gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Kembali Nyobain Echoes of Aincrad: Sword Art Online – Akhirnya Bisa Ngerasain Pengalaman Aincrad yang Asli!

Fadhil by Fadhil
June 11, 2026
in Konsol, PC, PlayStation 5, Review, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Simak preview kedua kami untuk Echoes of Aincrad: Sword Art Online yang kali ini harus diakui terasa jauh lebih matang

Simak preview kedua kami untuk Echoes of Aincrad: Sword Art Online yang kali ini harus diakui terasa jauh lebih matang

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Saat pertama kali mencoba Echoes of Aincrad beberapa waktu lalu, pengalaman yang kami dapatkan masih cukup terbatas. Sesi preview saat itu hanya berfokus pada satu quest dungeon di pertengahan permainan, sehingga belum banyak kesempatan untuk mendalami sistem eksplorasi, pertarungan, maupun perkembangan karakter yang menjadi fondasi utama game ini.

Kali ini, kami kembali diundang untuk sesi preview kedua yang mencakup masing-masing satu quest di Floor 1 dan Floor 2 Aincrad. Selain menawarkan konten yang jauh lebih banyak, peningkatan yang dilakukan tim developer langsung terasa sejak menit-menit pertama permainan. Hampir setiap aspek menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Latar Cerita

Seperti yang sudah dikenal para penggemar Sword Art Online, game ini mengambil latar dunia Aincrad, tempat sepuluh ribu pemain terjebak di dalam game VRMMORPG Sword Art Online. Satu-satunya cara untuk keluar adalah dengan menaklukkan seluruh lantai Aincrad hingga mencapai lantai ke-100 dan mengalahkan bos terakhir.

Namun, berbeda dari kebanyakan adaptasi SAO lainnya, kali ini kamu tidak bermain sebagai Kirito. Sebagai gantinya, kamu menciptakan karakter sendiri dan menjalani petualangan sebagai salah satu pemain yang terjebak di dalam permainan tersebut. Pendekatan ini membuat pengalaman bermain terasa jauh lebih personal. Alih-alih menyaksikan kisah orang lain, kamu benar-benar menjadi bagian dari cerita dan menentukan perjalananmu sendiri di Aincrad.

Eksplorasi Terarah Tanpa Menghilangkan Sensasi Petualangan

Dua dungeon yang tersedia dalam preview kali ini menawarkan suasana yang sangat berbeda. Dungeon pertama menghadirkan lingkungan hutan dan rawa yang lembap serta dipenuhi vegetasi hijau, sementara dungeon kedua membawa pemain ke sebuah ngarai luas dengan hamparan tanah kuning dan tebing batu merah yang diterpa angin.

Dari sisi visual, peningkatannya cukup mencolok dibanding build sebelumnya. Tekstur dedaunan, batuan, dan detail lingkungan terlihat lebih tajam dan kaya detail. Secara keseluruhan, kualitas presentasinya kini terasa jauh lebih dekat ke produk final. Saat memasuki dungeon, peta awalnya masih tertutup sepenuhnya. Pemain hanya bisa melihat titik awal dan lokasi beberapa safe area, sedangkan jalur menuju lokasi tersebut harus ditemukan sendiri melalui eksplorasi.

Apa yang menarik adalah bagaimana desain levelnya berhasil memberikan arahan secara halus tanpa terasa memaksa. Dengan mengikuti jalur utama, pemain secara alami akan menemukan area berikutnya tanpa merasa sedang dituntun oleh sistem. Hasilnya adalah keseimbangan yang cukup baik antara kebebasan menjelajah dan kenyamanan navigasi.

Safe area sendiri memiliki peran yang sangat penting. Selain berfungsi sebagai titik respawn dan tempat beristirahat untuk memulihkan HP, area ini juga menjadi pusat teleportasi. Pemain bisa berpindah antar safe area yang telah ditemukan untuk kembali mencari peti harta yang terlewat atau menyelesaikan Ark yang belum ditantang.

Bahkan jika ingin kembali ke kota untuk mengganti senjata, meningkatkan equipment, atau memilih partner lain, pemain bisa melakukannya tanpa kehilangan progres dungeon yang sudah dicapai. Peti yang telah dibuka dan safe area yang sudah diaktifkan akan tetap tersimpan. Ini merupakan fitur quality-of-life yang sangat menghargai waktu pemain.

Satu-satunya kekurangan kecil adalah equipment yang ditemukan di dalam dungeon tidak bisa langsung digunakan. Semua loot baru akan masuk ke penyimpanan setelah sesi dungeon selesai, sehingga pemain harus kembali ke kota terlebih dahulu jika ingin mencoba senjata baru yang ditemukan.

Dungeon juga dipenuhi berbagai aktivitas sampingan yang membuat eksplorasi terasa lebih bermakna. Selain monster dan peti harta karun, terdapat Ark dan Magic Seal yang tersebar di berbagai lokasi. Ark berfungsi sebagai tantangan mini-boss yang lebih sulit dibanding musuh elite biasa. Mengalahkannya akan memberikan hadiah yang lebih baik sekaligus membuka Magic Seal yang menghalangi akses menuju area tersembunyi dan peti harta tambahan. Siklus sederhana ini berhasil memberikan alasan yang kuat untuk keluar dari jalur utama dan menjelajahi setiap sudut dungeon.

Combat yang Terasa Jauh Lebih Matang

Peningkatan terbesar dalam preview kali ini mungkin justru datang dari sistem pertarungannya. Pada build sebelumnya, combat masih terasa agak kasar, terutama ketika menghubungkan light attack ke heavy attack. Transisi antar serangan sering terasa tersendat sehingga alur kombo menjadi kurang mulus.

Masalah tersebut tampaknya sudah banyak diperbaiki. Animasi serangan kini mengalir lebih baik, perpindahan antar aksi terasa lebih responsif, dan bahkan senjata berat seperti Two-Handed Sword maupun Two-Handed Axe tidak lagi terasa lamban atau kaku saat digunakan.

Desain encounter juga mengalami perubahan yang sangat positif. Sebelumnya, musuh sering ditempatkan terlalu rapat dengan berbagai jenis monster bercampur dalam satu area. Ditambah sistem aggro yang bisa menarik seluruh kelompok sekaligus, pertarungan sering berubah menjadi kekacauan yang sulit dibaca.

Dalam build terbaru ini, kepadatan musuh terasa jauh lebih terkendali. Setiap area umumnya diisi oleh monster dengan tipe yang sama, biasanya terdiri dari satu musuh elite dan beberapa musuh pendukung. Pendekatan ini membuat setiap pertempuran lebih mudah dipahami dan memberi ruang bagi pemain untuk menyusun strategi daripada sekadar bertahan hidup.

Enam jenis senjata yang diperkenalkan pada preview sebelumnya juga kembali hadir. One-Handed Sword, Rapier, dan Mace bisa dipadukan dengan perisai, sedangkan Dagger, Two-Handed Sword, dan Two-Handed Axe berfokus pada gaya bertarung yang lebih agresif.

Masing-masing memiliki identitas yang cukup jelas. Dagger unggul dalam kecepatan dan efisiensi stamina, Rapier mengandalkan serangan tusukan yang presisi, sementara Two-Handed Sword menawarkan serangan lambat tetapi mematikan dengan mekanik charge yang bisa meningkatkan damage secara signifikan.

Setiap senjata memiliki sekitar sepuluh skill unik yang dibuka secara bertahap seiring progres permainan. Karena skill menggunakan sistem cooldown, bukan resource bar, fokus pemain lebih diarahkan pada penguasaan timing dan pemanfaatan charge attack secara efektif. Dengan enam jenis senjata yang menawarkan gaya bermain berbeda, game ini memberikan alasan kuat untuk bereksperimen dan mencoba berbagai build.

Sistem Partner yang Menambah Opsi Strategi

Preview kali ini juga memperkenalkan tiga partner baru sehingga total tersedia enam companion yang bisa diajak bertualang. Iori tetap menjadi pilihan utama bagi pemain yang membutuhkan sustain berkat kemampuan penyembuhannya. Wyzeman berfokus sepenuhnya pada damage dan cocok bagi mereka yang menyukai gaya bermain agresif. Sementara itu, Argo menawarkan kemampuan pengintaian yang sangat membantu saat eksplorasi.

Tiga karakter baru memperluas pilihan strategi yang tersedia. Zash berperan sebagai tank yang mampu memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan damage, meski beberapa kemampuannya mengorbankan HP pemain. Stina berfokus pada eksploitasi titik lemah musuh dan peningkatan perolehan EXP, menjadikannya partner ideal untuk farming. Sedangkan Musoh unggul dalam mengendalikan kerumunan musuh melalui kemampuan area dan efek knockback.

Kombinasi keenam partner tersebut mencakup hampir seluruh kebutuhan tim, mulai dari healing, damage, scouting, shielding, buffing, hingga crowd control. Sistemnya cukup sederhana untuk dipahami, tetapi tetap memberikan ruang bagi pemain untuk menyesuaikan pilihan partner dengan senjata dan gaya bermain masing-masing.

Progres Karakter yang Fleksibel

Sistem perkembangan karakter dalam Echoes of Aincrad dibangun di atas tiga mekanik utama yang saling terhubung. Pertama adalah Growth Points yang diperoleh setiap kali naik level. Poin ini bisa dialokasikan secara bebas ke berbagai atribut seperti HP, Strength, Agility, dan Intelligence, sehingga pemain bisa membentuk karakter sesuai kebutuhan build yang diinginkan.

Kedua adalah sistem upgrade senjata yang memanfaatkan senjata cadangan hasil dungeon sebagai material peningkatan. Sistem ini menciptakan siklus progresi yang alami karena setiap sesi farming selalu berkontribusi terhadap perkembangan karakter.

Terakhir adalah EX-MOD System, sebuah sistem modifikasi yang memungkinkan pemain menambahkan berbagai bonus statistik ke senjata. Beberapa senjata memiliki hingga empat slot modifier yang bisa digunakan untuk meningkatkan performa melebihi batas upgrade normal. Sistem ini terasa seperti lapisan endgame yang dirancang untuk pemain yang ingin mengoptimalkan build mereka secara maksimal.

Ketiga sistem tersebut berhasil menciptakan progresi yang jelas tanpa terasa membatasi. Pemain selalu memiliki ruang untuk bereksperimen dan menemukan kombinasi yang paling sesuai dengan gaya bermain mereka.

Impresi Sejauh Ini

Kesan terbesar yang saya dapatkan dari preview kedua ini adalah adanya perkembangan yang benar-benar terasa nyata. Peningkatan visual, combat yang lebih responsif, desain encounter yang lebih rapi, serta pacing permainan yang lebih baik menunjukkan kalau tim developer mendengarkan feedback dari build sebelumnya dan berhasil menerapkannya dengan baik.

Bagi penggemar Sword Art Online, kesempatan untuk menjelajahi Aincrad sebagai karakter ciptaan sendiri memberikan daya tarik emosional yang kuat. Sementara bagi pemain action RPG secara umum, kombinasi sistem combat dan partner yang ditawarkan mulai menunjukkan potensi kedalaman strategi yang cukup menjanjikan.

Meski masih berada dalam tahap pengembangan dan sesekali bug masih muncul, arah perkembangan game ini terlihat sangat positif. Jika tim developer bisa terus memperdalam perbedaan antar senjata dan menghadirkan desain dungeon yang semakin beragam, Echoes of Aincrad berpotensi menjadi salah satu adaptasi Sword Art Online terbaik yang pernah dibuat.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Bandai NamcoEchoes of Aincrad: Sword Art OnlinePCPS5Xbox Series
ShareTweetShare
Previous Post

Ever Night Reawakening Redeem Code – Banyak Reward Gratis

Next Post

Wawancara Echoes of Aincrad dengan Yosuke Futami – Tinggalkan Kirito, Kini Pemain Jadi Tokoh Utama

Related Posts

Capcom kini sudah mengonfirmasi bahwa Resident Evil Veronica  dipastikan dimainkan dengan kamera third-person.
Berita

Capcom Pastikan Resident Evil Veronica Adalah Game Third-Person

June 11, 2026
CEO baru Xbox, Asha Sharma, kembali memberikan sinyal bahwa pendekatan Xbox ke depan akan berbeda dari era sebelumnya.
Berita

Bos Xbox Akui Sulit Membayangkan Gamer Mau Beli Konsol Seharga Ribuan Dolar

June 11, 2026
Kadowaki selaku produser Onimusha: Way of the Sword memastikan kalau rilis penuh gamenya akan memberi sensasi bermain yang lebih menantang
Berita

Demo Dirasa Terlalu Gampang, Produser Onimusha: Way of the Sword Pastikan Rilis Finalnya Akan Lebih Menantang

June 11, 2026
FromSoftware akan mengadakan sesi Closed Network Test untuk The Duskbloods pada musim panas ini
Berita

The Duskbloods Siap Adakan Closed Network Test Dalam Waktu Dekat Ini!

June 11, 2026
GPTRACK50 akhirnya kembali bagi detail baru Stupid Never Dies yang dibarengi kepastian jadwal rilis di musim gugur mendatang
Berita

Stupid Never Dies Dipastikan Rilis Musim Gugur Tahun Ini

June 11, 2026
Seleksi game tambahan PlayStation Plus untuk Juni 2026 terlihat menarik dengan perhatian utama ke Final Fantasy XVI
Berita

PS Plus Tambah Katalog Game Juni 2026, Ada Final Fantasy XVI!

June 11, 2026
Next Post
Kalau selama ini game Sword Art Online selalu Kirito sebagai pusat cerita, Echoes of Aincrad hadir dengan pendekatan yang sangat berbeda.

Wawancara Echoes of Aincrad dengan Yosuke Futami - Tinggalkan Kirito, Kini Pemain Jadi Tokoh Utama

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Ever Night Reawakening.

Ever Night Reawakening Redeem Code – Banyak Reward Gratis

by Taufik
June 10, 2026
0

Ever Night Reawakening adalah RPG idle bertema dark fantasy yang mengajak pemain menjelajahi dunia yang terjebak dalam malam abadi dan...

Girls' Frontline: Fire Control dipastikan akan tutup server pada Agustus 2026 setelah hanya bertahan kurang dari satu tahun sejak rilisnya

Belum Lama Rilis, Girls’ Frontline: Fire Control Sudah Direncanakan Tutup Server

by Fadhil
June 10, 2026
0

Girls' Frontline: Fire Control dipastikan akan tutup server pada Agustus 2026 setelah hanya bertahan kurang dari satu tahun sejak rilisnya.

Game berjudul FIFA World Cup 2026 akan meluncur secara eksklusif di Netflix mulai 11 Juni dan menjadi langkah pertama FIFA untuk membangun.

Game FIFA World Cup 2026 Resmi Hadir 11 Juni dan Bisa Dimainkan di Netflix Lewat HP atau TV

by Taufik
June 5, 2026
0

FIFA akhirnya siap merilis game sepak bola besar pertamanya sejak berpisah dengan Electronic Arts. Game berjudul FIFA World Cup 2026...

Manjuu kembali mengadakan sesi Closed Beta Azur Promilia yang kali ini dikhususkan untuk para pemain di wilayah Jepang

Azur Promilia Kembali Buka Pendaftaran Closed Beta Baru

by Fadhil
June 5, 2026
0

Manjuu kembali mengadakan sesi Closed Beta Azur Promilia yang kali ini dikhususkan untuk para pemain di wilayah Jepang.

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Illusion Connect Re.

Illusion Connect Re Redeem Code – Banyak Reward Gratis

by Taufik
June 5, 2026
0

Illusion Connect Re nih. Masih ingat dengan Illusion Connect? Game mobile populer besutan SuperPrism yang sempat tutup pada akhir 2022...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd