Guillaume Broche, Creative Director Clair Obscur: Expedition 33, menyatakan bahwa meskipun RPG turn-based tengah kembali populer, stigma terhadap genre ini masih bertahan. Menurutnya, persepsi negatif tersebut sudah terbentuk sejak Xbox 360. Namun, keberhasilan game mereka jadi bukti bahwa genre klasik masih memiliki tempat di hati pemain.

Broche menyebut bahwa “stigma terhadap RPG turn-based belum sepenuhnya hilang”, meskipun game populer seperti Persona dan Dragon Quest tetap berhasil mencatat penjualan jutaan kopi. Menurutnya, RPG Turn-Based sudah dianggap jadul sejak popularitas game open-world meningkat.
Game ini justru menjadi bukti bahwa genre RPG turn-based masih digemari; Expedition 33 mengombinasikan QTE saat menyerang dan sistem parry/dodge ala Sekiro. Dengan adanya Expedition 33 dan Baldur’s Gate 3 sebagai contoh bahwa RPG turn-based masih bisa sukses, memicu pertanyaan kenapa Final Fantasy beranjak dari turn-based klasiknya.

Sandfall Interactive, developer Expedition 33, memilih tetap sebagai tim kecil demi menjaga kualitas dan fleksibilitas. Mereka percaya model “AA games” lebih realistis dan berkelanjutan dibanding tren produksi besar ala studio AAA.
Info lengkap tentang gamenya bisa diakses DI SINI.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id
![[Eksklusif SEA] Wawancara dengan Jennifer English – Pemeran Maelle yang Bawa Kedalaman Karakternya ke Clair Obscur: Expedition 33!](https://cdn.gamerwk.com/2025/04/Jennifer-English-Expedition-33-3-750x375.jpg)











Discussion about this post