gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Preview Closed Beta Dragon Ball: The Breakers, Menyenangkan dengan Berbagai Kekurangan!

Taufik by Taufik
December 10, 2021
in Konsol, Nintendo Switch, PC, PlayStation 4, Review, Xbox One
0
Pada artikel preview kali ini kami akan coba memberitahukan impresi kami setelah memainkan tahap closed beta dari Dragon Ball: The Breakers.

Pada artikel preview kali ini kami akan coba memberitahukan impresi kami setelah memainkan tahap closed beta dari Dragon Ball: The Breakers.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Lagi-lagi Dragon Ball mendapatkan adaptasi game terbarunya. Berbeda dengan beberapa seri sebelumnya yang mayoritas hadir dengan genre fighting sebagai basis utamanya. Game yang resmi diberinama Dragon Ball: The Breakers menitik beratkan pada kesan survival dan menjadikan multiplayer sebagai aspek utamanya. Apakah bakal sukses menarik perhatian para gamer?

Tak lama berselang setelah pengumumannya, Bandai Namco langsung mengumumkan tahap closed beta dan kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain game tersebut terlebih dahulu. Pada artikel preview kali ini kami akan coba memberitahukan impresi kami setelah memainkan tahap closed beta dari Dragon Ball: The Breakers. Mari simak!

Jalan Cerita

Untuk tahap closed beta ini, Dragon Ball: The Breakers tidak memiliki jalan cerita yang ditawarkan untuk dinikmati. Namun, melalui interview bersama sang produser – Ryosuke Hara kami menanyakan beberapa pertanyaan mengenai jalan cerita di game ini. Berikut sinopsis resminya:

Protagonisnya adalah warga biasa, yang tiba-tiba terjebak dalam sebuah fenomena aneh. Para warga biasa ini menemukan diri mereka yang sama pada sesuatu yang disebut Temporal Seam, sebuah dunia dengan waktu dan tempat yang bercampur aduk. Berbeda dengan para pahlawan ternama dari Dragon Ball, para Survivors ini tidak memiliki kekuatan super. Meski begitu, sebuah organisasi yang disebut Time Patrolers menemukan cara untuk menghentikan para penjahat yang mengancam warga dan berusaha melarikan diri dari Temporal Seam.

Sekedar informasi untuk kamu, Dragon Ball: The Breakers masih memiliki semesta yang sama seperti Dragon Ball Xenoverse dan file save dari Dragon Ball Xenoverse 2 nantinya bisa di “link” game ke game ini.

Gameplay

Dragon Ball: The Breakers mengusung konsep asymmetrical. Para pemain akan terbagi menjadi dua peran berbeda, satu seorang Reider melawan para Survivor yang berjumlah hingga 7 orang. Setiap peran memiliki tujuan yang berbeda-beda untuk meraih kemenangan. Raider sendiri adalah karakter ikonik Dragon Ball yang memiliki kekuatan super untuk membasmi para Survivor, sementara disisi lain para Survivor diharuskan untuk melakukan mengaktifkan sebuah mesin waktu untuk kabur.

Ketika memulai permainannya, para pemain akan disuruh bikin karakternya terlebih dahulu, dimana cangkupan kostumisasinya mulai dari gender, wajah, warna kulit, tipe body, outfit, dan lain-lain. Kostumisasi tersebut sangat basic tanpa adanya hal yang mewah. Sesuai ekspetasi kami karena pasti tidak akan berbeda jauh dari Dragon Ball Xenoverse.

Setelah selesai melakukan kostumisasi karakter, para pemain akan ditransfer ke sebuah lobby yang disebut Main Hub. Pada tahap beta ini belum ada banyak hal yang bisa diakses, masih terbatas pada beberapa fitur seperti Training, Shop, Character Creation, dan juga Siphone. Seharusnya akan ada lebih banyak lagi ketika sudah rilis resmi nanti.

Ketika sedang melakukan Matchmaking, kamu tidak akan “random” terpilih menjadi peran apa. Melainkan diberikan sebuah opsi untuk lebih memilih jadi Raider atau Survivor. Sebenernya adalah banyak pilihan map, namun di tahap beta ini cuma ada map Cell. Menurut kami tahap Matchmaking di game ini sangat lambat, terutama jika kamu ingin menjadi Raider.

Peran Penting Survivor

Tujuan utama para Survival sebenernya terbilang simpel, yaitu pergi dari Temporal Seam sambil menghidari teror dari Raider. Para Survivor bisa kabur dan dinyatakan menang jika berhasil mengaktifkan Super Time Machine. Sayangnya, semuanya tak mudah dilakukan begitu saja.

Untuk menggunakan Super Time Machine, pertama-pertama para Survivor perlu melengkapi Power Key ke Startup System terlebih dahulu. Setiap Power Key tersembunyi dan bisa diceri pada setiap area map. Sayangnya, sambil mengaktifkan Super Time Machine, para Survivor juga perlu melindungi Startup System yang berada di tengah map. Semakin banyak Power Key yang didapatkan, maka akan semakin cepat untuk mengaktifkannya. Jika Startup System berhasil diaktifkan, makan Super Time Machine akan aktif dan memungkinkan pemain untuk kabur dari Temporal Seam.

Namun jangan khawatir, jika Startup System dihancurkan, permainan tidak langsung berakhir. Akan ada sebuah “Beacons” yang muncul di map untuk memanggil Escape Time Marchine dimana pemain bisa kabur sendiri-sendiri. Jika para Survivor gagal melarikan diri pada waktu yang telah ditentukan, maka akan Game Over dan Raider akan menjadi pemenang.

Item, Skill, Dragon Change, dan juga Dragon Ball

Perlu diketahui game ini memiliki beberapa aspek yang perlu diperhatikan untuk para Raider berburu Survivor, atau para Survivor yang ingin bertahan hidup. Aspek tersebut adalah Item, Skill, Dragon Change, dan juga Dragon Ball.

Berbagai item bisa ditemukan disepanjang map melalui box suplai atau ketika menghancurkan objek tertentu. Weapon atau senjata berguna untuk menyerang Raider, sementara kendaraan berguna untuk mengelilingi map lebih cepat. Ada berbagai jenis item yang bisa dijumpai oleh para pemain misalnya:

  • Item yang langsung aktif ketika dipungut: Item yang bisa meningkatkan level Dragon Change misalnya.
  • Item yang disimpan di slot khusus: Item yang mencakup seperti Dragon Ball atau berbagai Radar.
  • Item yang butuh diaktifkan agar berguna: Item seperti Barrier Recovery Device atau Rocket Launcher. Bisa disimpan hingga 2 slot.
  • Zeni: Mata uang yang digunakan untuk membeli item seperti Power Charge atau Barrier Recovery dari vending machine yang tersedia di map.
  • Radar: Berbagai radar seperti Dragon, Rescue, atau Power Key. Yang masing-masing memiliki kelebihan yang berbeda sesuai dengan namanya.

Selain item, terdapat juga Skill yang perlu diperhatikan. Setiap Survivor dibekali dengan Skill untuk membantu bertahan hidup lebih mudah. Contohnya aja seperti Saiyan Pod Remote yang bisa digunakan untuk mengendarai sebuah Pod dan mendarat di area map sesuka hati. Ada juga skill yang memungkinkan Survivor berubah menjadi objek tertentu untuk mengelabuinya.

Ada juga aspek yang disebut dengan Dragon Change, dimana pemain bisa menggunakan hingga tiga Transpheres (semacam emblem) yang berisikan kekuatan Goku, Vegeta, dan lain-lain. Dragon Change memungkinkan Survivor untuk bisa menggunakan kekuatan mereka secara terbatas dan sementara. Kekuatan tersebut bisa didapatkan dengan mendapatkan Change Power melalui item misalnya.

Menurut saya, berbagai aspek di atas membuat Survivor sedikit overpower dan membuat gamenya sedikit tidak seimbang, setidaknya untuk tahap beta kali ini.

Selain berbagai aspek yang “overpower” di atas, ada lagi item yang bakal menguntungkan Survivor, yaitu Dragon Ball yang bisa ditemukan di berbagai area map. Survivor bisa mengumpulkannya hingga 7 Dragon Ball. Jika sudah terkumpul, mereka bisa meminta berbagai hal seperti meningkatkan power Dragon Change. Raider juga bisa mendapatkannya, namun permintaannya terbatas seperti minta di heal atau ke tahap evolusi selanjutnya.

Peran Penting Survivor

Berbeda dengan Survivor yang memiliki rekan tim, Raider disini sendirian dan memang memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menyingkirkan para Survivor. Tujuan utamanya tentu saja membasmi para Survivor sebelum mereka kabur menggunakan mesin waktu. Jika berhasil menghabisinya, maka Raider memenangkan pertandingan dan permainan selesai.

Raider disini untungnya cukup kuat untuk mengimbangi para Survivor yang memiliki lebih banyak benefit. Misalnya ketika kamu berhasil menjatuhkan seorang Survivor hingga HP yang dimilikinya 0, mereka akan bisa dibangkitkan lagi. Untungnya, disini terdapat finishing move yang memungkinkan Raider untuk menghabisi Survivor seutuhnya.

Skill dan Evolution Untuk Survivor

Raider tidak akan langsung perkasa di awal permainan. Mereka memiliki tahap evolusi yang harus digapai sepanjang permainan untuk membuka skill yang powerfull. Contohnya adalah Cell akan akan bermula sebagai Larva terlebih dahulu dan harus meningkatkan gauge evolusinya ke 1st From, 2nd Form, hingga Perfect Form dengan membantau para Survivor atau para NPC di sekitar map.

Pada setiap form atau tahap evolusi, Raider akan secara perlahan mendapatkan skill-skill terbaik mereka yang lebih powerfull. Misalnya mendapatkan Ki Detection yang mampu mendeteksi para Survivar di sekitar map, atau bahkan menggunakan skill overpower seperti Perfect Kamehameha.

Reward dan Kesan Repetitif yang Ditawarkan

Kamu bakal tetap mendapatkan reward meskipun kalah atau menang, namun tentu saja kamu bakal medapatkan reward yang lebih banyak jika berhasil memenangkan permainan. Kamu bisa mendapatkan berbagai hal seperti EXP Poin untuk meningkatkan level Survivor atau Raiden yang bisa digunakan meningkatkan level skill misalnya. Terdapat juga Super Warrior Spirits yang bisa digunakan di menu Training atau Zeni yang adalah mata uang di game ini.

Kualitas Grafis dan Performa

Jika kamu berharap game ini memiliki kualitas grafis AAA, sepertinya kamu bakal kecewa banget. Secara keseluruhan, satu-satunya aspek visual yang positif adalah dibagian cutscene pada opening di game ini. Sepanjang saya memainkan gamenya, ada berbagai environment seperti pegunungan, sungai, rumah-rumah, dan berbagai objek lainnya, namun hampir semua yang ditawrkan di game ini yang berbau visual tidak ada kesan mewah yang ditawarkan.

Saya sendiri memainkannya di PC dengan settingan maksimal, hal tersebut tidak membantu dan gamenya masih terlihat “biasa aja” untuk sebuah game yang diadaptasi dari sebuah franchise besar seperti Dragon Ball. Animasi bertarung dan berbagai pergerakan pergerakan karakter juga rada tidak mulus. Jangan berharap game ini memiliki animasi sebaik DBZ: Kakarot. Kami masih sedikit memakluminya karena ini masih tahap closed beta awal banget.

Kesimpulan

Seperti yang sudah diketahui bahwa Dragon Ball: The Breakers menawarkan konsep yang sangat berbeda dibanding game-game pendahulunya. Kali ini mereka bertaruh pada konsep baru yang menjadikan asymmetrical sebagai basis utamanya, serta menekankan pada aspek multiplayer.

Menurut saya, konsep asymmetrical dan Dragon Ball cocok dimasukan bersama dalam sebuah game. Konsep tersebut cukup menarik, dimana para Survivor atau warga biasa dituntut untuk kabur dari kejaran para Raider atau manusia super yang memiliki kekuatan luar biasa. Para warga atau manusia biasa tidak sepenuhnya lemah dan bisa kabur dari ancaman para villain tersebut.

Namun, jika kamu adalah fans animenya dan berharap akan ada berbagai pertarungan yang flashy dan sengit sepertinya jangan berharap banyak. Gameplay yang ditawarkan terkesan membosankan dan repetitif untuk ukuran sebuah game Dragon Ball yang dikenal sebagai game bertarung yang membabi buta. Apalagi, kualitas grafis di game ini juga cukup buruk yang membuatnya tidak memiliki hal yang menonjol disamping membawa nama Dragon Ball.

Disisi lain saya cukup mengapresiasi upaya Bandai Namco untuk membawa nama Dragon Ball dengan sebuah adaptasi game yang berbeda dan berani keluar dari zona nyaman mereka. Meskipun sejauh ini pada tahap closed beta sudah terlihat sedikit mengecewakan. Semoga aja ada banyak aspek yang diperbaiki ketika rilis resmi nanti. Secara garis besar gamenya cukup menyenangkan dan dapat dinikmati untuk semua kalangan gamer.

Dragon Ball: The Breakers akan rilis pada tahun 2022 mendatang tanpa jadwal yang pasti untuk PlayStation 4, Xbox One, Switch, dan juga PC serta kompatibel untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Bandai Namco EntertainmentClosed BetaDragon Ball: The BreakersPreview
ShareTweetShare
Previous Post

Konser Online Meriah ‘Sony Music AnimeSongs’ Siap Digelar Januari 2022!

Next Post

Kreator Silent Hill Umumkan Game Horror Baru – Slitterhead

Related Posts

Halaman resmi Persona 4 Revival di Xbox Store telah mencantumkan rating ESRB jelang beberapa hari sebelum pengadaan Xbox Games Showcase
Berita

Persona 4 Revival Resmi Dapatkan Rating Mature 17+

June 4, 2026
Pengumuman God of War Laufey di State of Play kemarin memang langsung jadi bahan perbincangan dan belom ada jadwal rilis.
Berita

Jadwal Rilis God of War Laufey Dikabarkan Tidak Akan Lama

June 4, 2026
ILL akhirnya mendapat jadwal rilis resmi. Developer Team Clout mengonfirmasi bahwa game survival horror ini akan meluncur pada tahun 2027.
Berita

ILL Dipastikan Rilis 2027, Horor Sadis dengan Monster yang Ngeri

June 3, 2026
Silent Hill: Townfall akhirnya resmi mendapat tanggal rilis. Konami, Annapurna Interactive, dan Screen Burn Interactive mengumumkan.
Berita

Silent Hill: Townfall Dipastikan Rilis 24 September

June 3, 2026
Bandai Namco melepas trailer baru Ace Combat 8: Wings of Theve yang ikut memberi konfirmasi jadwal rilis pada awal Oktober 2026
Berita

Ace Combat 8: Wings of Theve Kembali Dipamerkan dan Konfirmasi Jadwal Rilis

June 3, 2026
Amazon Games bersama Crystal Dynamics dan Flying Wild Hog berbagi detail Tomb Raider: Legacy of Atlantis dengan jadwal rilis di 2027
Berita

Tomb Raider: Legacy of Atlantis Ditunda Rilisnya ke Awal 2027

June 3, 2026
Next Post
Kreator Silent Hill Umumkan Game Horror Baru – Slitterhead

Kreator Silent Hill Umumkan Game Horror Baru - Slitterhead

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game.

Pendiri Zynga Sebut Developer Jangan Takut Meniru Game Lain yang Sudah Terbukti Sukses

by Taufik
June 4, 2026
0

Pendiri Zynga, Mark Pincus, punya pendapat yang mungkin bakal memancing perdebatan di kalangan developer game. Menurutnya, developer seharusnya tidak terlalu...

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile

Pokémon Champions Tetapkan Jadwal Rilis untuk Versi Android dan iOS

by Fadhil
June 4, 2026
0

Menyusul rilisnya di Nintendo Switch, kini Pokémon Champions sudah dalam tahap persiapan untuk tiba di platform mobile.

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik

DIGIMON UP Kembali Dipamerkan, Pra-Registrasi Sudah Tembus 500 Ribu Pemain!

by Fadhil
June 2, 2026
0

Game mobile DIGIMON UP berhasil mencapai milestone pra-registrasi baru yang diikuti campaign susulan dengan lebih banyak reward menarik.

TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game baru.

TV Tokyo Tegaskan Naruto Bakal Dapat Game yang Lebih Niat

by Taufik
June 2, 2026
0

Ada kabar menarik buat fans Naruto. TV TOKYO Holdings mulai memberi sinyal kalau franchise Naruto kemungkinan bakal mendapatkan beberapa game...

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings versi global. Mari simak detailnya!

Preview Honor of Kings: World Global versi Alpha Test — Terasa Menjanjikan dan Penuh Potensi

by Taufik
May 26, 2026
0

Akhirnya kami dapat kesempatan buat nyobain langsung Alpha Test global Honor of Kings: World, game open-world terbaru dari TiMi Studio...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd