Salah satu pemegang saham terbesar Square Enix menekan perusahaan itu dengan kritik tajam hingga merilis presentasi sebanyak 100 halaman. Investor tersebut adalah 3D Investment Partners dari Singapura, yang kini memegang 14,36% saham dan sudah lama vokal terhadap kinerja penerbit Final Fantasy itu.
Dalam dokumen yang dibagikan ke publik, 3D Investment Partners mengajak para pemegang saham lain untuk bersuara dan mendorong dialog serius dengan manajemen Square Enix. Mereka menilai perusahaan terus tertinggal secara finansial, terutama jika dibandingkan dengan penerbit Jepang lain seperti Capcom yang menikmati pertumbuhan stabil. Penjualan game yang lemah dan biaya pengembangan yang terus naik disebut menjadi masalah utama yang memicu laporan keuangan mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir.

Investor ini juga menyoroti lemahnya performa Square Enix di sektor game konsol dan mobile, ditambah sejumlah proyek yang dibatalkan hingga menimbulkan kerugian besar. Menurut mereka, akar masalahnya ada pada manajemen yang dianggap gagal membuat keputusan strategis dan tidak menunjukkan rencana jelas untuk memperbaiki kondisi. Upaya Square Enix menjelaskan visi jangka panjangnya bahkan dinilai terlalu kabur dan tidak memberi keyakinan.
Kritik sebesar ini tentu bukan sinyal baik bagi reputasi Square Enix, terutama jika pemegang saham lain mulai berpihak. Meski perusahaan belum berada pada titik genting, tekanan publik semacam ini bisa berkembang menjadi masalah lebih besar. Square Enix sendiri mencoba memperluas pasar lewat rilis di Switch 2 dan port Xbox seperti Final Fantasy VII Rebirth, namun masih harus dibuktikan apakah langkah tersebut dapat memperbaiki margin keuntungan mereka.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post