Industri game indie memang nggak pernah kehabisan ide unik buat narik perhatian gamer, dan salah satu contoh terbarunya datang dari Skoota Games lewat game MOMO Crash. Beda dari game rhythm kebanyakan yang biasanya fokus ke tombol atau instrumen musik, MOMO Crash justru mengusung konsep nyeleneh: “jepitan paha anime” sebagai inti gameplay. Kedengarannya aneh? Memang, tapi justru itu yang bikin game ini viral di komunitas.
Gameplay-nya sendiri simpel tapi absurd. Kamu harus ngikutin irama musik sambil “menjepit” not dengan paha karakter cewek anime yang jadi heroin di game ini. Semakin pas timing kamu dengan beat, semakin tinggi skor yang bisa didapat. Konsepnya nyampur antara mekanik rhythm klasik dengan sentuhan humor nakal khas anime. Hasilnya, MOMO Crash jadi terlihat unik banget dibanding game rhythm lain.

Yang bikin makin menarik, setiap karakter punya gaya main masing-masing. Contohnya ada Dia, cewek dengan tema perhiasan yang bakal “menghancurkan” not musik dengan paha berkilauan penuh efek gemerlap. Versi demo-nya juga udah sempat kasih kesempatan gamer buat nyobain tiga karakter berbeda. Jadi, entah kamu pengen gameplay yang kalem, overpower, atau lebih menantang, selalu ada karakter (dan paha) yang bisa dicoba.

Skoota Games sendiri terang-terangan bilang kalau game ini terinspirasi dari sesuatu yang mereka sebut sebagai “fetish yang udah jadi budaya”. Fokus ekstrem ke paha ini bahkan sempat bikin Steam ngecek lebih detail soal kemungkinan konten seksual sebelum akhirnya ngasih lampu hijau. Untungnya, MOMO Crash tetap lolos dan akhirnya tersedia di platform tersebut tanpa sensor berlebihan.
Popularitas game ini makin meledak setelah nongol di Steam Next Fest Juni lalu, di mana banyak gamer kasih respon positif. Berbekal hype itu, MOMO Crash sekarang udah siap rilis penuh di Steam pada 19 September 2025 untuk PC.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post