Sistem anti-pembajakan Denuvo kembali jadi sorotan setelah muncul metode baru yang bisa membobol proteksi game bahkan di hari rilis. Metode ini disebut berbasis hypervisor, dan dalam beberapa kasus, sudah memungkinkan game AAA langsung dibajak hanya beberapa jam setelah resmi dirilis.
Salah satu contoh yang cukup ramai adalah Resident Evil Requiem yang versi bajakannya langsung muncul di hari pertama. Hal yang sama juga dilaporkan terjadi pada Crimson Desert. Ini jelas jadi pukulan besar untuk Denuvo, yang selama ini dikenal mampu menahan pembajakan setidaknya beberapa minggu setelah rilis.
Berbeda dari metode lama yang harus membongkar sistem DRM secara langsung, teknik hypervisor ini bekerja di level yang lebih dalam, bahkan di bawah sistem operasi. Dengan cara ini, sistem bisa “menipu” Denuvo agar mengira proteksi masih aktif, padahal sebenarnya sudah dilewati sepenuhnya.

Masalahnya, metode ini juga punya risiko besar. Untuk bisa menjalankan bypass ini, pengguna harus mematikan beberapa fitur keamanan penting di PC mereka. Hal ini bikin sistem jadi lebih rentan terhadap malware tingkat kernel, selain juga berpotensi menimbulkan masalah performa dan stabilitas.
Menariknya, bahkan komunitas pembajak sendiri mulai mengingatkan soal risiko ini. FitGirl, salah satu repacker terkenal, secara terbuka memberi label khusus untuk versi yang memakai metode hypervisor, sekaligus mengingatkan bahwa risikonya tidak bisa dianggap remeh.
Di sisi lain, pihak Irdeto selaku pemilik Denuvo sudah mengonfirmasi bahwa mereka sedang menyiapkan sistem keamanan baru untuk menghadapi metode ini. Detailnya memang belum jelas, tapi mereka memastikan bahwa solusi baru ini tidak akan mengorbankan performa game. Untuk sekarang, situasinya masih berkembang, tapi jelas ini jadi babak baru dalam perang panjang antara DRM dan pembajakan game.
Sumber: Torrent Freak
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post