gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Monster Hunter Stories Remastered – Disempurnakan Untuk Para Casual

Taufik by Taufik
June 26, 2024
in Konsol, Nintendo Switch, PC, PlayStation 4, PlayStation 5
0
Review Monster Hunter Stories Remastered – Disempurnakan Untuk Para Casual
Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Tentu Monster Hunter Stories telah menjadi andalan Capcom untuk menjangkau lebih banyak gamer kasual dengan tingkat kesulitan yang lebih gampang,jalan cerita yang menarik, namun tetap mempertahankan gameplay yang khas. Belum lagi dengan tambahan mekanisme koleksi yang membuatnya menarik untuk terus dimainkan sampai dengan komplit.

Kami mendapatkan kesempatan memainkan Monster Hunter Stories Remastered dan mengulasnya melalui artikel ini. Apakah “remaster” tersebut membuat perbedaan yang signifikan? Mari simak artikelnya!

Jalan Cerita

Berlatar belakang dunia yang hidup dalam alam semesta Monster Hunter yang lebih luas, game ini mengisahkan seorang Penunggang Monster muda yang memulai petualangan untuk mengumpulkan dan menjalin ikatan dengan makhluk-makhluk yang dikenal sebagai “Monsties.” Narasi dimulai di sebuah desa di mana sang protagonis, bersama dengan teman-temannya Lilia dan Shuval, menemukan telur misterius yang menetas menjadi monster yang unik. Peristiwa ini menjadi awal dari sebuah perjalanan yang penuh dengan eksplorasi, penemuan, dan pertempuran.

Ceritanya ditujukan untuk audiens yang lebih muda tetapi tidak berarti tertutup dari momen emosional yang lebih dalam, seperti konsekuensi tragis dari serangan Nargacuga di awal permainan. Momen-momen ini menambahkan lapisan kedalaman dan keterlibatan pada plot, menjadikannya lebih dari sekadar kisah petualangan sederhana.

Saya pribadi cukup kecewa karena mereka tidak menambahkan fitur QoL seperti melewatkan dialog di sini, meskipun mereka memiliki fungsi melewatkan cutscene. Game ini memang menjadikan “cerita” sebagai nilai jual utamanya, namun bagi sebagian gamer, fitur skip mungkin penting.

Gameplay yang Lebih Ramah

Monster Hunter Stories Remastered memperkenalkan peningkatan yang meningkatkan pengalaman secara keseluruhan. Game ini berbasis turn-based yang mengingatkan pada permainan gunting batu-kertas, di mana pemain memilih antara serangan Power, Speed, dan Technique. Setiap jenis memiliki kekuatan dan kelemahan terhadap yang lain, menambahkan elemen strategis dalam pertempuran. Berhasil memilih serangan yang tepat akan meningkatkan Kinship Gauge, yang memungkinkan serangan gabungan yang kuat dengan Monstie Anda.

Game ini menekankan eksplorasi dan koleksi, dengan pemain menjelajahi berbagai lingkungan untuk menemukan telur monster. Telur-telur ini dapat ditetaskan kembali di desa untuk menambahkan Monstie baru ke dalam tim. Setiap Monstie memiliki kemampuan dan jurus yang unik, sehingga memungkinkan adanya beragam strategi. Keseruan menemukan dan menetaskan Monstie baru merupakan bagian penting dari pesona game ini.

Sebagai orang yang hanya pernah memainkan Monster Hunter di seri World dan Rise, saya cukup terhibur dengan gameplay kasual di Monster Hunter Stories. Tidak menegangkan, kalau mati bisa bangkit lagi, sama sekali tidak membosankan. Gameplaynya memang ditujukan untuk mereka yang ingin masuk ke dunia Monster Hunter.

Peningkatan Visual dan Audio

Salah satu fitur yang menonjol dari remaster ini adalah perombakan grafis. Visualnya lebih tajam dan lebih hidup, dengan model karakter dan lingkungan yang lebih baik yang menghembuskan kehidupan baru ke dalam permainan. Meskipun beberapa animasi mungkin masih terasa agak kuno, presentasi keseluruhannya telah ditingkatkan secara signifikan, membuat dunia Monster Hunter Stories menjadi lebih imersif dan asik dimainkan.

Menurut saya, model karakter menampilkan tekstur yang lebih detail dan animasi yang lebih halus. Ekspresi wajah dan gerakannya lebih mengalir, membuat interaksi antar karakter lebih hidup dan menarik. Saya bermain di grafis yang maksimal dan membuat saya lupa kalau ini adalah game 3DS.

Animasi pertarungan dan efek khusus juga telah menerima peningkatan. Kinship Skills dan serangan khusus lainnya lebih spektakuler secara visual, dengan efek partikel yang disempurnakan dan animasi yang lebih halus yang membuat pertarungan menjadi lebih seru dan memuaskan.

Penambahan pengisi suara lengkap dalam bahasa Inggris dan Jepang menghadirkan dimensi baru pada penceritaan. Peningkatan ini membuat narasi lebih menarik dan mudah diakses, memberikan sentuhan modern pada game. Menurut saya sebagai sebuah game yang berfokus pada jalan cerita, ini adalah penambahan yang sangat signifikan dan positif.

Ada Musium

Monster Hunter Stories Remastered memperkenalkan fitur baru yang disebut Museum Mode, yang memperkaya pengalaman bermain game dengan memberikan lore dan konten tambahan yang sebelumnya tidak tersedia di luar Jepang. Mode ini dirancang untuk menarik para pemain baru dan penggemar lama, menawarkan penyelaman yang lebih dalam ke dalam dunia Monster Hunter.

Mode Museum pada dasarnya adalah tempat penyimpanan konten tambahan, yang menampilkan koleksi pengetahuan, artwork, dan informasi di balik layar yang meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap dunianya.

Fitur Menarik Lainnya

Perbedaan dari Monster Hunter Stories Remastered adalah bahwa game ini lebih mudah dimainkan daripada game Monster Hunter utama. Pemain dapat “cart” (gagal) tiga kali sebelum game over, dan bahkan kemudian, mereka dapat memulai kembali tanpa kehilangan progress, menjadikannya pengalaman yang lebih santai dan menyenangkan. Orientasi ramah anak ini memastikan bahwa game ini dapat didekati oleh pemain yang lebih muda sambil tetap memberikan tantangan yang cukup bagi penggemar yang lebih tua.

Interface pengguna telah diperbarui agar sesuai dengan standar modern. Menu menjadi lebih jelas dan intuitif, membuat navigasi menjadi lebih mudah bagi para pemain. Desain UI yang diperbarui melengkapi peningkatan grafis secara keseluruhan, memberikan pengalaman yang mulus mulai dari menjelajahi dunia hingga mengelola Monster dan equipment.

Kesimpulan

Singkatnya, Monster Hunter Stories Remastered berhasil membawa game klasik yang dicintai ke dalam era game modern. Dengan visual yang disempurnakan, pengisi suara yang lengkap, dan konten tambahan, game ini menawarkan pengalaman yang kaya dan menarik. Baik kamu pendatang baru dalam seri ini atau veteran yang menikmati seri aslinya, remaster ini merupakan tambahan yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang bermain game.

Monster Hunter Stories Remastered bisa dimainkan untuk PlayStation 4, Switch, dan juga PC melalui Steam. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Monster Hunter Stories Remastered

8.5 Score

PROS

  • Visual yang lebih tajam
  • Jalan cerita sudah full voice acting
  • Gameplay yang lebih kasual
  • Adanya Museum Mode

CONS

  • Kekurangan QoL seperti skip dialog

Review Breakdown

  • 8.5 0
Tags: CapcomMonster Hunter Stories RemasteredReview
ShareTweetShare
Previous Post

GUNDAM NEXT FUTURE PAVILION 2025 Akan Bawa Pameran Patung Raksasa RX-78F00 Gundam

Next Post

Ternyata Palworld Belum Pernah Dituntut Oleh Nintendo

Related Posts

BlackJack Studio berbagi ragam detail baru Langrisser: Sea of Sword termasuk penampakan gameplay perdana yang memukau
Android

Game Gacha ‘Langrisser: Sea of Sword’ Bagi Detail dan Penampakan Gameplay Perdana

July 22, 2026
Namun, mantan penulis Valve yang ikut mengerjakan Left 4 Dead, Chet Faliszek, punya pandangan yang cukup berbeda.
Berita

Mantan Karyawan Valve Sebut PlayStation Tinggalkan Disc Fisik Bukan Salah Sony, Tapi Karena Pilihan Pemain

July 22, 2026
Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
The Blood of Dawnwalker, RPG bertema vampir, dipastikan akan dirilis dalam bentuk disc yang berisi keseluruhan.
Berita

The Blood of Dawnwalker Dipastikan Punya Full Data di Disc, Tanpa Denuvo

July 21, 2026
Next Post
Takuro Mizobe mengatakan bahwa ancaman hukum kepada Palworld tidak pernah terjadi, baik dari pihak Nintendo maupun The Pokémon Company.

Ternyata Palworld Belum Pernah Dituntut Oleh Nintendo

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd