Game mobile Kaiju No. 8 THE GAME besutan Akatsuki Games resmi memasuki usia enam bulan sejak rilis pada 31 Agustus 2025. Di tengah persaingan ketat pasar game free-to-play, performa game ini terbilang solid. Dalam wawancara dengan Automaton, produser Shinya Fujita membagikan cerita di balik kesuksesan awal game ini, sekaligus tantangan yang mereka hadapi setelah rilis.
Fujita mengakui bahwa peluncuran Kaiju No. 8 THE GAME berjalan cukup kuat sejak hari pertama. Salah satu faktor terpenting adalah keputusan untuk merilis game saat adaptasi anime Kaiju No. 8 masih tayang. Menurutnya, momentum ini krusial karena perhatian publik sedang berada di puncaknya. Kolaborasi erat antara tim game, kreator manga, dan staf anime membuat game ini langsung mendapat sambutan hangat.

Ia juga menyinggung betapa sulitnya kondisi pasar game mobile saat ini. Selama hampir satu dekade terakhir, industri ini seperti berada di “era perang besar”, di mana sekadar membuat orang melirik game baru saja sudah jadi tantangan. Fujita merasa Kaiju No. 8 THE GAME bisa menembus kebisingan pasar berkat kekuatan IP dan kerja sama lintas tim yang sangat solid.
Soal momen rilis, Fujita menyebut sinkronisasi antara anime dan game sebagai sesuatu yang sangat jarang terjadi. Salah satu contohnya adalah kemunculan Reno Ichikawa dengan armor No. 6 di anime, yang muncul sehari sebelum game rilis. Karakter tersebut langsung hadir di dalam game keesokan harinya. Menurut Fujita, momen seperti ini hanya bisa terjadi karena kerja bareng seluruh “Tim Kaiju No. 8”, bukan cuma tim game saja.

Dari sisi gameplay, Fujita menyebut respons pemain terhadap grafis dan cerita original sejak awal sangat positif. Namun fokus utama tim sebenarnya adalah membuat game ini mudah diakses dan nyaman dimainkan. Mengingat Kaiju No. 8 punya fans dari berbagai usia dan latar belakang, sistem progres, perolehan karakter, dan tingkat kesulitan misi dibuat agar tidak terasa ribet.
Pendekatan tersebut terbukti efektif. Dalam waktu singkat setelah rilis, Kaiju No. 8 THE GAME berhasil menjangkau jutaan pemain di seluruh dunia. Meski begitu, Fujita mengakui ada konsekuensi lain. Sebagian pemain yang sangat aktif merasa konten game cepat habis, dan mulai kehabisan hal untuk dilakukan.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk
@gamerwk_id












Discussion about this post