gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Captain Tsubasa 2: World Fighters – Masif, Greget, Menggokil

Taufik by Taufik
August 26, 2026
in Berita, Konsol, Nintendo Switch 2, PC, PlayStation 5, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Kami mendapatkan kesempatan buat main lebih dulu sekaligus review Captain Tsubasa 2: World Fighters. Mari simak!

Kami mendapatkan kesempatan buat main lebih dulu sekaligus review Captain Tsubasa 2: World Fighters. Mari simak!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Kami mendapatkan kesempatan buat main lebih dulu sekaligus review Captain Tsubasa 2: World Fighters sebelum gamenya resmi tersedia untuk semua pemain. Sebagai lanjutan dari Rise of New Champions, seri keduanya ini bukan cuma datang dengan cerita baru, tapi juga membawa banyak perubahan yang langsung terasa, mulai dari sistem pertandingan, kostumisasi karakter yang jauh lebih dalam, sampai jumlah tim dan jurus yang makin bejibun.

Setelah menghabiskan cukup banyak waktu mengikuti perjalanan Tsubasa dan karakter buatan kami sendiri, World Fighters terasa seperti game yang benar-benar mencoba mengembangkan hampir semua fondasi dari seri pertamanya.  Jadi, apakah Captain Tsubasa 2: World Fighters benar-benar jadi evolusi yang bagus dari Rise of New Champions? Berikut review lengkap kami.

Jalan Cerita yang Lengkap, Terlalu Lengkap Bahkan

Captain Tsubasa 2: World Fighters adalah lanjutan langsung dari Rise of New Champions. World Fighters mengambil latar empat tahun setelah konflik/turnamen di game pertama. Tsubasa dan kawan-kawan kini membawa nama Jepang sebagai Japan Youth National Team.

Targetnya sudah bukan lagi membuktikan bahwa Jepang bisa bersaing dengan pemain muda negara lain. Sekarang mereka benar-benar ingin menjadi yang terbaik di dunia. Tapi, di awal permainan, kamu tidak akan langsung menjalankan cerita di Timnas Jepang, melainkan di level klub dulu.

Selain itu, ada perbedaan yang signifikan. Kalu di seri pertama karakter buatan kamu harus memiliki masuk sekolah mana seperti Toho, Furano, atau Musashi, tapi di World Fighter, kamu langsung bergabung dengan Tsuabsa di klub brazilnya, Sau Paulo. Kamu disana belajar dengan Tsubasa, melawan Santana, lalu balik ke Jepang sebentar untuk bergabung dengan Nankatsu.

Berdampingan dengan cerita utama, kamu juga bisa menikmati Side Scenario dan Link Scenario. Misalnya di Side Scenario, kamu bisa melihat lebih detail cerita club club SMA, seperti gimana perjalanan tim Toho menuju final, gimana Hyuga cedera, dan lain-lain.

Kalau untuk LINK Scenario biasanya untuk karakter buatan kamu berinteraksi dengan karakter yang berhubungan di line cerita utama yang sama. Misal di awal, karakter buatan saya berinteraksi dengan Tsubasa, lalu setelah itu mendapatkan kemampuan Drive Shot milik Tsubasa setelah belajar dengannya.

Namun yang membuat saya kecewa adalah Side Scenario dan Link Scenario ini tidak memberikan tantangan apapun. Padahal ditulisannya terdapat kata kata “Episode Challenge”. Ternyata kamu coba ngobrol dan melihat cerita aja. Walaupun ini bagus untuk mengetahui universe Tsubasa lebih luas, tapi yang udah berekspetasi jadi kecewa.

Ini juga menurut saya berpengaruh pada pacing cerita utama yang sebagian besar memang porsinya lebih banyak cerita daripada bertanding itu sendiri. Kamu dari Main, Side, dan Link, cuma di Main Story kamu bertandingan dan terdapat tantangan tertentu untuk menang dan mendapatkan skill tertentu jika berhasil menyelasaikan tantangannya.

Kostumisasi Karakter Bejibun

Masih meneruskan hal yang sama seperti seri pertamanya, Captain Tsuabsa 2: World Fighter juga memiliki mekanisme kostumisasi karakter sejak awal jalan cerita. Tapi ada perbedaan yang cukup signifikan dari seri pertama yang cuma sekedar ngikut, di seri keduanya ini kamu seperti harus “build” karakter kamu tergantung posisi yang dipilih.

Misal kamu striker, artinya kamu harus bisa mengatur semua skill dengan baik seperti Shot, Aerial Shot, Tackle. Ini akan mempengaruhi gimana karakter kamu bertanding. Seperti ada tendangan yang memiliki power tinggi tapi arahnya gampang ditebak, atau tendatangan yang lebih pelan, tapi memiliki arah tendangan yang lebih sulit ditebak.

Kamu gelandang? Skill nya beda, ada berbagai skill ngoper yang jenisnya beda-beda juga. Kamu kiper? Skill nya juga beda, ada Miracle Saves bermacam macam. Jadi intinya build karakter disini bebas tergantung posisi, tidak lagi ditentukan jalan cerita.

Setiap skill juga memiliki rarity nya, semakin tinggi biasanya memiliki stats yang lebih kuat. Jurus jurus tertentu juga memiliki label Unique, ini biasanya memiliki animasi spesial seperti Falcon Shot atau Tiger Shot miliki Hyuga. Ini juga termasuk pass, tackle, atau saves.

Berbicara soal kostumisasi, mode Player Edit memberikan kebebasan yang cukup luas buat mengatur karakter sesuai keinginan. Bagian wajah bisa diutak-atik cukup detail, mulai dari bentuk mata, wajah, pipi, sampai pilihan gaya rambut yang jumlahnya banyak banget. Bahkan ada beberapa bagian rambut yang terinspirasi dari karakter asli di seri Captain Tsubasa, jadi kamu bisa bikin karakter yang mirip wajah familiar atau sekalian menciptakan bintang sepak bola dengan tampilan sendiri.

Yang paling langsung terasa memang pilihan gaya rambutnya yang bejibun. Opsinya jauh lebih banyak dari yang dibayangkan, jadi bikin karakter di sini bukan sekadar pilih beberapa preset lalu selesai. Masih merasa kurang? Ada pilihan tambahan yang bisa dibeli lewat Item Shop menggunakan currency yang bisa didapat setiap kali selesai bertanding.

Gameplay – Kiper yang Butuh Skill

Seperti yang sudah saya sebutkan pada sesi preview sebelumnya, perbedaan yang cukup signifikan adalah gimana kamu menendang dan mengendalikan kiper. Kali ini udah bukan sekedar adu kuat karakter, tapi juga seberapa jago kamu dalam nyerang dan bertahan. Kita mulai bahas dari shoting dan saving dulu, karena memang ini yang sering terjadi.

Pertama, ketika kamu shooting, entah menggunakan jurus atau tidak, ketika kamu shoot, kamu bisa memilih arah bola dari enam arah berbeda. Di sisi lain, pemain yang bertahan harus menebak arah tembakan tersebut dan menentukan ke mana kipernya bakal melompat.

Kalau kiper berhasil menebak arah tembakan meski cuma sedikit tepat, bakal terjadi Normal Save. Dalam kondisi ini, kiper masih bisa menahan bola dan staminanya cuma berkurang sedikit.

Jika Bad Save bisa berkurang drastis dan berujung gol (kalau staminanya udah abis banget). Bahkan, gawang bisa beneran jebol atau bahkan bola menghancurkan adboard. Kalau ini kejadian, terdapat “Break” yang artinya Base Stamina kiper kamu akan berkurang buat kedepannya karena kena mental, lol.

Nah, jika kamu bisa mendapatkan Perfect Save, maka stamina kiper hanya akan berkurang sedikit. Bahkan, jika stamina kiper kamu abis dan Perfect Save, kamu akan tetap bisa menyelamatkan gawang, nah menurut saya disini serunya.

Meskipun deskripsi resminya kiper harus memprediksi arah tembakan, tapi sebenernya itu bukan prediksi. Kamu sebagai kiper bisa melihat “arah tembakannya” misalnya ketika musuh shooting bolanya datang dari pojok kiri atas, ya tinggal pilih pojok kiri atas ketika saving. Namun, bolanya emang begitu cepat, jadi nebaknya harus cepet juga.

Selain itu, ada juga Miracle Save. Kiper-kiper kuat seperti Wakabayashi atau Wakasimatsu memiliki jurus ini. Biasanya bisa di trigger ketika stamina kiper benar-benar sedikit. Setiap kiper memiliki kondisi yang berbeda untuk mengaktifkannya.

Gameplay – Shooting yang Biasa Saja

Nah, makanya ini ngaruh ke pembahasan kita sebelumnya dimana karakter memiliki jurus shooting yang beda-beda. Misalnya Flying Drive Shot si Tsubasa yang sangat sulit ditebak arahnya, tapi powernya gak begitu tinggi, sementara jurus Hyuga seperti Neo Tiger Shot kuat banget, tapi arah tembakannya lebih murah diprediksi.

Menurut saya dari shooting ini tidak ada spesial, dalam artian kamu harus pintar pintar dalam menambak saja. Pertama, jangan sampai shooting ketika ada lawan didepan, karena tembakannya berpotensi diblok musuh, terutama ketika pemain bertahan mereka memiliki Super Gauge Move yang terisi.

Selain itu, kamu juga harus pinter menggunakan Super Move. Misalnya, kamu bisa spam tembakan dengan jurus biasa terlebih dahulu biar kiper staminanya abis. Lalu menggunakan Super Move ketika staminanya sudah mulai sekarat, dan berpotensi nge-break lawan.

Sama seperti Miracle Save, ada juga fitur Miracle Shot. Seperti tendangan bareng antara Tsubasa dan Hyuga atau Tsubasa dan Misaki. Syaratnya bisa berbeda beda tergantung pemain, seperti misalnya kedua pemain harus memiliki 100% Super Move Gauge dan lain-lain.

Gameplay – Chain System Bikin Pertandingan Greget Terus

Dribble melewati lawan, aktifkan S-Move, lalu sambungkan berbagai aksi sebelum menembak untuk meningkatkan Chain Level! Semakin tinggi Chain Level, semakin besar kekuatan tembakan dan semakin cepat juga waktu charge-nya.

Tapi hati-hati, kalau kehilangan bola, Chain Level bakal berpindah ke lawan. Sistem ini bikin pertandingan jadi makin menegangkan karena peluang menyerang dan situasi berbahaya bisa berubah dengan sangat cepat.

Gameplay – Tackle & Passing yang Jengkelin

Keluhan kami sebenarnya masih sama seperti saat sesi preview sebelumnya. Sistem merebut bola kadang bisa terasa cukup bikin frustrasi, walaupun sebenarnya bukan berarti sistemnya jelek.

Pemain bisa melakukan tackle biasa atau menahan tombol untuk melakukan tackle yang lebih kuat lewat command berbeda. Menariknya, kedua aksi ini punya sistem counter masing-masing. Kalau kamu melakukan tackle lebih dulu lalu lawan merespons dengan aksi counter yang tepat, lawan bakal memenangkan duel tersebut. Begitu juga sebaliknya. Jadi, timing benar-benar penting di sini.

Aturan yang sama juga berlaku saat menyerang. Kalau terlalu cepat melakukan dribble dan lawan berhasil membaca lalu memberikan respons yang tepat, kamu tetap bisa kehilangan bola, meskipun karakter yang digunakan punya statistik jauh lebih kuat. Jadinya, duel satu lawan satu terasa seperti sistem batu-gunting-kertas, di mana membaca gerakan lawan sama pentingnya dengan memahami kemampuan tim sendiri.

Ada beberapa momen ketika kami terus-terusan salah menebak sampai rasanya cukup bikin kesal. Tapi di sisi lain, adu prediksi seperti ini justru menghasilkan beberapa momen paling seru selama pertandingan. Begitu kedua pemain sudah sama-sama paham sistemnya, setiap duel satu lawan satu bisa terasa jauh lebih intens dan menegangkan.

Lalu untuk passing alias mengoper bola, ini juga sebenernya agak bikin frustasi karena saya sering salah ngoper meskipun sudah mengarahkan dengan benar. Bola disini gampang banget terpotong oleh lawan karena hanya memiliki satu arah ke pemain, kita tidak bebas mengarahkannya, saya tau ini agar lebih gampang bola mengarah ke teman, tapi akan lebih baik jika ada opsi advanced agar bisa mengarahkan operan bola lebih bebas.

Karena mengoper bola sangat sulit dan membuat frustasi, jujur aja saya lebih sering menghantam lawan daripada ngoper, karena lebih gampang dan bisa meningkatkan chain level, sementara ngoper bola biasa tidak, dan gak terlihat keren. (Kecuali jurus ngoper, itu baru keren, itu doang)

Offline Match & Roster yang Lebih Luas

Di luar story campaign, game ini juga punya mode Offline Match. Kamu bebas memilih dari 22 tim nasional, 5 tim klub, dan beberapa tim SMA. Totalnya ada 33 tim yang bisa dimainkan, jauh lebih banyak dibandingkan seri pertamanya yang cuma punya 21 tim.

Menariknya, untuk perwakilan Asia Tenggara, kita akhirnya bisa memainkan Timnas Thailand dan Indonesia. Jadi buat pemain Indonesia, tentu ada kepuasan tersendiri bisa turun ke lapangan menggunakan Timnas sendiri.

Mode ini bisa dimainkan single-player melawan AI maupun local multiplayer. Ada juga pilihan untuk mengaktifkan atau mematikan aturan Golden Goal. Kalau bermain melawan AI, tersedia tiga tingkat kesulitan, yaitu Easy, Normal, dan Hard. Menurut kami, sebaiknya langsung main minimal di Hard, karena Easy rasanya seperti main sendirian, sementara Normal juga masih terasa terlalu gampang.

Yang perlu kami puji dari seri terbarunya gak cuma dari sisi jumlah tim yang bisa dimainkan saja, melain dari sisi jumlah karakter ada 110 karakter, dan gerakan atau jurus jurus yang bisa kamu cobain ada sekitar 330 jurus. Artinya dari sisi jumlah tim, karakter, dan jurus, jauh meningkat dibanding seri pertamanya.

Ada Multiplayer Kompetitif

Untuk mode multiplayer, seperti biasa, kamu bisa sekedar quick play untuk sekedar fun bermain dengan pemain lain atau Ranked Mode. Nah, Ranked Mode disini seperti biasa kamu bisa manjat dengan mengalahkan lawan terus-menerus. Setiap akhir musim kamu akan mendapatkan reward sesuai dengan peringkat kamu.

Kamu juga bisa sekedar melakukan private match dengan teman kamu dengan cara mengundangnya. Namun kami sudah melihat menu Item Shop. Yang artinya nanti arah multiplayernya bisa terlihat dari segi kostumiasi karakter, bola, uniform, tema main menu, dan lain-lain.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Captain Tsubasa 2: World Fighters terasa seperti evolusi yang cukup signifikan dari Rise of New Champions. Ceritanya sekarang punya skala internasional yang jauh lebih besar, kostumisasi karakter makin dalam, sementara jumlah karakter, skill, dan tim yang bertambah bikin kontennya terasa jauh lebih kaya dibandingkan seri sebelumnya.

Sistem tembakan dan kiper yang baru juga bikin pertandingan terasa lebih mengandalkan skill, terutama berkat directional shot, Perfect Save, Miracle Save, dan Chain System. Sayangnya, sistem passing masih terkadang bikin frustrasi, sementara mekanisme tackle dan dribble sangat bergantung pada timing dan kemampuan membaca lawan. Seru kalau berhasil menebak dengan benar, tapi juga bisa bikin kesal kalau terus-terusan salah.

Masalah terbesar kami justru ada di pacing. Side Scenario dan Link Scenario memang memberikan banyak cerita tambahan soal dunia Captain Tsubasa, tapi sebagian besar cuma berisi percakapan tanpa tantangan yang berarti. Meski begitu, dengan kostumisasi karakter yang lebih dalam, konten lebih banyak, dan mekanisme pertandingan yang makin matang, World Fighters tetap terasa sebagai langkah maju yang solid untuk seri ini.

Captain Tsubasa 2: World Fighters akan dirilis pada 27 Agustus untuk PlayStaion 5, Xbox Series, Nintendo Switch dan juga PC melalui Steam. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Captain Tsubasa 2: World Fighters

7 Score

PROS

  • Build dan kostumisasi karakter jauh lebih dalam.
  • Mekanisme shooting dan kiper sekarang lebih mengandalkan skill.
  • Rosternya bejibun dengan 33 tim, 110 karakter, dan 330 jurus.
  • Chain System dan Miracle Moves bikin pertandingan makin seru.

CONS

  • Side dan Link Scenario tidak punya tantangan yang berarti.
  • Pacing cerita terkadang lambat dan kebanyakan dialog.
  • Sistem passing terasa terbatas dan kadang bikin frustrasi.
  • Mekanisme tackle dan dribble terlalu bergantung pada tebak-tebakan.

Review Breakdown

  • 7 0
Tags: Captain Tsubasa 2: World FightersReview
ShareTweetShare
Previous Post

Overwatch Rush Akan Masuki Fase Soft Launch Sebentar Lagi, Termasuk di Indonesia!

Related Posts

Blizzard resmi mengumumkan kalau Overwatch Rush rencananya akan masuki fase soft launch di Asia Tenggara pada akhir Agustus
Android

Overwatch Rush Akan Masuki Fase Soft Launch Sebentar Lagi, Termasuk di Indonesia!

August 26, 2026
Sekarang, untuk pertama kalinya Elden Ring akhirnya mampir ke platform Nintendo lewat Elden Ring: Tarnished Edition.
Konsol

Review ELDEN RING: Tarnished Edition di Switch 2 – Portable Tapi Banyak Kompromi

Kami nyobain Dragon's Dogma 2: Dark Arisen lewat hands-on sekitar satu jam di PlayStation 5, ditambah sekitar 15 menit di Nintendo Switch 2.
Konsol

Nyobain Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen – Ekspansi Besar dengan Boss yang Mengerikan

August 26, 2026
TiMi Studio Group melepas trailer baru Monster Hunter Outlanders di gamescom Opening Night Live yang memamerkan Elder Dragon originalnya
Android

Monster Hunter Outlanders Perkenalkan Elder Dragon Original Bernama “Ruger Aidal”

August 26, 2026
Transport Fever 3 Bagi Detail Paket Penjualan dan Kepastian Jadwal Rilis
Berita

Transport Fever 3 Bagi Detail Paket Penjualan dan Kepastian Jadwal Rilis

August 26, 2026
Remedy Entertainment ikut meramaikan gamescom Opening Night Live 2026 dengan pameran trailer baru CONTROL Resonant
Berita

CONTROL Resonant Lepas Trailer Baru dengan Iringan Lagu Ikonik The Prodigy

August 26, 2026

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Akses pendaftaran Closed Beta pertama untuk Astrae Oratio kini sudah dibuka sampai batas waktu 21 September

Astrae Oratio Akhirnya Buka Pendaftaran Closed Beta Pertama

by Fadhil
August 19, 2026
0

Akses pendaftaran Closed Beta pertama untuk Astrae Oratio kini sudah dibuka sampai batas waktu 21 September.

Salah satu asset memancing di NTE ternyata masih punya watermark Doubao, chatbot AI populer asal China buatan ByteDance.

NTE Ketahuan Pakai Gambar AI Gratisan, Watermark Masih Nempel

by Taufik
August 19, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) baru saja kedatangan update 1.3 yang membawa area baru, termasuk spot memancing dan ikan-ikan baru yang...

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code JoJo's Bizarre Adventure: Golden Spirit.

JoJo’s Bizarre Adventure: Golden Spirit Redeem Code – Reward Gratis

by Taufik
August 14, 2026
0

JoJo's Bizarre Adventure: Golden Spirit adalah game mobile resmi JoJo yang menghadirkan karakter dari Phantom Blood sampai Stone Ocean dan...

Game monster-catching RPG open-world free-to-play Aniimo akhirnya punya tanggal rilis. Hadir bulan depan di banyak platform.

Game Monster-Catching Aniimo Rilis 16 September, Bisa Main Gratis

by Taufik
August 13, 2026
0

Game monster-catching RPG open-world free-to-play Aniimo akhirnya punya tanggal rilis. Game ini bakal meluncur pada 16 September 2026 untuk PS5,...

MINTROCKET sudah mengonfirmasi kalau DAVE THE DIVER akan rilis di Android dan iOS pada 17 September mendatang

Game Indie Populer DAVE THE DIVER Akan Rilis di Android dan iOS Bulan Depan!

by Fadhil
August 13, 2026
0

MINTROCKET sudah mengonfirmasi kalau DAVE THE DIVER akan rilis di Android dan iOS pada 17 September mendatang.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd