Mark Darrah, mantan produser BioWare, mengungkap penyebab kegagalan Anthem lewat seri video yang menjelaskan bagaimana ambisi besar studio tersebut tidak pernah tercapai. Anthem awalnya dikenalkan sebagai perpaduan narasi khas BioWare dan layanan live service, namun visi tersebut gagal terwujud akibat pergantian kepemimpinan serta tekanan dari jadwal yang padat. Anthem resmi dimatikan 12 Januari 2026.

Menurut Darrah, Anthem bukan hanya proyek game biasa, melainkan percobaan untuk membawa identitas “Storytelling BioWare” ke dalam format live-service yang diharapkan mampu menghasilkan pendapatan sebesar FIFA. Sayangnya, sebagian besar ide awal yang ia dan Casey Hudson bayangkan tidak pernah masuk ke versi akhir game.
Darrah menjelaskan bahwa kegagalan Anthem sebagian besar disebabkan oleh kurangnya visi yang jelas. Tak ada satu pun yang mampu menjelaskan konsep game ini secara tegas, padahal hal itu krusial agar proses pengembangan bisa berjalan lebih terarah.

Setelah Casey Hudson hengkang pada 2014, tiap tim makin terjebak dalam kebingungan arah proyek. Darrah sempat menyarankan penundaan dan fokus ke Dragon Age 4, namun EA tetap mendorong perilisan. Ketidaksiapan internal dan manajemen yang goyah memperburuk keadaan yang menjadikan perlunya fondasi kokoh untuk game live service.
Info tentang gamenya ada DI SINI.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post