Seorang veteran developer game, Marcus Lehto, mengungkapkan lewat LinkedInnya bahwa credit dalam Battlefield 6 tidak mencantumkan semua nama yang terlibat dalam pengembangan game fantastis ini. Studio Ridgeline Games, yang awalnya mengerjakan mode single-player menyebut banyak anggota timnya tidak mendapatkan pengakuan penuh.
Lehto menyebut bahwa beberapa kontributor, termasuk lead character artist Andres Naranjo, lead technical artist Rohan Knuckey, serta software engineer lainnya, hanya mendapatkan pengakuan tertulis di bagian “Special Thanks” atau bahkan tidak disebut sama sekali. Ia bilang bahwa studio Ridgeline telah bekerja keras selama 1-2,5 tahun membangun fondasi game ini sebelum ditutup.

Studio induk EA hingga saat ini belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan tersebut. Sementara itu, Battlefield 6 tetap mencetak kesuksesan besar dengan rekor penjualan dan pemain aktif yang tinggi di berbagai platform.
Kasus ini memunculkan diskusi di komunitas developer dan pemain game soal pentingnya credit terhadap tim yang bekerja di balik layar. Meskipun pemain lebih sering memfokuskan pada hasil akhir dan gameplay, pengakuan terhadap kontributor turut dianggap penting sebagai bagian dari etika industri game.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post