Ada kabar menarik buat pengguna GPU dengan VRAM kecil, terutama di Linux. Valve baru saja memperkenalkan optimasi baru yang fokus ke manajemen VRAM, dan hasil awalnya cukup mengejutkan karena bisa meningkatkan performa secara signifikan di beberapa game.
Optimasi ini dikembangkan oleh engineer Valve, Natalie Vlock, dengan pendekatan yang cukup simpel tapi efektif. Sistem akan memprioritaskan game yang sedang dimainkan dibanding aplikasi lain di background, sehingga VRAM yang terbatas tidak “terganggu” oleh proses lain yang sebenarnya tidak penting saat gaming.

Pengujian awal dilakukan menggunakan GPU Radeon RX 6500 XT dengan VRAM 4GB, yang memang sering jadi bottleneck di game modern. Hasilnya, beberapa game menunjukkan peningkatan performa yang cukup besar, bahkan di kondisi setting rendah sekalipun.
Contoh paling mencolok datang dari Alan Wake II. Dengan setting 1080p low dan FSR Quality, FPS rata-rata naik dari 14 FPS ke 41 FPS setelah optimasi diaktifkan. Ini hampir tiga kali lipat, dan membuat game yang sebelumnya nyaris tidak playable jadi jauh lebih nyaman dimainkan.
Beberapa game lain juga ikut merasakan peningkatan, meski tidak sebesar itu. Resident Evil: Requiem mengalami kenaikan performa sekitar 16%, sementara Silent Hill f mendapat peningkatan kecil tapi tetap terasa. Namun, tidak semua game mendapatkan efek yang sama, karena beberapa judul lain hampir tidak berubah performanya.
Meski masih dalam tahap awal dan butuh lebih banyak pengujian, optimasi ini jelas jadi kabar baik untuk pengguna GPU entry-level. Dengan kondisi harga hardware yang masih mahal, solusi seperti ini bisa jadi cara efektif untuk memperpanjang umur GPU lama tanpa harus langsung upgrade.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post