Mengurus sebuah game live service memang tidak mudah, terutama jika berbicara memuaskan sebagian besar pemain sambil bisa mengambil berbagai keuntungan. EA bersama Respawn Entertainment baru-baru ini telah mendapatkan kritikan pedas dari para pemainnya berkat sistem battle pass baru yang terlihat rakus dan berujung review bomb Apex Legends.
Respawn Entertainment dan EA baru-baru ini membuat perubahan signifikan pada sistem Battle Pass Apex Legends sebagai tanggapan atas kritik komunitas yang meluas. Kontroversi ini dimulai pada tanggal 8 Juli ketika struktur Battle Pass baru diperkenalkan untuk Season 22, yang langsung mendapat reaksi keras dari para pemain.

Sehubungan dengan berbagai feedback dari komunitas, Respawn mengumumkan perubahan pada struktur Battle Pass pada tanggal 24 Juli. Sang developer mengakui kritik tersebut dan menyatakan niatnya untuk meningkatkan nilai Battle Pass. Perubahan tersebut meliputi sebagai berikut:
- Mengembalikan memungkinkannya untuk membeli Premium Battle Pass dengan 950 Apex Coins.
- Menawarkan pemain kesempatan untuk membuka Premium Battle Pass selama split pertama Season 22 dengan menyelesaikan tantangan dalam game.
- Memperkenalkan tingkatan Battle Pass baru: Ultimate dan Ultimate+.

Pemain tidak dapat membeli tier Ultimate, seharga 9.99 USD, dengan Apex Coins, tetapi tier ini mencakup semua hadiah Premium plus memberikan hadiah instan berupa delapan Apex Packs dan 1.200 Crafting Materials. Tingkatan Ultimate+, seharga 19.99 USD, menawarkan keuntungan tambahan seperti double Exocitc Shards, varian skin Legendaris eksklusif, dan unlock semua Legends di game.
Pernyataan resmi Respawn menekankan komitmen mereka untuk meningkatkan sistem Battle Pass dan meminta maaf atas penanganan yang buruk pada pengumuman awal. Sang developer menyatakan bahwa pemain bisa mendapatkan Premium Battle Pass melalui split pertama Season 22 dengan menyelesaikan serangkaian tantangan dalam game yang sederhana.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post