Lanjutan season ketiga untuk anime populer One Punch Man yang sangat dinanti sedang diliputi kontroversi, apalagi setelah Shinpei Nagai selaku sang director meminta fans untuk tidak berekspektasi terlalu tinggi. Pernyataan jujurnya di Twitter (X) pada awal September ini justru memicu kekhawatiran soal kualitas, terutama setelah teaser terbaru animenya dikritik karena animasi yang dianggap kaku dengan sekian banyak still shot, penggunaan ulang adegan, dan penurunan kualitas yang mengingatkan pada season kedua.
いえ、貴方達が大事にしている作品を背負う意味と覚悟をしてきたつもりです。気に入らなかったり怒らせたりするかもしれません。ですが、誰かが背負うしか無いのです。私は覚悟を決めて望んでいます。多分season1には及ばないでしょう。でもフィルムには作り手の執念と創意工夫が宿ってます。それだけ…
— 永居 慎平 (@ShinNagai_Anime) September 7, 2025
Nagai yang dikenal lewat karya komedi ringan seperti The Disastrous Life of Saiki K. sempat meminta maaf karena identitasnya baru diungkap menjelang penayangan animenya. Dia mengakui kalau statusnya sebagai sosok “kurang dikenal” tanpa pencapaian besar di industri anime mungkin mengecewakan fans. Meski begitu, dia menekankan kecintaannya pada seri ini dan usaha timnya untuk berinovasi dengan alur kerja berbasis 2D/3D agar produksi bisa berjalan secara lebih efisien.
Dalam postingan terbarunya, Nagai juga menyinggung kondisi industri anime yang keras. Dia mengaku kalau banyak talenta terbaik di industri berpindah ke studio besar dengan dana melimpah, sementara J.C. Staff masih berjuang memperbaiki kondisi kerja dan mengembangkan stafnya. Karena itu dia meminta penggemar berhenti memberi serangan ke para kreator dan memahami keterbatasan komunikasinya karena terikat NDA, semua sambil menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung tim produksi.
Hello everyone, nice to meet you.
I’m Shimpei Nagai, the director of One Punch Man Season 3.
I completely understand everyone’s reactions.
Please calm down and hear me out, if you would.
I’ll explain why I was chosen, and it might be a bit long, but please listen.
I’ve been a…— 永居 慎平 (@ShinNagai_Anime) September 3, 2025
One Punch Man sendiri memang sudah menetapkan standar tinggi lewa season pertamanya pada 2015 yang digarap Madhouse di bawah arahan Shingo Natsume, yang terutama dipuji karena animasi memukau dan pacing solid. Hanya saja season kedua garapan J.C. Staff di 2019 justru dikritik keras karena kualitas animasinya yang menurun drastis. Melihat bagaimana season ketiga akan mengadaptasi arc Monster Association yang penuh dengan aksi intens dan skala lebih besar, tentu ada tekanan lebih besar pada tim produksi untuk merealisasikan tontonan yang sesuai ekspektasi.
Meski dirundung kontroversi, sebagian fans masih berharap dengan kembalinya staf kunci seperti desainer karakter Chikashi Kubota dan komposer Makoto Miyazaki, setidaknya ada harapan kalau hasilnya bisa lebih baik dari season kedua, meski sayang kalau kualitasnya mungkin masih belum mampu menyaingi season pertamanya dulu.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post