gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Tensura ISEKAI Chronicles – Gelut dan Bangun Desa, Tidak Ada Rapat!

Taufik by Taufik
August 28, 2024
in Konsol, Nintendo Switch, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Review, Xbox One, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain Tensura ISEKAI Chronicles dan review melalui artikel ini. Mari simak artikelnya!

Kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain Tensura ISEKAI Chronicles dan review melalui artikel ini. Mari simak artikelnya!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Sudah bukan menjadi hal yang mengherankan jika anime terkenal akan mendapatkan adaptasi anime terus-menerus. Tidak cuma berbicara soal game mobile, melainkan juga game PC dan konsol. Ini yang cukup rutin dilakukan oleh Bandai Namco. Yang terbaru adalah That Time I Got Reincarnated as a Slime ISEKAI Chronicles yang belum lama ini telah dirilis.

Kami mendapatkan kesempatan untuk nyobain Tensura ISEKAI Chronicles dan review melalui artikel ini. Apakah game tersebut membosankan, atau malah menawarkan sesuatu yang unik? Mari simak artikelnya!

Persentasi Cerita yang Buruk

Alur cerita game ini dimulai dengan peristiwa awal dari anime, yang meliputi transformasi Rimuru menjadi slime, aliansinya dengan para goblin, dan pertempuran dengan ogre. Kemudian berlanjut ke pertempuran penting dalam arc Kingdom of Falmuth.

Seiring berjalannya cerita, game ini memiliki pacing yang cepat menuju peristiwa-peristiwa penting, termasuk Rimuru yang mendapatkan wujud manusia dari Shizu dan membentuk aliansi dengan goblin dan ogre, yang kemudian menjadi kijin. Aliansi ini membantu pengembangan dan perluasan desa.

Pada akhir permainan, pemain akan mencapai arc pertempuran Kingdom of Falmuth, yang mencakup sebagian besar cerita aslinya. Namun, pendekatan yang diringkas ini berarti banyak detail dan perkembangan karakter yang terlewatkan, yang mungkin mengecewakan fans yang menghargai kedalaman dan kerumitan materi sumbernya. Bahkan penyajian adegan cerita yang agak malas menggunakan visual gaya PPT dan dialog potret karakter.

Gameplay yang Simpel

Gameplay That Tensura ISEKAI Chronicles relatif mudah dipahami, berfokus terutama pada combat dari satu pertarungan ke pertarungan lainnya dan progress alur cerita utama. Segmen berbasis cerita disajikan melalui kotak dialog dan gambar statis, sering kali mengingatkan pada serial Tales of Conversation dengan potret karakter dan interaksi. Segmen-segmen ini berfungsi sebagai petunjuk bagi pemain untuk terlibat dalam pertempuran di berbagai lokasi di dalam dunia game.

Aspek penting dari game  ini melibatkan konsep dungeon crawling, yang menawarkan perpaduan antara eksplorasi dan combat. Dungeon memungkinkan pemain untuk memilih rute yang berbeda untuk pertemuan dan treasure tambahan. Meskipun sebagian besar dungeon singkat, mereka menyediakan konten yang cukup untuk menikmati beberapa pertempuran dan merasakan sistem pertarungan secara menyeluruh.

Mekanisme gameplay lainnya adalah pembangunan desa, di mana pemain menggunakan material yang dikumpulkan dari pertempuran dan treasure untuk mengembangkan dan upgrade desa. Setiap bangunan yang dibangun akan meningkatkan stats party, dan karakter mendapatkan poin exp yang dapat dialokasikan ke skill-tree untuk meningkatkan skill.

Tapi sayangnya, menurut kami aspek pembangunan desa cukup disederhanakan, kurang memiliki kedalaman strategis dan membuatnya terasa agak dangkal. Jadi buat kamu yang berharap ada mekanisme kompleks seperti politik dan rapat…. tidak ada di game ini.

Sistem Combat yang Seru

Sistem pertarungan dalam Tensura ISEKAI Chronicles bisa dibilang merupakan fitur yang paling menonjol dari game ini. Game ini menggunakan mekanisme pertarungan action real-time 2D yang bergerak cepat dan bergulir ke samping layaknya sebuah platformer, memungkinkan pemain untuk mengontrol party yang terdiri dari lima karakter – tiga anggota aktif dan dua anggota support yang dapat dipanggil.

Pertarungan melibatkan rangkaian combo untuk memaksimalkan hasil damage, dan setiap pertempuran dinilai berdasarkan damage yang dihasilkan dan jumlah kombo yang dieksekusi. Pemain dapat melakukan serangan standar yang bervariasi berdasarkan penekanan tombol dan input arah. Kemampuan khusus dapat dilengkapi, dengan efek tambahan yang dapat dibuka dengan menggabungkan input dengan perintah arah.

Setiap karakter memiliki ultimate / jurus pamungkas yang dapat dilepaskan setelah gauge terisi (misalnya, skill Predator Rimuru). Kemampuan untuk menghindar dan berpindah antar karakter menambah lapisan strategi, mendorong pemain untuk memanfaatkan sifat unik masing-masing karakter secara efektif untuk menghasilkan outpot damage yang optimal.

Tidak Komplit dengan Berbagai Kekurangan

Namun, sistem pertarungannya memiliki kekurangan yang signifikan yang menghalangi pengalaman secara keseluruhan. Salah satu aspek yang paling membuat frustrasi adalah nuansa clunky / kikuk dari kontrol selama pertarungan. Meskipun serangan standar relatif lancar, game ini mengalami delay input yang nyata saat melakukan gerakan special, berganti karakter, atau memulihkan diri dari serangan. Delay ini mengganggu, sehingga sulit untuk mempertahankan kombo yang lancar dan sering kali menyebabkan gameplay yang tidak responsif.

Misalnya, setelah diserang oleh musuh, karakter mengalami periode recovery yang lama di mana mereka tidak dapat bergerak secara efektif, sehingga terasa seolah-olah mereka dipaksa untuk “diam” sebagai hukuman. Meskipun game ini memungkinkan pemain untuk mengganti karakter di tengah pertempuran untuk melanjutkan serangan, bahkan mekanisme pergantian karakter pun terganggu oleh input lag, membuat saya terkadang mikir tombol ini terpencet atau tidak.

Selain itu, AI untuk musuh maupun rekan tim masih tidak sempurna, sehingga gerakannya mudah ditebak. Game ini dasarnya mudah, dengan tantangan minimal bahkan pada pengaturan tingkat kesulitan normal. Sistem progress kurang mendalam, karakter memiliki pohon keterampilan yang sama yang berfokus terutama pada peningkatan status daripada memperkenalkan kemampuan baru dan menarik. Anehnya, sebagai JRPG, game ini tidak menyertakan sistem equipment untuk meningkatkan senjata atau armor, yang semakin membatasi penyesuaian dan perkembangan karakter.

Kesimpulan

Tensura ISEKAI Chronicles  menawarkan gameplay yang simpel dan seru, namun tidak bisa dibilang luar biasa. Daya tarik utamanya terletak pada sistem pertarungan action fast-paced yang seru untuk dinikmati. Terlepas presentasi cerita yang buruk, penyertaan dialog yang diperankan dengan voice acting menambahkan lapisan imersi, menunjukkan upaya sang developer untuk meningkatkan aspek penceritaan.

Namun, game ini terhambat oleh mekanisme yang “terlalu sederhana” dan repetitif jika kamu adalah hardcore JRPG. Perkembangan ceritanya terasa terburu-buru, melewatkan poin-poin plot yang signifikan dan perkembangan karakter. Aspek pembangunan desa, meskipun ada, tidak memiliki kedalaman dan elemen strategis yang bisa membuatnya lebih menarik.

Bagi penggemar seri Tensura, game ini memberikan kenikmatan tambahan dan menyenangkan melalui momen-momen penting dalam cerita. Namun, bagi mereka yang tidak terbiasa dengan materi sumber atau mengharapkan pengalaman bermain game yang lebih mendalam dan bervariasi, game ini mungkin terasa kurang menarik dan tidak memiliki keistimewaan.

That Time I Got Reincarnated as a Slime ISEKAI Chronicles sudah bisa kamu mainkan di platform PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series Nintendo Switch dan juga PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Tensura ISEKAI Chronicles

6 Score

PROS

  • Combat system asik dengan tempo cepat
  • Dialog memiliki voice acting

CONS

  • Kontrol combat yang clunky
  • Gameplay yang terlalu simpel dan repetitif
  • Sistem progression yang terlalu dilimitasi
  • Presentasi cerita diringkas ala PPT yang membosankan

Review Breakdown

  • 6 0
Tags: Bandai Namco EntertainmentReviewTensura ISEKAI Chronicles
ShareTweetShare
Previous Post

Trails in the Sky Dapat Remake, Akan Langsung Rilis Global!

Next Post

Protagonis Rune Factory: Guardians of Azuma Juga Bisa Saling Menikah

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Next Post
Subaru dan Kaguya yang merupakan protagonis utama Rune Factory: Guardians of Azuma ternyata bisa saling menikah antar satu sama lain

Protagonis Rune Factory: Guardians of Azuma Juga Bisa Saling Menikah

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd