gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review HyperX Cloud Core Wireless, Cukup Solid Tanpa Kesan Istimewa

Taufik by Taufik
July 19, 2022
in Gaming Gear, Review
0
HyperX Cloud Core Wireless diklaim sebagai headset yang solid dengan mobilitas terbaik hingga kualitas suara yang bagus. Simak review kami!

HyperX Cloud Core Wireless diklaim sebagai headset yang solid dengan mobilitas terbaik hingga kualitas suara yang bagus. Simak review kami!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Berbicara mengenai salah satu gaming gear paling penting, entah untuk apapun perangkat gaming yang digunakan, headset sangat berperan untuk kepuasan dan pengalaman bermain game yang lebih baik karena pada dasarnya suara sangat berperan dalam penilaian baik atau buruknya sebuah game.  HyperX belum lama ini telah merilis headset gaming terbarunya – Cloud Core Wireless.

HyperX Cloud Core Wireless diklaim sebagai headset gaming dengan suara yang menakjubkan, kenyamanan yang luar biasa, hingga mobilitas dengan konektivitas wireless sebagai basis utamanya. Apakah memang benar seperti itu? Kami mendapatkan kesempatan untuk review headset gaming tersebut dan akan kami tumpahkan impresinya di artikel ini. Mari simak!

Desain yang Difokuskan Pada Kenyamanan dan Mobilitas

Sebagai sebuah headset gaming nirkabel,  HyperX Cloud Core Wireless benar-benar menonjolkan kelebihannya pada hal kenyamanan dan mobilitas. Satu hal yang kami sadari mengenai hal tersebut adalah bagian mic yang bisa dicopot dan pasang, serta USB yang menjadi pilihan opsional jika kamu tak ingin menggunakan konektivitas nirkabel.

Untuk bagian frame yang dimilikinya menggunakan bahan alumunium yang menurut kami terkesan sangat enteng, tidak terasa berat ketika dipakai. Desain alumunium disini memang tidak terkesan murahan seperti headset gaming pada umumnya yang jika dipakai berlama-lama membuat kepala lelah menggunakannya.

Fitur utama dibagian desainnya ada juga dibagian Memory Foam yang digunakan. Bahannya sangat lembut dan memantul ketika dipakai, saya menggunakannya non-stop selama 5 jam dan tidak terasa sakit apapun dibagian kepala. Pada bagian earcup serasa sedikit tidak nyaman untuk penggunaan pertama, tetapi selanjutnya kuping akan beradaptasi dan tidak terasa sakit setelahnya.

Sebagai seorang pria yang memiliki ukuran kepala yang besar, headset gaming ini terasa sedikit rada sempit. Saya perlu mengatur ekstension ukurannya hingga ke ukuran terbesar agar nyaman menggunakannya. Akan lebih baik jika mereka memberikan opsi ukuran yang sedikit lebih besar lagi.

Karena desain yang menurut kami terasa ringan dan compact, mengejutkannya headset ini masih bisa banget menahan suara masuk dari luar. Jadi, pengalaman gaming atau sekedar menonton film terasa cukup imersif karena akan berfokus pada suara yang dihasilkan tersebut.

Kualitas Suara yang Bagus Tapi Tak Terasa Istimewa

HyperX Cloud Core Wireless menggunakan driver 53mm. Kualitas suara yang dihasilkan cukup bagus, namun tak ada kesan istimewa. Bassnya tidak terlalu kuat, kelebihannya ada dibagian suara yang terasa clean dan bersih dengan sedikit noise, untuk suara yang tak terlalu membutuhkan bass cukup enak didengerin.

Sebagai sebuah headset gaming, ada fitur stereo yang cukup krusial dan kami bisa mendengarkan jejak kaki yang sangat jelas ketika menggunakan headset ini saat dipakai memainkan game shooter kompetitif. Kami juga bisa mendengar arah suara yang masuk dengan jelas.

Sebenarnya untuk masalah bass dan kenyamanan kualitas suara lainnya bisa diakali karena headset ini mendukung DTS X, dimana pengguna bisa mengatur suara melalui aplikasi third-party agar sesuai dengan kenyamanan masing-masing. Tapi menurut kami akan jauh lebih bagus jika suaranya memang sudah sangat bagus out of the box, tidak cuma sekedar jernih saja.

Mic yang Jernih

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, HyperX Cloud Core Wireless memiliki mic yang bisa dicopot pasang. Untuk kualitasnya menurut kami sudah sangat baik meskipun tanpa filter. Suara yang dihasilkan terasa sangat jernuh tanpa noice yang menganggu. Bahkan suara kipas jika ada didekatmu tidak akan kedengaran. Selain bisa dicopot pasang, bisa juga dimatikan dengan tombol.

Ketahanan Baterai yang Biasa Saja

Menurut kami ketahanan baterai di HyperX Cloud Core Wireless terbilang saja. Headset ini cuma bisa bertahan sekitar 20 jam saja, dan menyebalkannya lagi membutuhkan waktu hingga 3 jam untuk bisa kembali terisi penuh. Ketahanan dan kecepatan mengisi baterai seperti itu menurut kami kurang cocok untuk gamer hardcore yang rutin memainkan game kompetitif. Untungnya diberikan opsi konektivitas USB jika tak ingin menggunakan nirkabel.

Bagian menariknya, kamu bisa melihat indikasi status betarai melalui headset tersebut secara langsung melalui LED yang sudah disediakan. Jika warna LED hijau terang, berarti masih terisa 90% – 100%, jika kedip pelan-pelan berarti tersisa 15% – 90%, dan juga sudah berwarna merah berarti sudah di bawah 15%. Ada juga fitur mati otomatis jika tak digunakan selama 30 menit lebih.

Kesimpulan

Sebagai sebuah headset gaming, sebenarnya kami tidak memiliki ekspetasi yang tinggi untuk HyperX Cloud Core Wireless. Jika ditanya kualitasnya secara keseluruhan, headset gaming tersebut solid dalam artian sudah cukup baik untuk digunakan sehari-hari bermain game. Kualitas suara yang bagus, mic yang jernih, hingga desain yang akan membuatmu nyaman menggunakannya.

Namun, “bagus” bukan berarti istimewa. Masih ada beberapa kekurangan misalnya ukurannya yang rada sempit untuk pria yang ukuran kepalanya besar, hingga ketahanan baterai yang masih kurang memadai jika kamu adalah gamer hardcore kompetitif yang bisa seharian lebih bermain game.

HyperX Cloud Core dibanderol dengan harga USD 69.99 atau sekitar IDR 1 Jutaan. Jangan lupa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Gaming GearHeadsetHyperX Cloud Core WirelessReview
ShareTweetShare
Previous Post

Sesuai Prediksi, Film Seri Resident Evil Versi Netflix Didominasi Review Negatif

Next Post

Apa yang Terjadi dengan Blue Protocol? Membisunya Game MMORPG Anime Bandai Namco

Related Posts

Seri terbarunya, Echoes of Aincrad, yang dikembangkan oleh Game Studio, mencoba menghadirkan pengalaman action RPG yang lebih dalam.
Konsol

Review Echoes of Aincrad – Setidaknya Bukan Game SAO Terburuk

July 9, 2026
Kami dapat kesempatan menjajal The Blood of Dawnwalker selama sekitar empat jam yang langsung memperlihatkan keseruannya.
Berita

Nyobain The Blood of Dawnwalker – Jadi Vampir di RPG Open World yang Masif!

July 8, 2026
Witchspire mencoba masuk ke persaingan game survival crafting dengan pendekatan yang sedikit berbeda dan seru.
PC

Review Witchspire Early Access – Jadi Penyihir di Game Survival Crafting Ternyata Seru

Kami mendapat kesempatan untuk mengikuti sesi hands-off preview untuk melihat langsung DOOM: The Dark Ages - Revelations.
Konsol

Preview DOOM: The Dark Ages – Revelations: DLC Masif yang Bikin Makin Brutal dan Cerita Makin Gelap

July 1, 2026
Simak review terbaru kami untuk Final Fantasy VII Rebirth versi Nintendo Switch 2 yang kembali menawarkan kualitas port jempolan
Konsol

Review Final Fantasy VII Rebirth (Nintendo Switch 2) – Port yang Mengesankan dan Cukup Stabil!

Devil May Cry 5, yang akhirnya resmi menyambangi konsol hybrid terbaru dari Nintendo ini dengan Devil May Cry 5: Devil Hunter Edition.
Konsol

Review Devil May Cry 5: Devil Hunter Edition Switch 2 – Port yang Hampir Sempurna

Next Post
Mengintip lebih dalam soal status Blue Protocol saat ini dan perkiraan rencana seperti apa yang akan disiapkan untuknya

Apa yang Terjadi dengan Blue Protocol? Membisunya Game MMORPG Anime Bandai Namco

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd