gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Pocketpair Soal Gugatan Nintendo: “Mekaniknya Juga Ada di Game Lain”

Taufik by Taufik
April 21, 2025
in Berita, Konsol, PC, PlayStation 5, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Pocketpair buka suara soal gugatan dari Nintendo dan The Pokémon Company yang menuduh menjiplak mekanik monster-catching ala Pokémon.

Pocketpair buka suara soal gugatan dari Nintendo dan The Pokémon Company yang menuduh menjiplak mekanik monster-catching ala Pokémon.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Pocketpair akhirnya buka suara soal gugatan dari Nintendo dan The Pokémon Company yang menuduh game mereka menjiplak mekanik monster-catching ala Pokémon. Tapi alih-alih diam atau mengalah, Pocketpair justru balik menyerang lewat dokumen hukum yang menyandingkan fitur-fitur Palworld dengan game-game populer lain seperti Fallout, Monster Hunter, dan Rune Factory. Lewat argumen ini, mereka menekankan kalau mekanik yang dipermasalahkan sebenarnya bukan hal baru, dan sudah muncul di banyak game sebelum Nintendo mengklaim hak patennya.

Nintendo dan The Pokémon Company sebelumnya menggugat Pocketpair di Jepang, menuding Palworld melanggar tiga paten yang mereka daftarkan antara Februari hingga Juli 2023—semua terkait mekanik penangkapan monster. Yang jadi masalah, Palworld sendiri dirilis pada 19 Januari 2024 dan langsung meledak karena gameplay-nya yang dinilai seperti “Pokémon tapi bawa senjata.” Nah, di sinilah konflik bermula—apakah Palworld cuma “terinspirasi,” atau benar-benar menyalin?

Dalam dokumen pembelaan yang diungkap oleh Gamesfray, Pocketpair memaparkan bahwa paten-paten yang digugat Nintendo seharusnya tidak sah, karena mekaniknya sudah pernah digunakan game lain sebelum tanggal pengajuan paten. Misalnya, dalam salah satu paten yang mengatur soal menangkap karakter lewat pelepasan monster atau semacam “capture ball”, Pocketpair menyoroti bahwa mereka sudah menggunakan mekanik serupa di game sebelumnya, Craftopia.

Nggak cuma Craftopia, Pocketpair juga membandingkan mekanik Palworld dengan segudang game lain yang punya sistem sejenis. Mereka menyebut Rune Factory 5, Titanfall 2, dan Pikmin 3 Deluxe sebagai contoh game yang memperbolehkan pemain melempar item atau monster ke arah tertentu. Sementara Far Cry 5, Tomb Raider, dan Final Fantasy XIV dicontohkan karena punya sistem lemparan item dan indikator keberhasilan aksi yang mirip dengan fitur tangkap-menangkap ala Palworld. Bahkan mod Nukamon di Fallout dan sistem partner di Monster Hunter 4G juga dibawa-bawa sebagai bukti bahwa mekanik ini bukan milik eksklusif Nintendo.

Pocketpair menegaskan bahwa semua fitur yang mereka pakai di Palworld berasal dari desain game yang sudah mapan dan terbuka selama bertahun-tahun. Mereka menolak keras tuduhan plagiarisme dan menyebut gugatan Nintendo ini berlebihan. Meski nominal gugatan dari Nintendo dan The Pokémon Company tergolong kecil (masing-masing menuntut 5 juta yen plus denda keterlambatan), dampak hukumnya bisa besar banget karena menyangkut hak paten di industri game yang makin ketat.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: CraftopiaMonster HunterNintendoPalworldPokemon
ShareTweetShare
Previous Post

Rematch – Game Bola ala Rocket League Meledak di Steam, Kalahkan FC25

Next Post

Super Robot Wars Y Bagi Detail Baru, Pastikan Rilis Agustus 2025

Related Posts

Rangkuman wawancara terbaru kami dengan Yokoyama Masayoshi dari RGG Studio yang membahas lebih dalam soal STRANGER THAN HEAVEN
Konsol

Wawancara STRANGER THAN HEAVEN – Intip Lebih Dalam Apa yang Paling Membedakannya dari Seri Yakuza!

July 22, 2026
Stranger Than Heaven jadi salah satu game yang paling menarik perhatian dari Ryu Ga Gotoku Studio. Simak impresi hands on kami!
Konsol

Nyobain Stranger Than Heaven – Pertarungan Brutal Jadi Daya Tarik Utama

July 22, 2026
Perusahaan Sankei Digital dari Jepang baru saja mengumumkan kerjasama mereka dengan agensi Eliphant yang berbasis di Singapura
Berita

Sankei Digital Umumkan Kerjasama Strategis dengan Agensi Spesialis Gaming Eliphant

July 22, 2026
Artikel ini akan memberikan panduan yang sangat lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Digimon UP.
Android

Digimon UP Redeem Code – Ada Reward Gratis

July 22, 2026
BlackJack Studio berbagi ragam detail baru Langrisser: Sea of Sword termasuk penampakan gameplay perdana yang memukau
Android

Game Gacha ‘Langrisser: Sea of Sword’ Bagi Detail dan Penampakan Gameplay Perdana

July 22, 2026
Namun, mantan penulis Valve yang ikut mengerjakan Left 4 Dead, Chet Faliszek, punya pandangan yang cukup berbeda.
Berita

Mantan Karyawan Valve Sebut PlayStation Tinggalkan Disc Fisik Bukan Salah Sony, Tapi Karena Pilihan Pemain

July 22, 2026
Next Post
Super Robot Wars Y Bagi Detail Baru, Pastikan Rilis Agustus 2025

Super Robot Wars Y Bagi Detail Baru, Pastikan Rilis Agustus 2025

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd