya tarik awal dari menjelajahi asal-usul seri ini memudar. Game-game awal ini memiliki jumlah kartu yang terbatas, penerapan aturan yang terkadang membingungkan, serta AI yang terasa ketinggalan zaman.
Seiring pemain memainkan game-game dalam koleksinya secara berurutan, ada peningkatan signifikan menjadi semakin jelas. Judul-judul Game Boy Advance yang lebih baru menghadirkan kedalaman strategi yang lebih baik, jumlah kartu yang lebih besar, serta presentasi yang lebih halus, mendekati pengalaman permainan kartu fisik pada masanya. Perkembangan ini menjadikan koleksi ini berharga dari perspektif sejarah, meskipun beberapa game di dalamnya mungkin terasa terlalu ketinggalan zaman menurut standar modern.
Salah satu aspek terkuat dari koleksi ini adalah penyesuaiannya yang cermat terhadap kebiasaan bermain game di era modern. Menyadari kalau banyak game lama dirancang dengan tingkat kesulitan buatan dan proses grinding yang melelahkan, koleksi ini menyertakan modifikasi gameplay opsional yang memungkinkan pengalaman bermain yang lebih nyaman bagi pemain masa kini.
Sebelum memulai salah satu gamenya, para pemain bisa mengakses opsi untuk langsung membuka semua kartu, menyesuaikan level karakter agar bisa menggunakan kartu lebih kuat tanpa perlu grinding, serta membuka karakter dan hadiah yang biasanya membutuhkan puluhan jam permainan berulang. Modifikasi ini menghilangkan kebutuhan untuk menghadapi lonjakan kesulitan yang ketinggalan zaman atau pembatasan progres buatan, sambil tetap sepenuhnya opsional bagi para purist yang ingin merasakan game seperti versi originalnya.
Sisi Presentasi dan Keunikan Khasnya
Koleksi ini menghadirkan UI yang lebih nyaman dipandang sehingga memungkinkan navigasi antar menu yang mudah antar judul serta memberikan informasi jelas tentang sejarah rilis dan konteks masing-masing game dalam franchise Yu-Gi-Oh!. Selain tampilan visual yang menarik, berbagai fitur modern turut disertakan untuk meningkatkan kenyamanan bermain, seperti:
-
Save states yang memungkinkan pemain menyimpan progres kapan saja.
-
Fitur rewind untuk dengan cepat mengoreksi kesalahan.
-
Opsi varian regional untuk game yang memiliki perbedaan rilis di berbagai wilayah.
Kualitas emulasi secara keseluruhan sangat baik, menjaga pengalaman asli sambil membuatnya lebih mudah diakses di perangkat modern. Fitur-fitur ini menunjukkan pendekatan yang cermat dalam pelestarian game klasik. Beberapa highlight paling menarik dari koleksi ini adalah judul spin-off yang menyimpang dari formula duel standar. Game seperti Dungeon Dice Monsters, Monster Capsule, dan Destiny Board Traveler menghadirkan mekanisme gameplay yang unik dan menyegarkan, sembari tetap terhubung dengan dunia serta karakter Yu-Gi-Oh!.
Dungeon Dice Monsters mengubah permainan kartu menjadi bord game strategis dengan penggunaan dadu yang memiliki elemen pemanggilan monster. Monster Capsule mengembangkan aspek koleksi monster dalam franchise ini dengan mekanisme gameplay yang unik, sementara Destiny Board Traveler menghadirkan pengalaman ala permainan papan yang menggabungkan elemen duel. Meskipun game-game spin-off ini bisa terasa sulit dipelajari karena terbatasnya tutorial, pemain yang meluangkan waktu untuk memahami mekanismenya akan menemukan sistem gameplay yang ternyata cukup dalam dan menarik.
Tidak Lepas dari Kekurangan Krusial
Fokus koleksi ini yang hanya pada game-game handheld membuat adanya semacam celah besar dalam sejarah digital franchise Yu-Gi-Oh!. Judul-judul favorit fans di konsol dulu seperti Forbidden Memories, Duelist of the Roses, dan Falsebound Kingdom tidak disertakan, membuat gambaran adaptasi awal Yu-Gi-Oh! di dunia video game terasa kurang lengkap.
Selain itu, beberapa game yang masuk dalam koleksi ini seperti Duelist Soul 6 Expert 2, The Eternal Duelist Soul, dan Stairway to the Destined Duel terasa hampir identik satu sama lain, kecuali dalam elemen cerita dan perbedaan regional. Hal ini terasa redundan, mengingat pilihan game yang sudah terbatas. Koleksi ini juga kurang menyertakan konten tambahan yang biasa ada dalam antologi retro, seperti wawancara pengembang, galeri konsep seni, atau materi di balik layar yang bisa menambah nilai historisnya.
Selain itu hanya ada satu game dalam koleksi ini yang menawarkan fitur multiplayer, membatasi aspek sosial yang merupakan bagian penting dari pengalaman Yu-Gi-Oh!. Selain itu, konten tambahan juga sangat terbatas, hanya berupa pemindaian manual permainan, tanpa fitur bonus yang lebih komprehensif seperti yang biasa ditemukan dalam koleksi retro pesaing.
Kesimpulan
Secara keseluruhan Yu-Gi-Oh! Early Days Collection berhasil menghidupkan kembali bab penting dalam sejarah franchise ini sambil tetap menyesuaikan diri dengan ekspektasi pemain modern. Koleksi ini menonjol berkat fitur aksesibilitas yang menghargai waktu pemain, memungkinkan baik penggemar lama maupun pemain kasual menikmati setiap game dengan kenyamanan masing-masing. Selain itu, kehadiran spin-off unik di samping duel tradisional memberikan variasi yang menarik, sementara peningkatan quality-of-life membuat pengalaman bermain terasa lebih lancar dan menyenangkan.
Hanya saja koleksi ini tidak sepenuhnya mencapai potensinya karena fokusnya yang terbatas pada game handheld, pemilihan judul yang terasa repetitif, serta kurangnya konten tambahan. Ketiadaan game konsol seperti di PlayStation dan GameCube menciptakan celah besar dalam apa yang seharusnya menjadi arsip sejarah yang lebih lengkap. Meskipun gameplay modifier membantu mengurangi tingkat kesulitan game lama, hal ini tetap tidak sepenuhnya menutupi desain awal yang terkadang kurang ramah bagi pemain modern.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
The Review
Yu-Gi-Oh! Early Days Collection
PROS
- Seleksi game ikonik yang lumayan lengkap
- Beberapa gamenya mendapat lokalisasi ke bahasa Inggris untuk pertama kali
- Adanya modifier gameplay demi menjamin kenyamanan bermain sesuai selera
- Beragam implementasi Quality of Life yang sangat esensial
- Adanya beberapa spin-off dengan gameplay menarik seperti Dungeon Dice Monsters dan Destiny Board Traveler
CONS
- Absennya game-game ikonik dari PlayStation dan konsol rumahan lain
- Beberapa game paling awalnya yang terasa ketinggalan zaman untuk standar sekarang, terutama dari aturan yang membuat bingung dan kualitas AI-nya
- Hanya ada satu game yang memiliki akses multiplayer
Discussion about this post