gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Nyobain Monster Hunter Wilds: Ascendance – Gunlance, Hammer, dan Teostra Kembali

Taufik by Taufik
November 6, 2026
in Nintendo Switch 2, PC, PlayStation 5, Review, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Selama ajang gamescom asia x Thailand Game Show 2026, kami mendapat kesempatan untuk menjajal langsung Monster Hunter Wilds: Ascendance.

Selama ajang gamescom asia x Thailand Game Show 2026, kami mendapat kesempatan untuk menjajal langsung Monster Hunter Wilds: Ascendance.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Selama ajang gamescom asia x Thailand Game Show 2026, kami mendapat kesempatan untuk menjajal langsung Monster Hunter Wilds: Ascendance. Meski waktu bermainnya cuma sekitar 20 menit, demo kali ini memberikan kesempatan buat kembali berhadapan dengan salah satu Elder Dragon yang cukup ikonik, yaitu Teostra.

Dalam sesi ini, kami mencoba dua senjata berbeda, yaitu Hammer dan Gunlance. Walaupun waktunya belum cukup buat mengeksplorasi semua mekanik baru secara mendalam, setidaknya kami sudah bisa merasakan bagaimana kedua senjata tersebut dimainkan dengan kehadiran sistem Boost yang baru.

Hammer, Makin Lincah Buat Mengejar Monster!

Senjata pertama yang kami coba adalah Hammer. Salah satu hal yang paling terasa selama pertarungan adalah bagaimana kami harus terus bergerak dan mengejar Teostra buat mencari kesempatan menyerang yang tepat. Apalagi monster ini cukup sering berpindah posisi, sehingga kami harus pintar mencari celah buat memberikan serangan.

Hammer sendiri masih menawarkan sensasi combat dengan serangan berat yang sangat memuaskan. Setiap pukulannya tetap terasa kuat, tetapi sekarang ada tambahan sistem Boost yang membuat moveset senjata ini jadi semakin menarik. Ketika Boost diaktifkan, linked action yang muncul di pojok kanan atas layar akan berubah menjadi kuning, sehingga pemain bisa lebih mudah mengetahui kapan serangan yang sudah diperkuat tersebut tersedia.

Perubahan visual ini memang terbilang kecil, tetapi cukup membantu selama pertarungan. Apalagi ketika sedang sibuk menghadapi monster yang terus bergerak, indikator tersebut membuat pemain lebih gampang mengetahui kapan mereka bisa memanfaatkan serangan tambahan dari sistem Boost.

Salah satu perubahan terbesar yang kami rasakan ketika menggunakan Hammer justru datang dari mobilitas tambahan berkat Boost Bracer. Seperti yang sudah diketahui, Hammer merupakan senjata yang cenderung lambat, sehingga mengejar monster dengan pergerakan cepat seperti Teostra terkadang bisa cukup merepotkan. Namun, kehadiran Boost Bracer memberikan opsi pergerakan tambahan yang memungkinkan hunter mendekati monster dengan lebih cepat dan terus memberikan tekanan.

Ketika Boost aktif, linked action di pojok kanan atas juga akan berubah menjadi kuning sebagai tanda bahwa aksi yang sudah diperkuat bisa digunakan. Dengan tambahan ini, Hammer terasa jauh lebih fleksibel dari segi mobilitas. Pemain jadi punya lebih banyak kesempatan buat mengejar monster dan melancarkan serangan berat, daripada harus terus kesulitan mengejar target yang selalu berpindah tempat.

Gunlance, Pertahanan Kuat yang Sangat Membantu

Setelah mencoba Hammer, kami kemudian beralih menggunakan Gunlance. Dibandingkan Hammer, senjata ini menawarkan gaya bermain yang cukup berbeda, terutama dari segi pertahanan. Kalau Hammer lebih mengandalkan pergerakan untuk mencari kesempatan menyerang, Gunlance justru memberikan rasa aman berkat kemampuan bertahannya yang sangat kuat.

Hal yang paling menarik perhatian kami adalah kemampuan guarding dari Gunlance yang terasa sangat solid. Ketika menghadapi monster sekuat Teostra, kemampuan menahan berbagai serangan menggunakan shield benar-benar membantu. Kami bisa tetap mempertahankan posisi tanpa harus terus menghindar, sekaligus mencari celah yang tepat buat melakukan counterattack.

Buat pemain yang lebih suka bermain defensif dan tidak ingin terus mengejar monster seperti ketika menggunakan Hammer, Gunlance terasa sebagai pilihan yang sangat menarik. Pertahanannya yang kuat memungkinkan pemain menghadapi serangan monster dengan lebih percaya diri, sambil menunggu kesempatan yang tepat buat kembali menyerang.

Teostra Kembali dengan Pola Serangan Baru

Teostra akhirnya kembali muncul di Monster Hunter Wilds: Ascendance, tetapi Elder Dragon yang satu ini tidak cuma membawa moveset lamanya. Ada beberapa pola serangan baru yang membuat pertarungannya terasa sedikit berbeda, terutama buat pemain yang sudah cukup familier menghadapi Teostra dari seri sebelumnya.

Salah satu serangan barunya adalah double foreleg slam yang cukup kuat. Menariknya, Teostra sekarang juga bisa mengubah arah tubuh ketika melakukan serangan tersebut, sehingga pemain yang mencoba bergerak ke sisi sampingnya belum tentu bisa menghindar dengan mudah. Mekanik ini membuat kami harus lebih berhati-hati dalam menentukan posisi, karena Teostra masih bisa mengikuti pergerakan hunter ketika sedang menyerang.

Pertarungan kali ini juga berlangsung di Oilwell Basin, sebuah area dengan lumpur minyak di sekitarnya yang membuat situasi semakin menantang. Kondisi lingkungan tersebut bisa mempersulit pemain ketika mencoba kabur dari berbagai serangan eksplosif Teostra. Dengan tambahan pola serangan baru dan kondisi arena seperti ini, Elder Dragon tersebut punya beberapa kejutan yang membuat pertarungannya tetap menantang meskipun sudah cukup familier.

Kesan Pertama

Dengan waktu bermain yang cuma sekitar 20 menit, tentu masih ada banyak hal dari Monster Hunter Wilds: Ascendance yang belum sempat kami eksplorasi. Namun, kesempatan buat kembali melawan Teostra sambil mencoba Hammer dan Gunlance sudah cukup memberikan gambaran awal mengenai beberapa tambahan baru dalam sistem combat ekspansi ini.

Kehadiran sistem Boost juga terlihat cukup menarik, terutama karena memberikan kesempatan buat setiap senjata mengembangkan moveset yang sudah ada. Dari pengalaman kami menggunakan Hammer, tambahan mobilitas melalui Boost Bracer terasa cukup membantu ketika menghadapi monster yang terus bergerak. Sementara itu, Gunlance tetap menjadi senjata dengan pertahanan kuat yang cocok buat pemain dengan gaya bermain lebih defensif.

Meski sesi preview kali ini masih sangat singkat, pengalaman tersebut sudah cukup membuat kami penasaran dengan berbagai tambahan lain yang ditawarkan ekspansi ini. Tentunya kami juga tidak sabar buat kembali menjajal Monster Hunter Wilds: Ascendance dengan waktu bermain yang lebih panjang dan mengeksplorasi semua mekanik barunya secara lebih mendalam.

Monster Hunter Wilds: Ascendance akan dirilis pada tahun 2027. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Monster Hunter Wilds: AscendancePreview
ShareTweetShare
Previous Post

Fate/Grand Order Kini Resmi Tembus 100 Juta Download

Next Post

Persona 4 Revival Tembus 2 Juta Wishlist, Kalahkan Rekor Persona 3 Reload dan Metaphor: ReFantazio di Periode yang Sama

Related Posts

Laporan keuangan terbaru SEGA mengungkap jumlah wishlist Persona 4 Revival yang mencapai rekor fantastis dibanding beberapa judul lain
Berita

Persona 4 Revival Tembus 2 Juta Wishlist, Kalahkan Rekor Persona 3 Reload dan Metaphor: ReFantazio di Periode yang Sama

November 6, 2026
Update terbaru Nier: Automata di Steam malah bikin ukuran gamenya membengkak parah, dari sekitar 50 GB jadi 366 GB.
Berita

Update Baru Nier: Automata Bikin Ukuran Game Bengkak dari 50 GB Jadi 366 GB

November 6, 2026
Honkai: Nexus Anima akan mengadakan satu lagi sesi closed beta sebelum persiapan rilis penuhnya yang dijadwalkan pada musim semi 2027
Android

Honkai: Nexus Anima Siapkan Sesi Closed Beta Terakhir Jelang Rilisnya di Awal 2027

November 5, 2026
Pokémon Pokopia DLC 'Expansion Pass Part 2: Dazzling Decorations' kini sudah tetapkan jadwal rilis pada 9 Desember mendatang
Berita

Pokémon Pokopia DLC ‘Expansion Pass Part 2: Dazzling Decorations’ Siap Rilis Desember Nanti

November 5, 2026
Setelah hanya sempat dirilis untuk PC dan Nintendo Switch, game co-op POPUCOM dari Hypergryph sebentar lagi siap sambangi PS5
Berita

Hypergryph Akhirnya Siap Rilis POPUCOM di PlayStation 5 Sebentar Lagi

November 5, 2026
Santa Monica Studio resmi menunda God of War Laufey selama sekitar tiga bulan lamanya ke bulan Mei 2027 mendatang.
Berita

God of War Laufey Resmi Ditunda ke Mei 2027

November 5, 2026
Next Post
Laporan keuangan terbaru SEGA mengungkap jumlah wishlist Persona 4 Revival yang mencapai rekor fantastis dibanding beberapa judul lain

Persona 4 Revival Tembus 2 Juta Wishlist, Kalahkan Rekor Persona 3 Reload dan Metaphor: ReFantazio di Periode yang Sama

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Honkai: Nexus Anima akan mengadakan satu lagi sesi closed beta sebelum persiapan rilis penuhnya yang dijadwalkan pada musim semi 2027

Honkai: Nexus Anima Siapkan Sesi Closed Beta Terakhir Jelang Rilisnya di Awal 2027

by Fadhil
November 5, 2026
0

Honkai: Nexus Anima akan mengadakan satu lagi sesi closed beta sebelum persiapan rilis penuhnya yang dijadwalkan pada musim semi 2027.

Silver Palace kini sudah mendapat kepastian jadwal rilis di platform konsol, mobile, dan PC pada pertengahan Desember 2026

Silver Palace Akhirnya Siap Rilis Desember Nanti di Semua Wilayah

by Fadhil
November 2, 2026
0

Silver Palace kini sudah mendapat kepastian jadwal rilis di platform konsol, mobile, dan PC pada pertengahan Desember 2026.

HoYoverse beri konfirmasi jadwal rilis Petit Planet yang jatuh pada 4 Desember mendatang di platform Android, iOS, dan PC

Petit Planet Siap Rilis Awal Desember Nanti di Mobile dan PC

by Fadhil
October 30, 2026
0

HoYoverse beri konfirmasi jadwal rilis Petit Planet yang jatuh pada 4 Desember mendatang di platform Android, iOS, dan PC.

Com2uS baru saja mengumumkan game Idle RPG Destiny: Child Assemble yang rencananya akan rilis di paruh pertama 2027

Destiny Child: Assemble Diumumkan Sebagai Idle RPG Baru dengan Target Rilis 2027

by Fadhil
October 28, 2026
0

Com2uS baru saja mengumumkan game Idle RPG Destiny: Child Assemble yang rencananya akan rilis di paruh pertama 2027.

Mulai hari ini Bandai Namco sudah membuka akses pra-registrasi Digimon Alysion di Google Play dan App Store

Digimon Alysion Akhirnya Buka Pra-Registrasi, Game Kartu Digimon Terbaru untuk Mobile!

by Fadhil
October 28, 2026
0

Mulai hari ini Bandai Namco sudah membuka akses pra-registrasi Digimon Alysion di Google Play dan App Store.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd