Midgar Studio yang merupakan developer game asal Prancis dibalik Edge of Eternity resmi menutup operasinya setelah pengadilan memerintahkan proses likuidasi perusahaan. Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Jérémy Zeler-Maury selaku salah satu pendiri sekaligus CTO Midgar Studio lewat akun LinkedIn pribadinya. Penutupan ini juga membuat masa depan proyek terbaru mereka yaitu Edge of Memories yang masih berada dalam tahap pengembangan menjadi tidak pasti.
Dari pengakuan Zeler-Maury, selama beberapa pekan terakhir tim mereka telah berupaya mencari pihak yang bersedia mengakuisisi Midgar Studio agar perusahaan beserta para karyawannya bisa tetap bertahan. Tapi meski telah menelusuri berbagai kemungkinan bersama sejumlah partner, tidak ada kesepakatan yang berhasil dicapai sebelum proses hukum selesai. Karena itu pihak pengadilan akhirnya memutuskan untuk melikuidasi studio tersebut.
Didirikan pada 2008, Midgar Studio telah berkarya selama hampir dua dekade dengan menghadirkan game yang memadukan inspirasi desain dari Prancis dan Jepang. Sepanjang perjalanannya, studio ini merilis beberapa proyek seperti Hover dan Edge of Eternity, sekaligus mengembangkan berbagai prototipe serta proyek lain. Dalam pesannya, Zeler-Maury turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh developer, partner, dan pemain yang telah mendukung Midgar Studio selama 18 tahun terakhir, serta menyebut kalau merekalah yang membantu membentuk identitas studio tersebut.
Pada akhir pernyataannya, Zeler-Maury juga mengajak studio, publisher, dan perekrut di industri game untuk mempertimbangkan mantan karyawan Midgar Studio dalam proses rekrutmen. Dia menegaskan kalau meskipun perusahaan telah ditutup, kemampuan dan pengalaman para anggota tim tetap menjadi aset berharga. Sementara itu, meski Midgar Studio resmi mengakhiri perjalanannya, game-game yang telah dirilis sebelumnya akan tetap tersedia dan bisa dimainkan oleh para fans.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id











Discussion about this post