Tokyo Game Show 2026 menjadi kesempatan pertama bagi para pemain untuk mencoba langsung Tales of Eternia Remastered. Dalam sesi hands-on selama 30 menit, kami diajak menjelajahi dungeon hingga akhirnya berhadapan dengan Undine sebagai boss. Sebagai versi remaster dari JRPG klasik, pertanyaan utamanya tentu adalah seberapa banyak perubahan yang diberikan untuk menyesuaikannya dengan pemain di masa kini.
Dari apa yang kami lihat, perubahan pada gameplay inti ternyata tidak terlalu signifikan. Fokus utamanya justru berada pada berbagai fitur quality-of-life yang membuat game ini lebih nyaman dimainkan, terutama bagi mereka yang belum pernah memainkan JRPG lawas. Sementara itu, mereka yang ingin merasakan pengalaman klasik tetap bisa mengembalikan tampilan game ke versi original kapan saja.
Tempo Permainan Kini Lebih Cepat
Salah satu perubahan yang paling terasa selama preview adalah tempo permainan yang kini jauh lebih cepat. Pertarungan bisa dipercepat, termasuk saat menggunakan mode AUTO. Fitur ini sangat membantu ketika menghadapi musuh biasa yang tidak lagi membutuhkan banyak perhatian.
Saat berada di luar pertarungan, kamu juga bisa menggunakan opsi high-speed movement untuk menjelajahi area dengan lebih cepat. Dengan kombinasi tersebut, Tales of Eternia Remastered terasa lebih gesit dibandingkan JRPG lawas pada umumnya. Ada pula Boost Function yang bisa diaktifkan melalui menu, sehingga kamu memiliki lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan tempo permainan sesuai keinginan.

Dari sisi eksplorasi dungeon, struktur dasarnya masih sama seperti versi original. Kamu tetap harus menyusuri area, mencari jalan menuju tujuan berikutnya, dan menghadapi musuh di sepanjang perjalanan. Bedanya, kini game memberikan lebih banyak bantuan saat navigasi. Tujuan utama cerita ditandai dengan ikon tanda seru berwarna kuning, sementara item berharga memiliki ikon bintang. Jarak menuju titik-titik tersebut juga bisa ditampilkan. Event dengan batas waktu, serta lokasi untuk mempelajari skill atau teknik baru, turut memiliki indikatornya sendiri.
Semua bantuan tersebut bisa dimatikan jika kamu ingin menjelajah tanpa petunjuk tambahan. Tapi bagi yang hanya ingin mengikuti cerita tanpa harus menghabiskan waktu mencari jalan, fitur-fitur ini membuat proses navigasi jauh lebih praktis.
Combat Tetap Familiar, tapi Lebih Ramah
Combat masih terasa seperti Tales of Eternia yang dikenal fans versi original. Bedanya, berbagai fitur baru membuat pertarungan berulang terasa lebih ringan. Mode AUTO bisa dipercepat, yang sangat berguna saat melawan musuh-musuh lemah yang sudah berkali-kali dikalahkan. Kamu juga bisa langsung mengulang pertarungan biasa setelah kalah atau mengalami game over.

Fitur tersebut semakin nyaman berkat sistem autosave baru. Progress akan tersimpan ketika kamuberpindah map atau menyelesaikan event tertentu. Ada pula Quick Recovery yang memungkinkan seluruh anggota party memulihkan HP dan status mereka sekaligus dalam satu tindakan. Dengan begitu, kamu tidak perlu terus-menerus masuk ke menu hanya untuk memulihkan kondisi party setelah pertarungan.
Bisa Berganti Antara Visual Remastered dan Original
Salah satu fitur yang cukup menarik dalam preview adalah kemampuan untuk berganti antara tampilan Remastered dan Original kapan saja. Kamu bisa langsung membandingkan visual yang telah diperbarui dengan tampilan aslinya tanpa harus mengubah pengaturan secara permanen. Pilihan serupa juga tersedia untuk sound effect, dengan versi Remastered dan Original yang bisa digunakan sesuai keinginan.

Fitur ini tentunya menjadi tambahan menarik bagi fans lama karena mereka bisa melihat langsung perbedaan antara kedua versi tersebut. Pada saat yang sama, pendatang baru baru tetap bisa menikmati seluruh peningkatan visual dan audio yang ditawarkan versi remaster.
Selain itu, versi lengkap game juga menghadirkan sejumlah fitur yang membantumu memahami berbagai aspek permainan. Ada button guide, tips, serta bagian Help khusus yang bisa digunakan ketika kamu membutuhkan informasi tambahan. Subtitle juga ditambahkan untuk skit movie, beberapa mini-game, serta sejumlah voice line dalam combat. Berbagai tambahan ini tidak mengubah gameplay dasarnya, tetapi membuat Tales of Eternia lebih mudah diikuti bagi mereka yang baru pertama kali memainkannya.

Remaster ini juga memiliki sejumlah fitur tambahan untuk mereka yang ingin melanjutkan permainan setelah menyelesaikan petualangan utama. Skit Player memungkinkan kamu melihat kembali berbagai skit kapan saja, sementara Sound Player menyediakan akses ke musik dan audio dari game.
Bagi yang ingin melakukan playthrough berikutnya, carry-over data tersedia mulai dari playthrough kedua. Kamu bisa membawa berbagai data seperti informasi karakter, skill, item, lens, recipe, command, hingga data ensiklopedia. Difficulty Mania juga sudah tersedia sejak playthrough pertama, sedangkan difficulty Unknown baru terbuka mulai playthrough kedua.
Selain itu, Nereid’s Labyrinth juga bisa diakses sejak playthrough pertama setelah kamu mencapai Balir Castle. Dengan berbagai tambahan tersebut, ada cukup banyak konten yang bisa dinikmati di luar perjalanan utama.
Impresi Sejauh Ini
Setelah mencoba Tales of Eternia Remastered selama 30 menit di Tokyo Game Show 2026, game ini terasa lebih dari sekadar remaster dengan visual yang diperbarui. Perubahan yang diberikan memang tidak mengutak-atik fondasi gameplay original, tetapi berbagai fitur baru berhasil membuat pengalaman bermain terasa lebih nyaman untuk standar saat ini.
Eksplorasi dungeon dan pertarungan melawan Undine masih menunjukkan pondasi klasiknya, sementara fitur seperti pergerakan cepat, pertarungan yang bisa dipercepat, mode AUTO, Boost Function, Quick Recovery, dan autosave mengurangi sejumlah kerepotan yang biasanya muncul saat memainkan JRPG lawas.

Pada sisi lain, fitur seperti pilihan tampilan Remastered dan Original, Skit Player, Sound Player, serta carry-over data juga memberikan beberapa tambahan yang menarik bagi fans lama. Pemain baru pun mendapatkan lebih banyak panduan dan bantuan selama bermain, sehingga mereka tidak harus menghadapi berbagai aspek game klasik ini tanpa arahan sama sekali.
Berdasarkan apa yang kami coba, Tales of Eternia Remastered tidak mencoba mengubah identitas game original secara drastis. Alih-alih, Bandai Namco memberikan banyak peningkatan kecil yang membuat pengalaman bermainnya lebih praktis dan mudah diakses. Bagi pemain baru, berbagai fitur tersebut bisa menjadi pintu masuk yang lebih nyaman ke salah satu JRPG klasik Tales. Sementara bagi fans lama, opsi untuk tetap menggunakan tampilan original memberikan pilihan untuk menikmati nostalgia tanpa harus kehilangan berbagai kenyamanan yang ditawarkan versi remaster.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post