Dua game Jepang yang sudah bertahan lebih dari satu dekade akhirnya ditutup permanen gara-gara celah keamanan serius di PHP. Di saat banyak website dan aplikasi cuma masuk maintenance sementara buat memperbaiki masalah yang sama, dua game ini ternyata sudah terlalu tua dari sisi infrastrukturnya sampai developer nggak bisa ngasih solusi yang aman.
Kasus pertama datang dari World Quest, game virtual travel yang sudah berjalan sekitar 15 tahun. Pada 21 Oktober, developernya langsung ngumumin kalau layanan game dihentikan saat itu juga. Server World Quest memakai PHP, bahasa pemrograman yang belakangan ketahuan punya celah keamanan kritis. Patch darurat sebenarnya sudah tersedia, tapi sistem game yang terlalu jadul bikin perbaikannya nggak bisa diterapkan dengan aman.
【サービス終了のお知らせ】
ワールドクエストのサーバーで使っているPHPそのものに、深刻な脆弱性が発見されたとの発表がありました。古い仕組みのため十分な対策がとれず、皆さまの情報を守るため、本日でサービスを終了いたします。突然のお知らせとなり申し訳ありません。 https://t.co/kk02ocApfJ— ワールドクエスト公式 (@w_quest_com) October 21, 2026
Karena nggak mau mengambil risiko data pemain bocor atau disalahgunakan, developer akhirnya memilih langsung mematikan server. Keputusan ini bikin banyak pemain Jepang kaget karena World Quest punya sejarah yang cukup panjang. Gamenya bahkan pernah ditutup pada 2019, lalu hidup lagi pada 2020 sebagai cara buat ngasih pengalaman jalan-jalan virtual ketika banyak orang harus tinggal di rumah selama pandemi COVID-19.
Kasus serupa kemudian terjadi pada pagi 22 Oktober lewat Please Save My Pandemonium!, mobile fantasy simulation RPG dari JAGS yang sudah berjalan lebih dari 10 tahun. Developer bilang infrastrukturnya juga sudah sangat ketinggalan zaman, sampai celah PHP tersebut nggak bisa diperbaiki dengan aman.

JAGS sebenarnya mempertimbangkan buat memindahkan gamenya ke lingkungan server yang lebih modern, tapi opsi itu juga dianggap nggak realistis. Akhirnya mereka memilih menutup game sepenuhnya daripada mengambil risiko keamanan data pemain. Developer juga minta maaf karena penutupannya datang mendadak dan berterima kasih ke pemain yang sudah bertahan bareng mereka selama lebih dari satu dekade.
Sementara itu, beberapa game Jepang besar lain yang sempat masuk emergency maintenance gara-gara kekhawatiran serupa mulai kembali normal. Judul seperti Umamusume: Pretty Derby dan Granblue Fantasy termasuk yang sempat terdampak, tapi karena infrastrukturnya masih memungkinkan buat diperbaiki, layanan mereka bisa dilanjutkan. Dua game lama tadi sayangnya nggak seberuntung itu dan akhirnya benar-benar tutup.
Sumber: Automaton
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post