Kalau selama dua musim pertama keluarga Sims terlihat sebagai salah satu pasangan paling solid di dunia Silo, Season 3 bakal memperlihatkan sisi yang benar benar berbeda. Robert Sims dan Camille Sims kini harus menghadapi perubahan besar yang membuat hubungan mereka mulai diuji dari berbagai arah. Perebutan kekuasaan, perbedaan pandangan, hingga rahasia yang perlahan mulai terbongkar membuat pasangan ini tidak lagi berada di posisi yang sama seperti sebelumnya.
Kami mendapat kesempatan berbincang langsung dengan Common yang memerankan Robert Sims serta Alexandria Riley sebagai Camille Sims. Keduanya membahas bagaimana hubungan karakter mereka berkembang di Season 3, alasan konflik kali ini terasa jauh lebih emosional, pesan besar mengenai pentingnya sejarah dan memori, hingga bagaimana mereka membangun chemistry yang membuat keluarga Sims terasa begitu nyata di layar.

Hubungan Robert dan Camille Menghadapi Ujian Terbesar Sepanjang Serial
Selama ini Robert dan Camille dikenal sebagai pasangan yang selalu kompak. Apa pun masalah yang datang dari luar, mereka selalu menyelesaikannya bersama dan tampil sebagai sebuah tim yang sulit dipisahkan. Namun menurut Alexandria Riley, Season 3 sengaja membawa hubungan itu ke arah yang belum pernah diperlihatkan sebelumnya.
Ia menjelaskan bahwa perubahan status dan keseimbangan kekuasaan membuat hubungan suami istri tersebut mulai retak. Situasi yang selama ini stabil tiba tiba berubah drastis, memunculkan konflik yang terus berkembang dan menciptakan efek domino terhadap kehidupan mereka.
Menurut Alexandria, penonton akan melihat pasangan ini benar benar terpecah sebelum akhirnya mencoba menemukan jalan untuk kembali bersama. Justru di situlah letak daya tariknya. Ia merasa hubungan mereka kali ini terasa jauh lebih nyata karena memperlihatkan berbagai sisi yang biasa dialami pasangan dalam kehidupan sebenarnya, hanya saja dengan taruhan yang jauh lebih besar.
Perubahan dinamika tersebut juga membuat hubungan Robert dan Camille menjadi salah satu cerita yang paling emosional di Season 3.

Perebutan Kekuasaan Mengubah Segalanya, Tetapi Cinta Mereka Tidak Pernah Hilang
Salah satu perubahan terbesar Season 3 adalah bergesernya posisi kekuasaan antara Robert dan Camille. Kondisi itu membuat kedua aktor mendapat kesempatan memainkan dinamika yang benar benar baru. Alexandria mengaku mereka sangat menikmati perubahan tersebut. Bahkan di luar proses syuting pun mereka sering bercanda seolah benar benar sedang memperebutkan jabatan.
Ia mengatakan bahwa Common sering menggoda dirinya dengan mengatakan Camille tidak seharusnya memimpin, sementara dirinya menikmati momen ketika akhirnya bisa berada di posisi yang lebih berkuasa. Menurut Alexandria, perubahan itu terasa seperti estafet yang berpindah tangan. Bedanya, Robert sebenarnya sama sekali tidak rela menyerahkan tongkat estafet tersebut.
Common langsung menimpali sambil bercanda, “And you don’t want to pass the baton.” Meski begitu, keduanya sepakat ada satu hal yang tidak boleh hilang selama membangun konflik tersebut, yaitu rasa cinta antara Robert dan Camille.
Alexandria mengatakan mereka menghabiskan banyak waktu mendiskusikan berbagai adegan agar penonton tetap bisa merasakan bahwa di balik semua pertengkaran dan perbedaan pendapat, kedua karakter ini masih saling mencintai. Common juga menegaskan hal yang sama. Menurutnya, konflik tidak otomatis menghapus rasa sayang terhadap seseorang.
Ia memberikan contoh sederhana dari kehidupan pribadinya. Kadang ia melihat putrinya melakukan sesuatu yang membuatnya bertanya dalam hati, “Who are you? What are you doing?” Namun perasaan cinta sebagai seorang ayah tetap tidak berubah. Menurut Common, situasi itulah yang sedang dialami Robert dan Camille. Mereka saling mempertanyakan siapa sosok di hadapan mereka sekarang, tetapi perasaan cinta tetap ada.
Yang menarik, Robert juga mulai mempertanyakan dirinya sendiri. Selama ini ia telah mengabdikan seluruh hidupnya kepada sistem yang ternyata tidak sepenuhnya seperti yang ia bayangkan. Menurut Common, konflik batin itulah yang membuat perjalanan Robert menjadi jauh lebih menarik dibanding hanya menjadikannya karakter yang terus berada di posisi yang sama.

Season 3 Mulai Menjawab Pertanyaan Besar Tentang Asal Usul Silo
Selain konflik keluarga Sims, Common juga menyoroti tema besar yang menurutnya menjadi kekuatan utama Season 3. Ia mengatakan musim terbaru ini benar benar mengingatkan pentingnya memahami asal usul dan sejarah. Menurut sang aktor, seseorang perlu mengetahui dari mana dirinya berasal, apa yang pernah terjadi di masa lalu, mana hal yang masih layak dipertahankan, dan mana yang seharusnya ditinggalkan.
Common mengaku ada saat dalam hidupnya ketika ia selalu mengingatkan diri sendiri untuk kembali mengingat siapa dirinya dan dari mana ia berasal. Karena itu, menurutnya tema memori yang menjadi pusat cerita Season 3 terasa sangat kuat.
Ia juga mengaku senang karena akhirnya serial ini mulai menjelaskan bagaimana seluruh sistem silo bisa terbentuk. “Saya juga selalu penasaran bagaimana semua silo itu bermula,” ungkap Common. Karena itulah ia merasa penonton akhirnya akan mendapatkan jawaban yang memang sudah lama ditunggu.
Perjalanan Robert Sims Justru Membuat Common Memahami Orang yang Berbeda Pandangan
Di dunia nyata, Common dikenal sebagai sosok yang aktif menyuarakan perubahan sosial. Karena itu menarik ketika ia justru memerankan Robert Sims, karakter yang sepanjang dua musim pertama berusaha mempertahankan sistem yang sudah ada. Menurut Common, sejak pertama membaca naskah ia langsung menyadari bahwa Robert merupakan kebalikan dari dirinya.
Robert rela memanipulasi keadaan, bahkan membunuh demi melindungi kekuasaan yang sedang berjalan. Hal itu sangat bertolak belakang dengan nilai yang selama ini dipegang Common. Namun justru di situlah daya tarik akting baginya. Menurut Common, memerankan karakter seperti Robert membuatnya belajar memahami cara berpikir orang yang sangat berbeda dengannya.
Ia mencoba mencari tahu alasan mengapa seseorang bisa begitu percaya bahwa mempertahankan sistem adalah keputusan terbaik. Jawaban yang ia temukan cukup sederhana. Robert benar benar yakin semua tindakannya dilakukan demi melindungi sepuluh ribu penghuni silo, termasuk keluarganya sendiri. Karena itu Common selalu senang ketika serial memperlihatkan Robert bersama istri dan anaknya.
Menurutnya, adegan adegan keluarga membuat penonton menyadari bahwa Robert bukan sekadar sosok antagonis. Ia tetap manusia biasa yang ingin menciptakan tempat aman bagi orang orang yang ia cintai. Common juga senang karena perjalanan Robert di Season 3 tidak berhenti di titik tersebut. Ia mengatakan karakter yang tidak pernah berubah akan terasa membosankan. Sama seperti manusia di kehidupan nyata yang terus berkembang, Robert juga mulai menjalani proses menemukan berbagai kenyataan baru mengenai dirinya sendiri.

Camille Melakukan Hal yang Salah Demi Tujuan yang Benar
Sementara itu Alexandria Riley memiliki pandangan menarik mengenai Camille. Menurutnya, sejak awal ia membangun karakter tersebut sebagai sosok yang pada dasarnya baik, tetapi dipaksa mengambil keputusan yang sangat sulit. Camille selama ini sebenarnya juga mempertanyakan berbagai rahasia yang disembunyikan di dalam silo bersama Robert. Semua itu dilakukan demi masa depan putra mereka.
Namun ketika kekuasaan berpindah ke tangannya, situasinya berubah total. Kini Camille mengetahui jauh lebih banyak informasi dibanding sebelumnya. Ia juga diberi tanggung jawab besar dan terus diingatkan bahwa jika keputusan tertentu tidak diambil, maka sepuluh ribu penghuni silo bisa berada dalam bahaya.
Menurut Alexandria, tekanan sebesar itu membuat hampir semua pilihan menjadi serba salah. Semua keputusan yang diambil Camille lahir dari tekanan luar biasa dan keinginan melindungi anak, suami, sekaligus seluruh penghuni silo.
Ia mengakui bahwa banyak tindakan Camille terlihat keliru atau bahkan mencurigakan. Namun menurutnya, hampir semua orang mungkin akan melakukan hal yang sama ketika dihadapkan pada situasi hidup dan mati yang serupa. Sebagai seorang ibu dan pasangan hidup, naluri untuk melindungi keluarga sering kali membuat seseorang mengambil keputusan yang di luar dugaan.
Penonton Akan Dipaksa Memilih Pihak
Ketika ditanya bagaimana reaksi penonton terhadap perjalanan Robert dan Camille di Season 3, Common mengaku sangat percaya diri. Ia bahkan mengatakan dirinya sudah berkali kali memberi tahu teman temannya agar bersiap menyaksikan Season 3.
Menurut Common, musim terbaru ini akan membawa banyak kejutan, bukan hanya untuk Robert dan Camille, tetapi hampir seluruh karakter penting di serial. Banyak hal yang selama ini diyakini penonton ternyata belum tentu benar. Selain itu, Season 3 juga akan menggali sisi manusia dari setiap karakter dengan jauh lebih dalam.
Menurutnya, penonton akhirnya akan mengenal siapa sebenarnya Robert Sims dan Camille Sims sebagai manusia, bukan hanya sebagai bagian dari sistem yang ada di dalam silo. Common bahkan menyebut Season 3 sebagai musim favoritnya sejauh ini.
Alexandria juga memiliki keyakinan yang sama. Menurutnya, perubahan besar yang dialami pasangan Sims mungkin akan membuat sebagian penonton merasa tidak nyaman. Ia mengaku sudah ada beberapa orang yang bertanya kepada mereka, “Apa yang sebenarnya kalian lakukan? Kenapa berubah seperti ini?”
Bagi Alexandria, reaksi seperti itu justru merupakan pertanda baik. Menurutnya, penulis Silo selalu berani mengambil keputusan yang tidak terduga. Sejak Season 1, serial ini sudah membuktikan bahwa tidak ada karakter yang benar benar aman dan tidak ada jalan cerita yang bisa ditebak. Karena itu ia yakin perubahan besar yang dialami Robert dan Camille akan membuat penonton mulai memilih pihak masing masing sepanjang Season 3.

Chemistry Keluarga Sims Dibangun Jauh Sebelum Kamera Menyala
Hubungan Robert dan Camille terasa sangat alami di layar. Ternyata semua itu bukan terjadi begitu saja. Common mengatakan sebagian chemistry tersebut memang muncul secara alami ketika pertama kali bertemu Alexandria. Ia merasa Alexandria mengingatkannya pada seseorang yang sudah lama dikenalnya sehingga hubungan mereka langsung terasa nyaman. Namun menurutnya, chemistry saja tidak cukup.
Mereka tetap menghabiskan banyak waktu membahas karakter, berlatih adegan, mendiskusikan motivasi setiap tindakan, hingga memastikan setiap percakapan memiliki dinamika yang berbeda. Common mengatakan hubungan mereka dibangun dari perpaduan koneksi alami dan kerja keras.
Ia merasa sebagai seniman, bakat memang penting, tetapi proses latihan tetap menjadi kunci utama. Alexandria mengamini semua itu. Ia bahkan mengungkap bahwa Common menjadi orang pertama yang meminta agar mereka bertemu sebelum proses syuting dimulai. Menurut Alexandria, Common ingin memastikan mereka benar benar saling mengenal sebelum tampil sebagai pasangan suami istri di depan kamera.
Standar itulah yang kemudian terus mereka pertahankan selama proses produksi. Di luar lokasi syuting, mereka juga selalu saling mendukung. Saat salah satu sedang mengalami hari yang buruk, yang lain akan memberikan semangat.
Jika ada adegan yang terasa kurang alami, mereka tidak ragu berdiskusi dengan sutradara maupun penulis sampai menemukan bentuk yang paling tepat. Menurut Alexandria, hubungan saling mendukung di luar kamera akhirnya tercermin dengan sangat alami ketika tampil di layar.

Musik Menjadi Awal Persahabatan Mereka
Di luar dunia akting, musik ternyata menjadi jembatan yang mempererat hubungan Common dan Alexandria. Common mengaku selama menjalani syuting Silo ia hampir tidak pernah mengerjakan album baru. Menurutnya, setiap kali sedang mendalami karakter, seluruh perhatian dan energinya harus diberikan kepada proyek tersebut.
Ia mungkin masih sempat mengerjakan satu atau dua lagu atau menjadi bintang tamu di karya musisi lain, tetapi tidak pernah benar benar fokus menggarap album penuh. Karena itulah album barunya bersama Madlib berjudul Still Waters baru bisa diselesaikan di sela sela jeda antar musim dan setelah proses syuting berakhir.
Sementara itu Alexandria mengaku dirinya sebenarnya sudah lama menjadi penggemar Common. Ia bahkan sempat merasa tidak percaya ketika mengetahui akan menjadi lawan mainnya di Silo. Alexandria mengingat momen pertama ketika Common mengajaknya bertemu sebelum syuting. Ia mengaku sangat gugup karena selama ini tumbuh besar sambil mendengarkan lagu lagu Common. Namun rasa gugup itu perlahan hilang karena mereka ternyata memiliki selera musik yang sangat mirip.
Menurut Alexandria, Common sering memperdengarkan lagu lagu baru dan merekomendasikan banyak musisi selama mereka bekerja bersama. Menariknya, hubungan mereka melalui musik bahkan terus berlanjut hingga pesta penutupan produksi.
Common menceritakan bahwa saat acara penutupan ia mengajak Alexandria naik ke atas panggung untuk menyanyikan lagu miliknya yang berjudul The Light. Menurutnya, seluruh orang yang hadir langsung memberikan reaksi luar biasa ketika Alexandria mulai bernyanyi.
“Bahkan hubungan kami sejak awal memang dimulai dari musik, lalu di akhir perjalanan kami juga tampil bersama,” ujar Common. Bagi keduanya, musik akhirnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hubungan mereka, baik sebagai rekan kerja maupun sebagai pasangan Robert dan Camille Sims di dunia Silo.
@gamerwk_id













Discussion about this post