Developer Brown Dust 2 mengumumkan kalau versi game untuk Korea Selatan bakal mulai menerapkan sensor dan pembatasan konten mulai 30 Juli. Pengumuman ini disampaikan lewat siaran langsung darurat pada 29 Juli. Menurut Game Director Jun-hee Lee, keputusan ini diambil karena ada beberapa konten yang dianggap tidak sesuai dengan aturan sensor dan pedoman penilaian yang berlaku di Korea Selatan. Ke depannya, versi Korea juga akan memiliki build yang berbeda dari versi global.
Perubahan ini akan memengaruhi dua outfit, yaitu Palette – Shattered Dream dan Olivier – Retired Legend. Bukan cuma outfit-nya yang diubah, cutscene yang berhubungan dengan keduanya juga ikut disesuaikan. Selain itu, event rahasia milik Olivier juga bakal mendapat sensor tambahan karena menampilkan adegan ketika karakter tersebut mengeluarkan senjatanya dari bagian belakang tubuhnya.
Jun-hee Lee menjelaskan kalau konten yang menampilkan alat kelamin, cairan tubuh yang berkaitan dengan organ seksual, atau adegan yang dianggap mengarah ke tindakan provokatif dinilai melanggar aturan sensor di Korea Selatan. Padahal, Brown Dust 2 sendiri sudah memiliki rating 19+ di negara tersebut. Meski begitu, developer tetap harus mengikuti aturan yang berlaku agar game ini bisa terus tersedia di Korea Selatan.
Sebagai kompensasi, semua pemain bakal mendapatkan 4.000 Diamond secara gratis. Sementara itu, pemain yang memiliki outfit yang terdampak akan menerima tambahan 2.000 Diamond untuk setiap outfit. Kalau memilih melakukan refund, pemain akan mendapatkan 13.400 Diamond per outfit. Bahkan jika memiliki kedua outfit dengan enhancement +5, total kompensasi refund yang diterima mencapai 160.800 Diamond, ditambah seluruh material yang sebelumnya dipakai untuk meningkatkan outfit tersebut.
✨マジカル・チェーンジッ!
現役復帰を宣言した伝説のOG、オリビエ登場!新シーズンイベントをぜひ、お楽しみください✨️#ブラウンダスト2 pic.twitter.com/UDi1k9QN1V
— 【公式】ブラウンダスト2 (@BROWNDUST2_JP) February 25, 2026
Ini juga bukan pertama kalinya Brown Dust 2 harus membuat penyesuaian khusus untuk satu negara. Sebelumnya, developer sudah pernah melakukan hal yang sama untuk Jerman. Mulai sekarang, semua konten baru yang dirilis di versi Korea akan dibuat mengikuti aturan sensor setempat, sementara versi global dan wilayah lainnya tetap menggunakan outfit serta konten asli tanpa sensor.
Jun-hee Lee mengaku kecewa karena Brown Dust 2, yang merupakan game buatan Korea Selatan, justru harus mengalami sensor di negara asalnya sendiri. Tim pengembang sebenarnya sempat mencari jalan lain, termasuk mempertimbangkan penyedia layanan yang berbeda. Namun karena tetap harus mematuhi hukum Korea Selatan, langkah tersebut tidak memungkinkan dan bahkan bisa membuat game ini tidak lagi tersedia di sana, seperti yang pernah terjadi di Vietnam.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post