gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[IGDX 2025] Wawancara Eksklusif Acts of Blood dengan Fajrul FN – Dari Proyek Passion Hingga ke Panggung Dunia!

Fadhil by Fadhil
October 9, 2025
in PC, Wawancara
0
Rangkuman wawancara eksklusif kami dengan Fajrul selaku pimpinan Eksil Team di IGDX 2025 yang membahas lebih dalam Acts of Blood

Rangkuman wawancara eksklusif kami dengan Fajrul selaku pimpinan Eksil Team di IGDX 2025 yang membahas lebih dalam Acts of Blood

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Tim kami mulai hari ini telah meliput langsung ajang IGDX 2025 yang berlangsung di Bali, dan dari kesempatan inilah kami sudah berjumpa langsung dengan Fajrul FN selaku pimpinan developer Eksil Team dibalik Acts of Blood. Bagi yang mungkin masih asing dengan namanya, ini adalah game action beat ’em up terbaru yang semakin menarik perhatian, apalagi sejak pamerannya di ajang Summer Game Fest 2025 lalu.

Dari kesempatan inilah kami telah mengadakan sesi wawancara dengannya yang dimulai dengan pengenalan, “Nama saya Fajrul. Saya creative developer dari Eksil Team, dan kami sedang mengembangkan game berjudul Acts of Blood. Saya mulai proyek ini di akhir 2023, jadi sekarang sudah berjalan hampir satu setengah tahun.”

Fajrul FN

Terinspirasi dari film laga Indonesia seperti The Raid dan The Night Comes for Us, dia mengungkapkan kalau game ini dibangun oleh tim beranggotakan sekitar sepuluh orang lintas negara. Fajrul menjelaskan, “Saya yang memulai proyek ini dan mengajak teman-teman berbakat untuk bergabung. Saya fokus ke pengembangan, programming, desain, sementara teman-teman lain mengerjakan musik, animasi, voice over, dan aset lainnya.”

Momentum Emas Dari Email yang Dikira Penipuan

Momentum besar datang lewat sebuah pesan tak terduga dari Geoff Keighley. Bagi yang sudah aktif mengikuti industri ini pasti sudah kenal dengannya, karena dia adalah penyelenggara dibalik beberapa event game terbesar di setiap tahun mulai dari Summer Game Fest, gamescom, hingga The Game Awards. Mengejutkannya Keighley ternyata mengirim email langsung kepada Fajrul, yang mana dia sampai menganggap kalau pesan itu adalah scam.

Thank you for giving us this opportunity to showcase our game on the biggest stage @geoffkeighley @summergamefest 🤝 pic.twitter.com/wHzkbq7N9v

— Fajrul | Wishlist Acts of Blood on Steam! (@Fajrul97) June 6, 2025

“Geoff Keighley sendiri yang email saya, dan saya kira itu scam,” ujarnya sambil tertawa. “Kalau lihat isi emailnya, dia nggak kenalin diri dengan jelas. Jadi saya langsung mikir, ‘Ah ini scam.’” Tapi setelah mengecek Twitter, dia menyadari Geoff sudah sampai follow akunnya. “Saya baru sadar kalau itu beneran Geoff Keighley. Besoknya saya balas email itu, dan dia bilang ingin memberi bantuan.”

Fajrul langsung memanfaatkan peluang emas tersebut. “Saya tanya apakah kami bisa dapat slot di Summer Game Fest, lalu dia jawab kalau ada trailer, maka bisa tinggal kirim saja dan mereka akan tayangkan.” Dia menduga Geoff menemukan proyeknya melalui media sosial. “Saya rasa dia nemu dari Twitter. Dia kan aktif banget di sana, mungkin dari repost atau semacamnya.”

Efek Domino Setelah Summer Game Fest

Penayangan trailer Acts of Blood di Summer Game Fest menjadi titik balik besar. Hanya dalam tiga hari di momen puncaknya, wishlist game mereka di Steam melonjak hingga 30.000. Angka tersebut terus tumbuh stabil hingga menembus 170.000 wishlist per Oktober 2025. “Setelah itu, efek dominonya makin besar karena banyak influencer besar seperti MoistCr1TiKaL dan TheRadBrad ikut mainin game ini,” kata Fajrul.

Dampak dari sorotan internasional itu ternyata tidak membuat tim merasa terbebani. “Kami dari awal memang punya mindset untuk fokus bikin game,” ujarnya. “Kami nggak terlalu mikirin ekspektasi orang luar. Kami cuma peduli sama gamenya dan merilisnya dengan baik, jadi itu nggak terlalu bikin stres.”

Langkah Terukur untuk Persiapan Rilis

Kesuksesan viral itu membuka jalan menuju kerjasama dengan publisher. “Kami sudah punya publisher dan sudah menandatangani kontrak, tapi masih menunggu pendanaannya turun,” ujar Fajrul. Kesepakatan itu sebenarnya sudah terjalin sebelum pameran gamenya di Summer Game Fest, tapi event tersebut seolah semakin memantapkan prosesnya. “Summer Game Fest itu semacam bonus. Setelah tampil di sana, publisher jadi lebih semangat untuk tanda tangan.”

Tim mereka kini menargetkan rilis pada kuartal ketiga hingga keempat tahun depan. “Kami targetnya sekitar Q3 – Q4 tahun depan. Pastinya sebelum atau setelah GTA 6, karena game itu bakal menyedot semua perhatian. Jadi kami akan sesuaikan dengan jadwal rilisnya.”

Proyek Sampingan yang Jadi Kesempatan Besar

Menariknya, Acts of Blood hingga kini masih dikerjakan sebagai proyek sampingan. “Saya masih kerja full-time, dan beberapa anggota tim juga,” kata Fajrul. “Jadi proyek ini dikerjakan sebagai side project.”

Fajrul sendiri telah bekerja lima tahun di industri game sebagai 3D artist. “Saya awalnya 3D artist, bukan programmer. Saya baru belajar programming di Unreal Engine pada 2023, dan dari situlah Acts of Blood lahir sebagai proyek belajar saya.” Gaya visual dan atmosfer game ini sangat berbeda dari pekerjaannya sehari-hari yang lebih berkutat pada style kartunis.

Cerita Sederhana, Tapi dengan Aksi Tanpa Kompromi

Acts of Blood mengusung cerita balas dendam sederhana. “Ceritanya dasar banget yaitu tentang balas dendam,” ujar Fajrul. “Kami tahu pemain game beat-’em-up biasanya tidak terlalu peduli dengan cerita. Mereka cuma ingin mukul orang di dalam game.” Kisahnya berpusat pada Hendra, seorang mahasiswa yang keluarganya dibunuh oleh kelompok kriminal. Dia kemudian memburu para pelaku satu per satu dalam serangkaian level yang mirip dengan game Sifu.

“Buat orang-orang yang nunggu game seperti Sleeping Dogs dan Sifu, saya rasa mereka akan suka game ini,” ujarnya. “Kami juga terinspirasi dari Jackie Chan Stuntmaster di PS1, terutama dari suasana levelnya. Game ini semacam surat cinta untuk para fans untuk game-game action tersebut.”

Tonggak Baru untuk Game Indonesia?

Lebih dari sekedar viral, Fajrul percaya Acts of Blood punya makna lebih besar bagi industri game lokal. “Saya rasa ini game pertama dari Indonesia, bahkan Asia Tenggara, yang mengusung konsep beat-’em-up grounded seperti ini,” ujarnya. “Saya pikir ini akan jadi sejarah tersendiri untuk industri game Indonesia.”

Dari sebuah proyek passion, undangan dari email yang sempat dikira scam, hingga menjadi salah satu game Indonesia paling diantisipasi saat ini, perjalanan Acts of Blood nemang menunjukkan bagaimana ambisi, konsistensi, dan sedikit keberuntungan bisa membawa karya lokal ke panggung global.

Jika tertarik dengan gamenya, Acts of Blood saat ini masih dalam tahap pengembangan aktif untuk platform PC dengan rencana rilis di 2026 nanti. Untuk sementara kamu sudah bisa menjajal versi demo atau wishlist gamenya lebih dulu di Steam.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Acts of BloodEksil TeamIGDX 2025InterviewPCWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

[TGS 2025] Preview Lost Hellden – JRPG Menawan dengan Teknologi “Deep 2D”

Next Post

Blue Protocol: Star Resonance Redeem Code – Ada Reward Gratis

Related Posts

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Rev. NOiR bagi segudang detail baru yang dibagikan lewat ajang presentatiPlayStation State of Play serta Konami Press Start kemarin malam
Berita

Rev. NOiR Kembali Dipamerkan dengan Banyak Detail Baru!

September 4, 2026
Capcom akhirnya memamerkan trailer perdana Monster Hunter Wilds: Ascendance yang terlihat epik dan penuh beragam detail menarik
Berita

Monster Hunter Wilds: Ascendance Pamer Trailer Perdana yang Ungkap Beragam Konten Menarik

September 4, 2026
Next Post
Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Blue Protocol: Star Resonance.

Blue Protocol: Star Resonance Redeem Code - Ada Reward Gratis

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd