gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Nyobain PRAGMATA di Gamescom 2025 – Misterius, Intens, dan Penuh Potensi

Taufik by Taufik
August 22, 2025 - Updated on August 28, 2025
in Konsol, PC, PlayStation 5, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Di Gamescom 2025, kita sempat nyobain langsung versi demo PRAGMATA di PS5 selama kurang lebih 25 menit pertama game tersebut.

Credit Image: CAPCOM

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Capcom akhirnya balik lagi dengan sesuatu yang baru dan beda, lewat PRAGMATA. Setelah sekian lama sibuk dengan seri-seri besar seperti Resident Evil dan Monster Hunter, mereka sekarang berani ngenalin IP orisinal yang benar-benar fresh. Di Gamescom 2025, kita sempat nyobain langsung versi demo PRAGMATA di PS5 selama kurang lebih 25 menit, dan jujur aja kesan pertama kami adalah penasaran.

Dari awal main udah kerasa kalau Capcom nggak sekadar bikin game action biasa. Ada nuansa misterius, mekanik unik, sampai partner karakter yang bener-bener penting buat gameplay. Semua itu bikin PRAGMATA terasa punya identitas kuat, bahkan walau baru sempat dicoba sebentar. Jadi, gimana sebenarnya pengalaman mainnya? Yuk, kita bahas lebih dalam!

Cerita Awal

PRAGMATA dibuka dengan premis yang misterius sekaligus bikin penasaran. Pemain bakal berperan sebagai Hugh Williams, anggota tim yang dikirim untuk menyelidiki sebuah tempat bernama Cradle setelah semua sinyal dari sana tiba-tiba hilang.

Tapi, nggak lama setelah mendarat, fasilitas itu hancur gara-gara gempa besar. Dalam kekacauan itu, Hugh diselamatkan oleh Diana, sebuah android yang wujudnya seperti anak kecil. Bersama-sama, mereka harus bertahan hidup dari serangan mesin-mesin yang rusak sekaligus mencari jalan untuk kembali ke Bumi.

Gameplay dan Mekanik

Hal pertama yang langsung mencolok adalah sistem combat-nya. Bukan sekadar tembak-menembak biasa, tapi ada elemen “hacking” yang bikin pertarungan lebih dalam. Jadi, di tengah pertempuran, pemain perlu menyelesaikan semacam puzzle node: bergerak melewati node biru sampai ke node hijau untuk mengakhiri proses hacking dan ngasih damage besar ke musuh, di samping serangan senjata biasa.

Di bagian lain, game juga ngenalin jenis node baru yang disebut “decode” atau debuff pertahanan. Kalau berhasil, damage senjata kita jadi lebih besar. Setiap kali hacking sukses, gauge khusus bakal terisi, dan kalau penuh bisa dipakai untuk aktifin Overdrive Protocol—fitur yang bikin semua musuh di sekitar bisa distun dan diekspos buat diserang.

Yang bikin makin unik adalah kehadiran Diana sebagai partner. Dia nggak cuma ada buat kebutuhan cerita, tapi juga terikat langsung dengan gameplay, baik di combat maupun puzzle. Kontrolnya sendiri sejauh ini terasa mulus, responsif, dan tantangannya lebih datang dari mekanik permainan ketimbang kontrol yang ribet.

Sistem Senjata

Satu hal lagi yang menarik adalah sistem senjatanya. Senjata default, yaitu Grip Gun, punya amunisi yang bisa isi ulang otomatis seiring waktu. Tapi senjata lain jumlahnya terbatas. Misalnya, Shockwave Gun atau Stasis Net cuma punya lima peluru, dan kalau sudah habis, senjatanya bakal hilang dari weapon wheel. Jadi kalau mau pakai lagi, pemain harus nemuin versi baru di arena.

Sistem ini bikin pemain harus aktif cari-cari senjata tambahan atau drop amunisi, apalagi di momen-momen boss fight. Dari pengalaman singkat, pertarungan lawan boss terasa penuh opsi: ada senjata ekstra, node debuff, sampai kesempatan buat hacking, jadi pertarungan terasa dinamis.

Yang bikin nagih adalah bagaimana game ini memaksa pemain terus bikin keputusan. Harus pilih: mau fokus hacking biar damage lebih besar, menghindar dari serangan musuh, atau jaga jarak sebelum mereka mendekat? Kombinasi aksi cepat dengan taktik kayak gini bikin pertarungan terasa tegang sekaligus memuaskan.

Kesan Sementara

Setelah sekitar 25 menit main, PRAGMATA ninggalin kesan yang cukup positif. Sistem combat-nya punya banyak lapisan, gabungan antara aksi cepat dengan keputusan taktis lewat sistem hacking. Keterbatasan senjata bikin pemain harus adaptif dan kreatif, sementara kehadiran Diana bikin gameplay lebih dalam dari sekadar tambahan cerita. Dengan kontrol yang halus dan mekanik yang menantang fokus, jelas Capcom berusaha bikin pengalaman yang segar sekaligus rewarding.

Sebagai IP terbaru dari Capcom, PRAGMATA terasa beda dibanding franchise besar mereka yang sudah ada. Dari preview singkat ini, game ini punya potensi jadi salah satu judul action unik di lineup Capcom. Rencananya PRAGMATA akan rilis tahun 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series, dan PC. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Gamescom 2025Hands-OnPragmataPreview
ShareTweetShare
Previous Post

Once Human Umumkan Update Stellar Resonance yang Segera Rilis Minggu Depan

Next Post

Nyobain Resident Evil Requiem di gamescom 2025 – Masih Menyentuh Permukaan!

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Next Post
Impresi awal kami setelah nyobain demo Resident Evil Requiem yang begitu mencekam di ajang gamescom 2025

Nyobain Resident Evil Requiem di gamescom 2025 - Masih Menyentuh Permukaan!

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd