Rencana kebangkitan Destiny Child yang sudah diumumkan sejak 2024 lalu akhirnya kembali mendapat update besar. Game gacha RPG besutan SHIFT UP yang berujung dimatikan setelah sempat bertahan 7 tahun ini telah diambil alih oleh Com2uS, di mana mereka kini menangani persiapan rilis game barunya dalam format Idle RPG yang diberi judul Destiny Child: Assemble.
Dari update baru yang dibagi, pengembangan gamenya ditangani oleh TikiTaka Studio yang merupakan studio di bawah naungan mereka. Meski sempat mengalami penundaan rilis, sepertinya game ini sudah hampir rampung, dan bagaimana mereka memantapkannya dengan konfirmasi jadwal rilis baru pada paruh pertama 2027 untuk Android dan iOS.
Announced – Destiny Child: Assemble 💛
🔹Developed by TIKITAKA STUDIO (Come2Us owned)
🔹Genre: Idle RPG / Mobile
🔸Release Date: H1 2027Based in the original IP by @SHIFTUP_Corp “Destiny Child” known for its great art style, characters and worldview. https://t.co/uHEta3WMoA
— Stellar Blade | NIKKE | Destiny Child | 🍑✨ (@ShiftUpWorld) October 27, 2026
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Com2uS juga meresmikan website serta melepas video teaser perdananya. Video tersebut menampilkan Resurrection Flower, sebuah objek penting dalam lore Destiny Child yang berkaitan dengan kemampuan menghidupkan kembali sesuatu yang sudah mati, sebuah penggambaran yang memang cocok untuk skenario kali ini tentunya.
Lalu untuk subjudul “Assemble” sendiri merujuk pada para kandidat Archfiend dari game original yang kembali berkumpul. Selain menghadirkan cerita karakter, game ini juga akan menghubungkan kisah mereka dengan sistem koleksi dan progression gameplay yang berbeda. Tapi sementara ini Com2uS belum mengungkapkan detail lebih lanjut mengenai mekanisme gameplay selain konfirmasi kalau gamenya kali ini akan dijadikan Idle RPG, jadi pengalaman bermain yang ditawarkan akan terasa lebih santai dan kasual.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post