Sudah lebih dari tujuh tahun sejak Epic Games menantang dominasi Steam di PC lewat kehadiran Epic Games Store. Sejak awal, Epic mencoba menarik developer dengan pembagian pendapatan yang lebih besar, lalu menggoda pemain lewat game eksklusif, game gratis, dan diskon rutin. Upaya ini memang membuahkan hasil, meski jalannya tidak selalu mulus.
Menjelang akhir 2025, Epic mengklaim basis penggunanya sudah tembus 295 juta akun. Angka ini terdengar besar, tapi kehadiran Epic ternyata tidak terlalu mengganggu posisi Steam. Platform milik Valve itu justru terus tumbuh, bahkan sempat mencatat lebih dari 41,6 juta pengguna aktif secara bersamaan, angka yang bisa dilacak publik lewat SteamDB.

Walau sama-sama besar, sikap gamer inti terhadap kedua platform ini terasa berbeda. Banyak pemain terlihat jauh lebih loyal dan protektif terhadap Steam, sementara Epic Games Store sering dianggap sekadar alternatif. Pertanyaan soal kenapa hal ini terjadi dijawab oleh Adrian Chmielarz, pendiri The Astronauts, dalam wawancaranya dengan FRVR.
Menurut Chmielarz, perbedaan utamanya ada di rasa keterikatan. Epic Games Store terasa seperti toko biasa, tempat orang datang hanya untuk membeli game. Sebaliknya, Steam terasa seperti rumah karena punya banyak fitur komunitas. Tidak ada ulasan tertulis, forum, atau ruang diskusi di EGS, sehingga interaksi pemain sangat terbatas. Di Steam, hampir setiap game punya pusat komunitas yang aktif dan hidup.

Rasa memiliki inilah yang membuat banyak pemain menaruh seluruh koleksi gamenya di Steam. Ketika sebuah game rilis eksklusif di Epic, sebagian pemain merasa tidak nyaman karena harus “berpaling” dari rumah mereka sendiri. Epic memang terus berbenah, seperti menambahkan fitur gifting dan chat lintas platform, tetapi perkembangan fitur sosialnya dinilai masih tertinggal jauh.
Menariknya, The Astronauts sendiri pernah mengambil kesepakatan eksklusif waktu terbatas dengan Epic untuk game Witchfire. Chmielarz mengakui keputusan itu diambil karena kondisi finansial studio yang sedang sulit. Pada akhirnya, semua pihak merasa diuntungkan. Epic mendapat game eksklusif selama setahun, studio bisa bertahan, dan pemain Steam kebagian versi game yang lebih matang meski harus menunggu lebih lama.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post