gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara MY HERO ACADEMIA: All’s Justice dengan Aoba Miyazaki – Game Paling Ambisius My Hero Academia

Taufik by Taufik
September 10, 2025
in Konsol, PC, PlayStation 5, Wawancara, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Kami berkesempatan wawancara dengan Aoba Miyazaki, produser utama seri My Hero Academia: All’s Justice untuk ngulik game tersebut.

Kami berkesempatan wawancara dengan Aoba Miyazaki, produser utama seri My Hero Academia: All’s Justice untuk ngulik game tersebut.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Kami berkesempatan wawancara dengan Aoba Miyazaki, produser utama seri My Hero Academia: All’s Justice. Sejak awal, Miyazaki menekankan kalau game ini bukan sekadar sekuel, tapi proyek besar yang menyatukan semua hal dari seri sebelumnya. Dan yang paling ditunggu penggemar: seluruh anggota Kelas 1-A akhirnya bisa dimainkan serta gameplay yang lebih keren dengan improvisasi dua game sebelumnya.

Bagi fans, ini jelas kabar besar dan bisa dibilang cara baru untuk menikmati My Hero Academia yang mana anime juga sudah memasuki babak akhir. Jadi, untuk cocok menjadi pelengkap hype, atau bahkan cara baru menikmatinya. Seperti apa detail wawancara dengan Aoba Miyazaki, mari simak artikelnya!

Semua Kelas 1-A Turun ke Arena

Salah satu hal paling besar dari game terbaru ini adalah hadirnya seluruh anggota Kelas 1-A sebagai karakter yang bisa dimainkan. Buat para penggemar, ini jelas kabar besar. Tapi bagi tim pengembang, ada tantangan berat: bagaimana membuat setiap karakter terasa seimbang, bahkan yang nyaris tidak pernah dapat sorotan di anime seperti Toru Hagakure atau Rikido Sato.

Miyazaki menjelaskan kalau mereka tidak asal mengarang jurus atau gerakan. Tim bekerja erat dengan Shueisha dan Toho Animation untuk memastikan desain karakter dan skill sesuai dengan visi sang kreator asli. “Kami ingin pemain bisa merasakan, kalau aku pakai moveset ini, berarti beginilah kira-kira karakter itu bergerak kalau di manga atau anime punya waktu untuk menampilkan mereka,” jelasnya. Hasilnya, karakter-karakter yang tadinya hanya figuran kini bisa bersinar dan punya gaya bertarung khas di dalam game.

Tekanan Musim Terakhir dan Ambisi Lebih Besar

Waktu rilis All’s Justice berbarengan dengan musim terakhir anime membuat beban terasa lebih berat. Anime produksi Bones dikenal dengan animasi spektakuler, dan tim game ingin menghadirkan rasa yang sama — bahkan lebih. Miyazaki mengakui, “Rasanya memang ada tekanan besar, karena anime dan game sama-sama berada di fase final. Tapi di game, pemain bisa langsung mengendalikan karakternya, dan itu memberi pengalaman yang berbeda.”

Perubahan besar juga terlihat dari segi teknis. Jika sebelumnya mereka menggunakan Unreal Engine 4, kini All’s Justice dibangun di Unreal Engine 5. Peralihan ini tidak hanya meningkatkan kualitas visual, tetapi juga memberi rasa pertarungan yang lebih intens, dengan efek-efek dramatis yang sepadan dengan adegan epik anime. Tidak heran tim memilih judul “All’s Justice” alih-alih melanjutkan nomor tiga. Seperti kata Miyazaki, “Kami ingin menunjukkan bahwa ini adalah segalanya yang kami bangun sejauh ini. Final dari final.”

Pertarungan 3v3, Sinergi, dan Sistem Baru

Salah satu fitur utama yang jadi identitas baru All’s Justice adalah sistem pertarungan tiga lawan tiga. Bagi tim pengembang, sistem ini menjadi kunci untuk mengatasi masalah keseimbangan kekuatan antar-karakter. Alih-alih memaksakan semua karakter harus setara secara individual, mereka memberi ruang untuk sinergi tim.

Ada karakter yang jago serangan jarak jauh tapi lemah di jarak dekat, ada yang kuat di pertahanan tapi lambat bergerak. Dengan format 3v3, pemain bisa menyusun tim yang saling menutupi kelemahan. “Jadi bukan hanya soal siapa yang paling kuat, tapi bagaimana kamu membangun kombinasi tim yang paling cocok,” kata Miyazaki. Sistem swap antar-karakter juga diperluas, memberi lebih banyak opsi taktik dalam pertarungan. Ditambah lagi, fitur baru bernama Rising State memungkinkan karakter terakhir di tim memulai pertarungan dalam kondisi power-up — semacam kesempatan terakhir untuk membalikkan keadaan.

Lebih dari Sekadar Bertarung

My Hero Academia: All’s Justice

Meski inti gameplay tetap pada pertarungan, Miyazaki menekankan bahwa kali ini cerita juga jadi fokus utama. Dari feedback pemain game sebelumnya, banyak yang ingin lebih banyak merasakan sisi cerita dan interaksi antar-karakter. Maka All’s Justice menghadirkan mode yang lebih naratif, di mana pemain bisa menyelami motivasi, asal-usul, dan perjalanan para calon pahlawan.

Tentu saja, tim tidak bisa membocorkan detail plot dari Final War Arc yang akan ditampilkan di game, karena itu akan jadi spoiler besar untuk anime. Namun mereka memastikan bahwa pengalaman emosional dari arc terakhir ini akan terasa kuat. “Kami ingin pemain bukan hanya bertarung, tapi juga merasakan perjuangan menjadi seorang pahlawan, seperti di anime dan manga,” ujar Miyazaki.

Aksesibel untuk Semua, Kompetitif untuk yang Serius

My Hero Academia: All’s Justice

Dengan roster besar dan sistem 3v3, game ini terdengar kompleks. Tapi All’s Justice dirancang agar tetap ramah untuk pemain kasual. Ada sistem kontrol yang disederhanakan, bahkan mode auto-combat yang memungkinkan CPU mengambil alih semua aksi. Pemain tinggal menekan tombol dan bisa menikmati pertarungan serta sinergi karakter tanpa harus mahir menguasai kombo.

Di sisi lain, pemain kompetitif tetap punya ruang lewat mode online multiplayer. Di sini, kemampuan strategi dan kecepatan reaksi benar-benar diuji. Jadi baik yang sekadar ingin main santai maupun yang ingin masuk lebih dalam ke ranah kompetitif, keduanya bisa menemukan tempatnya di All’s Justice.

Dunia yang Lebih Hidup dengan Lingkungan yang Bisa Hancur

My Hero Academia: All’s Justice

Satu detail menarik lain adalah lingkungan yang bisa dihancurkan. Elemen ini sudah muncul di game terdahulu, tapi kali ini dibawa lebih jauh. Dinding bisa retak, lantai bisa pecah, dan semua itu memberi gambaran nyata betapa dahsyatnya kekuatan tiap karakter. “Lingkungan yang rusak adalah cerminan kekuatan pahlawan. Semakin besar kehancuran, semakin terlihat seberapa kuat mereka sebenarnya,” kata Miyazaki. Hal kecil ini menambah rasa imersif, sekaligus membuat pertarungan terasa lebih dramatis.

Semua Bisa Jadi Pahlawan

My Hero Academia: All’s Justice

Pada akhirnya, pesan yang ingin disampaikan lewat All’s Justice sederhana tapi kuat: semua orang bisa jadi pahlawan. Miyazaki menutup wawancara dengan mengatakan, “Saya harap pemain bisa menikmati cerita para karakter, asal-usul mereka, dan merasakan bagaimana rasanya menjadi pahlawan itu sendiri.”

Dengan fokus pada keseimbangan roster, pertarungan 3v3 yang dinamis, cerita yang lebih dalam, serta peningkatan visual lewat Unreal Engine 5, My Hero Academia: All’s Justice bukan sekadar lanjutan seri sebelumnya. Game ini adalah puncak dari perjalanan panjang — sebuah perayaan bagi penggemar My Hero Academia, sekaligus titik masuk yang ramah untuk pendatang baru.

MY HERO ACADEMIA: All’s Justice dijadwalkan rilis di PlayStation 5, Xbox Series, dan PC, meskipun tanggal pastinya belum diumumkan. Untuk saat ini, statusnya masih “Coming Soon” dan sudah bisa masuk wishlist maupun preorder. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Aoba MiyazakiInterviewMy Hero Academia: All’s JusticeWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Preview MY HERO ACADEMIA: All’s Justice – Roster Lengkap, 3v3 yang Epik dengan Visual Fantastis

Next Post

Nintendo Direct 2025 Resmi Dijadwalkan September ini, Bakal Bawa Banyak Kejutan Menarik

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Next Post
Nintendo Direct 2025 Resmi Dijadwalkan September ini, Bakal Bawa Banyak Kejutan Menarik

Nintendo Direct 2025 Resmi Dijadwalkan September ini, Bakal Bawa Banyak Kejutan Menarik

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd