gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Destroy All Humans! 2 Reprobed – Jadi Alien Itu Menyenangkan!

Taufik by Taufik
August 26, 2022
in Konsol, PC, PlayStation 5, Review, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Destroy All Humans! 2 Reprobed menjanjikan kegilaan yang sama dan melanjutkan kisah Crypto menginvasi bumi. Simak review kami selengkapnya!

Destroy All Humans! 2 Reprobed menjanjikan kegilaan yang sama dan melanjutkan kisah Crypto menginvasi bumi. Simak review kami selengkapnya!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Game gila yang memberikan kebebsan para pemainnya memang sangat digandrungi belakangan ini, tidak mengherankan jika seri klasik seperti Destroy All Humans! bisa begitu disukai oleh para gamer, bahkan hingga berlanjut ke seri remake. Tidak mengherankan jika THQ Nordic tertarik untuk melanjutkannya dan bakal merilis Destroy All Humans! 2 Reprobed.

Destroy All Humans! 2 Reprobed menjanjikan kegilaan yang sama dan melanjutkan kisah Crypto menginvasi bumi. Yang menjadi pertanyaan, apakah game tersebut akan tetap seru meski tanpa menjual nilai nostalgia? Kami sendiri sudah mencicipi game tersebut dan Destroy All Humans! 2 Reprobed akan kami review melalui artikel ini. Mari simak!

Jalan Cerita Lanjutan

Sekuelnya akan kembali menjadikan Crypto sebagai protagonis yang bakal mengacaukan bumi. Dengan latar belakang tahun 60an dimana manusia masih terlihat lemah, alien menginvasi dengan senjata berteknologi canggih seperti Meteor Shower misalnya. Manusia dijadikan “bahan” untuk perkembangan teknologi alien yang lebih maju kala itu.

Kamu disini akan bales dendam dengan badan intelijen rahasia atau yang biasa disebut dengan KGB yang menghancurkan UFO yang kamu miliki dan mengganggu proses invasi ke bumi. Jalan ceritanya pada seri kedua ini menurut kami terasa lebih original. Tapi kami sarankan buat yang ingin bermain sekuelnya ini mesti memainkan seri pertamanya agar bisa memahami konteks secara keseluruhan.

Open-World yang Kurang Bebas

Meskipun digembar-gemborkan memiliki dunia yang luas untuk dijelajah, Destroy All Humans 2 bukan sepenuhnya game open-world, mungkin kami lebih tepatnya menyebutnya free-roam. Karena pada kebanyakan quest atau misi yang dijalankan kamu tidak akan “bebas” sepenuhnya, akan ada sebuah batasan jelajah hingga  waktu yang terbatas. Oh ya, ketika sedang eksplorasi menggunakan UFO, kamu tidak bisa mendarat disembarang tempat dan hanya bisa dilokasi-lokasi yang sudah ditentukan.

Mungkin memang ada sisi mengapa game tersebut masih layak disebut sebagai game open-world. Misalnya ketika sedang tidak menjalankan misi, kamu bisa dengan bebas menjelejahi dunianya tanpa batasan, menghabisi manusia lalu mengambil DNA untuk bahan upgrade berbagai kekuatan dan penelitian.  Ada juga semacam UFO agar menejelahi dunianya jadi lebih luwes, lengkap dengan pelengkapan senjata untuk membantai atau sekedar mengganggui manusia.

Sebagian alien yang menginvasi bumi, kamu tidak bebas menjelejahi bumi begitu saja. Setiap kali dilihat oleh manusia, maka mereka akan berteriak lalu memanggil polisi bahkan militer jika sudah parah mengganggunya. Ada beberapa skill tertentu agar tidak ketahuan, misalnya menggunakan “teknologi” menghilang, atau menghapus ingatan orang yang melihatmu.

Watch Dogs versi Alien?

Crypto sang protagonis yang kamu kendalikan akan memiliki berbagai kemampuan yang tentu saja sangat overpower, terutama dalam melawan manusia-manusia biasa. Kamu bisa menghapus ingatan di otaknya jika tak sengaja melihatmu berkeliaran, membaca pikirannya, bahkan “meledakan” kepalanya, hingga meniru dan menyamar sebagai manusia agar bisa berbaur.

Ada berbagai kemampuan unik lainnya seperti telekenesis untuk mengangkat atau melemparkan berbagai objek kesana kemari. Ada berbagai senjata yang nantinya akan diberikan seiring jalannya permainan dan setiap senjata, tools, atau kekuatan yang diberikan tersebut bisa di upgrade misalnya untuk meningkatkan durasi atau damage. Gameplaynya menurut kami terkesan simpel, gampang, dan menyenangkan disaat yang bersamaan.

Ada Lokal Multiplayer

Tidak mesti bermain sendirian, Destroy All Humans 2 juga bisa dimainin bareng bersama temanmu melalui fitur local multiplayernya. Bukan pakai satu screen bareng-bareng, tapi menggunakan konsep split-screen yang menurut kami justru malah kurang nyaman. Game dengan dunia yang terbuka seperti ini lebih cocok digabungkan dalam satu layar dibanding split-screen.

Kamu bisa menggunakan keyboard dan mouse untuk memainkannya. Tapi kami tidak menyarankannya, tapi lebih baik menggunakan kontroler berupa gamepad misalnya. Karena kontrol yang ditawarkan terasa lebih optimal dan smooth dibanding mouse dan keyboard yang terkesan ribet.

Kesimpulan

Kami  memang tidak pernah berekspetasi game ini bakal memiliki kualitas yang wah. Namun ketika mencicipinya, secara garis besar Destroy All Humans 2 adalah game yang cukup solid, simpel, mudah dicerna, namun “fun” disaat yang sama. Kamu bisa bereksplorasi sambil menggila sebagai alien dengan kemampuan overpower melawan manusia yang masih tak berdaya.

Tapi dari sisi eksplorasi masih ada berbagai kebatasan yang membuatnya terkesan “kurang open-world” dan lebih ke arah free roam. Tidak bisa mendaratkan UFO secara bebas, batasan eksplorasi saat misi, menjadi kekurangannya. Bagi kamu yang mencari jalan cerita diluar nalar juga sepertinya ini bukan game yang tepat, karena beberapa hal disini begitu linear.

Destroy All Humans! 2 Reprobed sendiri akan dirilis pada 30 Agustus mendatang untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S dan PC melalui Steam, Epic Games Store dan GOG.com. Jika tertarik kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Destroy All Humans! 2 Reprobed

7.5 Score

PROS

  • Gameplay yang smooth, simpel, dan fun
  • Ada local multiplayer

CONS

  • Open-World yang kurang bebas

Review Breakdown

  • 7.5 0
Tags: Destroy All Humans! 2 ReprobedReviewTHQ Nordic
ShareTweetShare
Previous Post

Review Rabbids: Party of Legends – Contoh Game Co-Op Kasual yang Harus Dihindari!

Next Post

Armed Fantasia dan Penny Blood Diumumkan, Suksesor Seri JRPG Legendaris Wild Arms dan Shadow Hearts!

Related Posts

BlackJack Studio berbagi ragam detail baru Langrisser: Sea of Sword termasuk penampakan gameplay perdana yang memukau
Android

Game Gacha ‘Langrisser: Sea of Sword’ Bagi Detail dan Penampakan Gameplay Perdana

July 22, 2026
Namun, mantan penulis Valve yang ikut mengerjakan Left 4 Dead, Chet Faliszek, punya pandangan yang cukup berbeda.
Berita

Mantan Karyawan Valve Sebut PlayStation Tinggalkan Disc Fisik Bukan Salah Sony, Tapi Karena Pilihan Pemain

July 22, 2026
Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
The Blood of Dawnwalker, RPG bertema vampir, dipastikan akan dirilis dalam bentuk disc yang berisi keseluruhan.
Berita

The Blood of Dawnwalker Dipastikan Punya Full Data di Disc, Tanpa Denuvo

July 21, 2026
Next Post
Armed Fantasia: To the End of the Wilderness dan Penny Blood akan segera memulai kampanye pendanaan Double Kickstarter

Armed Fantasia dan Penny Blood Diumumkan, Suksesor Seri JRPG Legendaris Wild Arms dan Shadow Hearts!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd