Selama ajang gamescom asia x Thailand Game Show 2026, kami mendapat kesempatan untuk menjajal langsung Monster Hunter Wilds: Ascendance. Meski waktu bermainnya cuma sekitar 20 menit, demo kali ini memberikan kesempatan buat kembali berhadapan dengan salah satu Elder Dragon yang cukup ikonik, yaitu Teostra.
Dalam sesi ini, kami mencoba dua senjata berbeda, yaitu Hammer dan Gunlance. Walaupun waktunya belum cukup buat mengeksplorasi semua mekanik baru secara mendalam, setidaknya kami sudah bisa merasakan bagaimana kedua senjata tersebut dimainkan dengan kehadiran sistem Boost yang baru.
Hammer, Makin Lincah Buat Mengejar Monster!

Senjata pertama yang kami coba adalah Hammer. Salah satu hal yang paling terasa selama pertarungan adalah bagaimana kami harus terus bergerak dan mengejar Teostra buat mencari kesempatan menyerang yang tepat. Apalagi monster ini cukup sering berpindah posisi, sehingga kami harus pintar mencari celah buat memberikan serangan.
Hammer sendiri masih menawarkan sensasi combat dengan serangan berat yang sangat memuaskan. Setiap pukulannya tetap terasa kuat, tetapi sekarang ada tambahan sistem Boost yang membuat moveset senjata ini jadi semakin menarik. Ketika Boost diaktifkan, linked action yang muncul di pojok kanan atas layar akan berubah menjadi kuning, sehingga pemain bisa lebih mudah mengetahui kapan serangan yang sudah diperkuat tersebut tersedia.

Perubahan visual ini memang terbilang kecil, tetapi cukup membantu selama pertarungan. Apalagi ketika sedang sibuk menghadapi monster yang terus bergerak, indikator tersebut membuat pemain lebih gampang mengetahui kapan mereka bisa memanfaatkan serangan tambahan dari sistem Boost.
Salah satu perubahan terbesar yang kami rasakan ketika menggunakan Hammer justru datang dari mobilitas tambahan berkat Boost Bracer. Seperti yang sudah diketahui, Hammer merupakan senjata yang cenderung lambat, sehingga mengejar monster dengan pergerakan cepat seperti Teostra terkadang bisa cukup merepotkan. Namun, kehadiran Boost Bracer memberikan opsi pergerakan tambahan yang memungkinkan hunter mendekati monster dengan lebih cepat dan terus memberikan tekanan.

Ketika Boost aktif, linked action di pojok kanan atas juga akan berubah menjadi kuning sebagai tanda bahwa aksi yang sudah diperkuat bisa digunakan. Dengan tambahan ini, Hammer terasa jauh lebih fleksibel dari segi mobilitas. Pemain jadi punya lebih banyak kesempatan buat mengejar monster dan melancarkan serangan berat, daripada harus terus kesulitan mengejar target yang selalu berpindah tempat.
Gunlance, Pertahanan Kuat yang Sangat Membantu

Setelah mencoba Hammer, kami kemudian beralih menggunakan Gunlance. Dibandingkan Hammer, senjata ini menawarkan gaya bermain yang cukup berbeda, terutama dari segi pertahanan. Kalau Hammer lebih mengandalkan pergerakan untuk mencari kesempatan menyerang, Gunlance justru memberikan rasa aman berkat kemampuan bertahannya yang sangat kuat.

Hal yang paling menarik perhatian kami adalah kemampuan guarding dari Gunlance yang terasa sangat solid. Ketika menghadapi monster sekuat Teostra, kemampuan menahan berbagai serangan menggunakan shield benar-benar membantu. Kami bisa tetap mempertahankan posisi tanpa harus terus menghindar, sekaligus mencari celah yang tepat buat melakukan counterattack.

Buat pemain yang lebih suka bermain defensif dan tidak ingin terus mengejar monster seperti ketika menggunakan Hammer, Gunlance terasa sebagai pilihan yang sangat menarik. Pertahanannya yang kuat memungkinkan pemain menghadapi serangan monster dengan lebih percaya diri, sambil menunggu kesempatan yang tepat buat kembali menyerang.
Teostra Kembali dengan Pola Serangan Baru

Teostra akhirnya kembali muncul di Monster Hunter Wilds: Ascendance, tetapi Elder Dragon yang satu ini tidak cuma membawa moveset lamanya. Ada beberapa pola serangan baru yang membuat pertarungannya terasa sedikit berbeda, terutama buat pemain yang sudah cukup familier menghadapi Teostra dari seri sebelumnya.
Salah satu serangan barunya adalah double foreleg slam yang cukup kuat. Menariknya, Teostra sekarang juga bisa mengubah arah tubuh ketika melakukan serangan tersebut, sehingga pemain yang mencoba bergerak ke sisi sampingnya belum tentu bisa menghindar dengan mudah. Mekanik ini membuat kami harus lebih berhati-hati dalam menentukan posisi, karena Teostra masih bisa mengikuti pergerakan hunter ketika sedang menyerang.

Pertarungan kali ini juga berlangsung di Oilwell Basin, sebuah area dengan lumpur minyak di sekitarnya yang membuat situasi semakin menantang. Kondisi lingkungan tersebut bisa mempersulit pemain ketika mencoba kabur dari berbagai serangan eksplosif Teostra. Dengan tambahan pola serangan baru dan kondisi arena seperti ini, Elder Dragon tersebut punya beberapa kejutan yang membuat pertarungannya tetap menantang meskipun sudah cukup familier.
Kesan Pertama

Dengan waktu bermain yang cuma sekitar 20 menit, tentu masih ada banyak hal dari Monster Hunter Wilds: Ascendance yang belum sempat kami eksplorasi. Namun, kesempatan buat kembali melawan Teostra sambil mencoba Hammer dan Gunlance sudah cukup memberikan gambaran awal mengenai beberapa tambahan baru dalam sistem combat ekspansi ini.
Kehadiran sistem Boost juga terlihat cukup menarik, terutama karena memberikan kesempatan buat setiap senjata mengembangkan moveset yang sudah ada. Dari pengalaman kami menggunakan Hammer, tambahan mobilitas melalui Boost Bracer terasa cukup membantu ketika menghadapi monster yang terus bergerak. Sementara itu, Gunlance tetap menjadi senjata dengan pertahanan kuat yang cocok buat pemain dengan gaya bermain lebih defensif.
Meski sesi preview kali ini masih sangat singkat, pengalaman tersebut sudah cukup membuat kami penasaran dengan berbagai tambahan lain yang ditawarkan ekspansi ini. Tentunya kami juga tidak sabar buat kembali menjajal Monster Hunter Wilds: Ascendance dengan waktu bermain yang lebih panjang dan mengeksplorasi semua mekanik barunya secara lebih mendalam.
Monster Hunter Wilds: Ascendance akan dirilis pada tahun 2027. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post