Kami mendapat kesempatan untuk mencoba game terbaru Kairosoft, One Piece Grand Gourmet, yang merupakan kolaborasi dengan One Piece. Kami punya waktu sekitar 20 menit untuk mencicipi gamenya, dan sebagai penggemar berat Kairosoft, dari awal sudah cukup kelihatan kalau game ini mengambil inspirasi dari beberapa judul mereka sebelumnya. Fokusnya bukan cuma simulasi restoran atau toko seperti biasanya, karena ada juga elemen dari game seperti Dungeon Village dan beberapa judul Kairosoft lain yang ikut dicampurkan ke dalam pengalamannya.
Di One Piece Grand Gourmet, kita bermain sebagai chef Sanji yang bertugas mengurus restoran. Di saat yang sama, anggota Straw Hat lainnya juga ikut terlibat dalam restoran tersebut, hanya saja masing-masing punya peran yang berbeda. Karena kami cuma sempat memainkan bagian awal game, sejauh ini baru Luffy yang terlihat bergabung bersama kami.

Anggota Straw Hat nantinya bisa membantu kita menjelajahi berbagai area dan menemukan barang berharga, termasuk resep, dekorasi, dan masih banyak lagi. Seperti game Kairosoft lainnya, fokus untuk membangun restoran, mengurus pelanggan, dan perlahan memperbesar bisnis masih sangat terasa. Bedanya, kali ini kita tidak sekadar merekrut staf random karena anggota Straw Hat sendiri menjadi bagian penting dari progression restoran. Dari apa yang kami lihat, membuka lebih banyak anggota Straw Hat dan pelanggan sepertinya bakal sangat berhubungan dengan eksplorasi dan progression pemain.
Pelanggannya Langsung Diisi Karakter One Piece

Bicara soal pelanggan, ini juga menjadi salah satu bagian yang membuat kolaborasi One Piece terasa jauh lebih menonjol. Alih-alih NPC khas Kairosoft yang biasanya kita temui, semua pelanggan di sini merupakan karakter yang familiar dari dunia One Piece. Sejak awal permainan saja, kami sudah bertemu dengan karakter seperti Makino, dan semakin jauh progression kita, semakin banyak karakter lain yang bakal bermunculan.
Untuk bagian manajemen restorannya sendiri, pemain perlu membangun meja, counter, serta berbagai dekorasi supaya restoran bisa menjadi semakin populer dan menghasilkan lebih banyak keuntungan. Perbedaan terbesarnya tentu datang dari makanan. Sebagai Sanji, pemain bisa memasak berbagai jenis hidangan, sementara anggota Straw Hat dan para pelanggan juga bisa membantu kita menemukan resep baru.

Ada juga cukup banyak Easter egg kecil dari One Piece yang diselipkan sepanjang permainan. Salah satu yang kami temukan adalah rice ball milik Rika, yang punya hubungan dengan cerita Zoro. Dengan menggunakan resep miliknya, kita bisa membuat onigiri. Jadi sesuatu yang sebenarnya bisa saja hanya menjadi hidangan biasa langsung terasa jauh lebih spesial karena penggemar One Piece pasti tahu referensinya.

Setelah berhasil membuat hidangan eksklusif tertentu, ada kemungkinan pelanggan kemudian menjadi penggemar restoran kita, yang pada akhirnya ikut meningkatkan popularitas restoran tersebut. Jadi meskipun sistem manajemen restorannya bakal terasa sangat familiar buat siapa pun yang pernah memainkan game Kairosoft, elemen One Piece yang dimasukkan ke dalamnya membuat keseluruhan sistemnya terasa punya kepribadian yang jauh lebih kuat.
Bukan Cuma Duduk Mengurus Restoran

Di luar restoran, pemain juga bisa menjelajahi berbagai lokasi dan mengirim anggota Straw Hat untuk mencari barang berguna, resep baru, bahkan pelanggan baru. Lokasi yang bisa dijelajahi tentu juga mengambil tempat dari dunia One Piece, termasuk Windmill Village, kampung halaman Luffy, hingga Goat Island. Bagian ini memberikan lapisan eksplorasi tambahan yang membuat gamenya tidak terasa seperti sekadar simulator restoran biasa.
One Piece Grand Gourmet gak terasa seperti game Kairosoft biasa yang cuma ditempeli skin One Piece. Dari apa yang kami mainkan, game ini benar-benar menggabungkan elemen dari beberapa game Kairosoft sekaligus. Bagian eksplorasinya cukup mengingatkan kami pada Dungeon Village, sementara pengelolaan restoran membawa kembali gaya simulasi familiar yang bisa ditemukan dalam game seperti Hot Springs Story. Ketika semua elemen tersebut dipadukan dengan tema One Piece, hasilnya ternyata terasa cukup natural.

Walaupun kami cuma memainkan gamenya selama sekitar 20 menit, sudah cukup kelihatan bagaimana One Piece Grand Gourmet memang dirancang supaya bisa menarik dua jenis pemain sekaligus. Penggemar Kairosoft bakal menemukan banyak mekanik familiar yang sudah mereka kenal, sementara penggemar One Piece bisa bersenang-senang menemukan berbagai karakter, lokasi, resep, dan Easter egg yang mereka kenal sepanjang permainan.
Bahkan kalau tidak terlalu familiar dengan One Piece sekalipun, sistem manajemen dan eksplorasinya yang cukup straightforward seharusnya tetap membuat game ini mudah untuk dimainkan. Tinggal masuk, mulai membangun restoran, mencari berbagai resep baru, dan perlahan mengembangkan bisnis restoran Sanji bersama seluruh kru Straw Hat.
One Piece Grand Gourmet akan dirilis untuk Nintendo Switch, PC melalui Steam, Android dan iOS. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id










![[EKSKLUSIF] Wawancara Hearthstone dengan Cora Georgiou dan Ryan Hickman – Expansion Baru, Antusiasme Untuk Monk, dan Perombakan Besar di Sisi Cerita!](https://cdn.gamerwk.com/2026/09/Hearthstone-Interview-Blizzcon-2026-120x86.jpg)


Discussion about this post