gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Until Dawn Remake – Semakin Mencekam dengan Visual yang Epik

Taufik by Taufik
October 28, 2024
in Konsol, PC, PlayStation 5, Review
0
Supermassive Games ngidupin lagi Until Dawn, salah satu game horor paling ikonik di PS4, sekarang dengan remake keren untuk PS5 dan PC.

Supermassive Games ngidupin lagi Until Dawn, salah satu game horor paling ikonik di PS4, sekarang dengan remake keren untuk PS5 dan PC.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Sony Interactive Entertainment akhirnya ngidupin lagi Until Dawn, salah satu game horor paling ikonik di PS4, sekarang dengan remake keren untuk PS5 dan PC. Dengan visual yang lebih tajam, performa yang (katanya) lebih mulus, plus fitur canggih dari kontroler PS5, game ini siap bikin deg-degan pemain baru maupun veteran. Tapi, apa game ini benar-benar memenuhi standar remake? Simak review kami!

Visual yang Lebih Mantap

Berbekal Unreal Engine 5, Until Dawn remake hadir dengan peningkatan visual yang jauh lebih keren. Versi aslinya udah terkenal dengan atmosfer horor dan detail karakternya, tapi versi ini bawa grafisnya ke level yang lebih tinggi. Latar game, sebuah pondok gunung terpencil di tengah hutan gelap dan bersalju, sekarang lebih hidup dan nambah kesan mencekam.

Salju yang turun keliatan lebih realistis, tekstur saljunya tajam banget, bikin kita berasa beneran ada di tempat bersalju yang dingin dan sepi. Pencahayaan dinamis juga bikin nuansa horor makin kerasa. Saat senter dipake buat nyorot kegelapan, bayangan yang muncul lebih tajam dan menambah suasana seram. Ray tracing yang lebih canggih bikin cahaya berinteraksi dengan benda seperti kaca atau lantai jadi lebih realistis, makin memperkuat imersi horornya.

Detail karakter juga dapet peningkatan. Resolusi lebih tinggi bikin kita bisa liat tekstur kulit, rambut, dan detail wajah lebih jelas. Tapi, meskipun ada peningkatan, beberapa animasi wajah dan gerakan masih terasa agak kaku, terutama di momen emosional atau gerakan cepat.

Performa Masih Tidak Stabil

Walaupun Until Dawn remake punya beberapa upgrade buat PS5, masalah performa masih ada—terutama soal frame rate yang kadang ngadat. Secara keseluruhan, game ini berjalan lancar di 60 FPS, tapi ada kalanya frame rate turun, terutama di adegan aksi yang intens atau saat banyak efek visual muncul.

Penurunan frame rate ini cukup terasa saat pindah dari cutscene ke gameplay atau saat banyak karakter muncul di layar. Emang nggak sering, tapi kalau muncul pas lagi momen tegang, rasanya sedikit ngeganggu. Untuk ukuran remake yang harusnya bisa maksimalkan kemampuan PS5, ini agak disayangkan.

Maksimalkan DualSense

Salah satu yang paling keren dari Until Dawn remake di PS5 adalah pemanfaatan controller DualSense. Mungkin nggak terlalu revolusioner, tapi cukup nambah imersi dan bikin pengalaman main jadi lebih seru.

Haptic feedback bikin sensasi main makin hidup, misalnya pas jalan di salju, getaran di controller bikin kita berasa kaya ikut nginjak salju. Adaptive triggers juga kasih sensasi tambahan yang halus. Ada resistensi di momen-momen penting, kayak pas pegang senjata, jadi bikin aksi lebih berasa intens. Pas nentuin pilihan atau nembak, triggers ngasih sedikit tekanan yang nambah ketegangan di situasi genting.

Gameplay

Secara gameplay, Until Dawn remake tetep setia sama formula aslinya. Mekanik pengambilan keputusan, di mana tiap pilihan bisa bikin karakter selamat atau mati, masih jadi daya tarik utama. Bahkan keputusan kecil bisa memicu “efek kupu-kupu” yang ngubah arah cerita. Tekanan buat bikin keputusan ini tetep terasa seru, dan masih rewarding banget ngeliat gimana keputusan kita bisa mempengaruhi alur cerita.

Satu hal yang mungkin masih jadi perdebatan adalah quick-time events (QTE). Momen-momen ini muncul di situasi-situasi tegang dan bisa nentuin nasib karakter. Ada yang mungkin suka sensasi tegangnya, tapi ada juga yang ngerasa ini agak repetitif. Tapi, QTE tetap penting buat ngasih nuansa sinematik di game ini.

Ada Konten Baru

Di Until Dawn remake, perombakan pertama yang langsung kerasa ada di intro yang diperbarui dengan prolog baru. Ini bikin kita bisa ngeliat lebih banyak percakapan antar karakter dan sudut pandang baru tentang prank yang melibatkan Beth dan Hannah.

Kematian Beth dan Hannah jadi kunci dari rangkaian peristiwa di game. Versi baru ini nunjukin banget hubungan mereka dengan Josh, nambah kedalaman emosional ke prank kejam yang dialami Hannah sebelum dia kabur ke hutan.

Remake ini juga nambahin satu set totem baru dengan cara interaksi yang beda. Yang dulu ada 30 totem yang nunjukin masa depan suram. Versi remake nambahin 6 totem baru yang ngasih twist seru di cerita—nggak akan spoiler, tenang aja. Kali ini, nggak bisa asal ambil aja buat ngintip masa depan, ada interaksi baru yang bikin pemain harus lebih jeli sama setiap totem.

Kesimpulan

Until Dawn remake berhasil bawa pengalaman horor klasik dengan sentuhan baru. Visual yang lebih ciamik, performa yang lebih baik walaupun tidak sempurna, dan dukungan fitur DualSense bikin ini jadi nostalgia yang asyik buat fans lama atau titik awal yang bagus buat pemain baru. Buat pemain lama juga akan dapat pengalaman fresh lewat beberapa konten baru.

Tapi, kayak game lain, ada plus-minusnya. Peningkatan visualnya oke, tapi ada beberapa masalah teknis kayak frame rate yang kadang ngedrop di momen-momen aksi. Walau agak mengganggu, menurut saya ini nggak terlalu fatal dan semoga aja nanti bisa diperbaiki lewat update.


Until Dawn “remake” sudah bisa dimainkan di PlayStation dan juga PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Until Dawn (2024)

7 Score

PROS

  • Peningkatan Visual yang Luar Biasa
  • Integrasi DualSense
  • Konten Tambahan yang Solid

CONS

  • Masih Memiliki Animasi yang Kaku
  • Frame Rate Terkadang Stuttering

Review Breakdown

  • 7 0
Tags: ReviewSony Interactive EntertainmentUntil Dawn
ShareTweetShare
Previous Post

PlayStation Adakan 11.11 Festival yang Berlimpah Diskon Menarik!

Next Post

Steins;Gate Kembali Dapatkan Remake dengan Cerita Lebih Panjang, Rilis 2025!

Related Posts

Call of Duty: Modern Warfare 4 bakal menggelar open beta pertamanya mulai Agustus mendatang. Open beta gratis.
Berita

Gratis, Open Beta Call of Duty: Modern Warfare 4 Dimulai Agustus

July 21, 2026
KLab telah menyiapkan selebrasi besar untuk anniversary ke-11 Bleach: Brave Souls yang siap berlangsung sebentar lagi
Android

Bleach: Brave Souls Bagi Detail Lengkap dan Ragam Kejutan Baru untuk Anniversary ke-11!

July 21, 2026
Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
The Blood of Dawnwalker, RPG bertema vampir, dipastikan akan dirilis dalam bentuk disc yang berisi keseluruhan.
Berita

The Blood of Dawnwalker Dipastikan Punya Full Data di Disc, Tanpa Denuvo

July 21, 2026
Capcom mengumumkan perubahan besar untuk Monster Hunter Wilds yang bakal mempermudah pemain karena lebih murah.
Berita

Harga Game Monster Hunter Wilds Akan Turun Permanen

July 17, 2026
PlayStation kembali memamerkan Marvel's Wolverine lewat trailer sinematik keren dan penuh aksi berjudul 'Ain't No Hero'
Berita

Marvel’s Wolverine Pamer Trailer Sinematik Baru yang Penuh Aksi Badass

July 17, 2026
Next Post
STEINS;GATE RE:BOOT resmi diumumkan sebagai remake dari seri visual novel ikoniknya yang sempat rilis di 2009 dulu

Steins;Gate Kembali Dapatkan Remake dengan Cerita Lebih Panjang, Rilis 2025!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd