Di tengah isu kelangkaan RAM global, banyak yang berharap pabrikan memori asal China seperti ChangXin Memory Technologies atau CXMT bisa jadi penyelamat gamer lewat harga yang lebih murah. Namun kabar terbaru justru mengarah ke hal sebaliknya. CXMT dilaporkan mulai mengalihkan sebagian besar fokus produksinya ke kebutuhan AI, bukan ke pasar konsumen seperti PC gaming.
Menurut laporan media Korea – MK.kr, CXMT berencana mengalokasikan sekitar 20% dari total produksi DRAM-nya untuk HBM3, setara kurang lebih 60.000 wafer. HBM atau High Bandwidth Memory memang sedang jadi komoditas panas karena dibutuhkan untuk akselerator AI dan data center. Artinya, kapasitas yang sebelumnya bisa saja mengalir ke DDR4 atau DDR5 untuk PC, kini berpotensi diprioritaskan ke sektor AI.

Permintaan HBM di China sendiri memang sedang tinggi-tingginya. Apalagi setelah akses ke solusi memori dari produsen Korea makin terbatas akibat kebijakan ekspor. Di sisi lain, perusahaan seperti Huawei juga disebut sangat membutuhkan HBM untuk meningkatkan produksi chip AI mereka, termasuk lini Ascend. Jadi wajar kalau CXMT melihat ini sebagai peluang besar.
Masalahnya, teknologi HBM3 buatan CXMT sendiri kabarnya belum benar-benar matang di pasar global. Tantangan utamanya ada di tingkat yield produksi, apalagi tanpa akses ke teknologi EUV, CXMT masih mengandalkan teknik multi-patterning yang lebih rumit. Meski begitu, jika mereka berhasil menembus hambatan ini, dampaknya bisa besar untuk industri AI di China.

Di saat yang sama, CXMT juga dikabarkan sedang berdiskusi dengan sejumlah produsen PC global terkait pasokan DRAM. Namun sejauh ini pembicaraan masih sebatas tahap validasi. Kalau nantinya produksi HBM makin digenjot dan sukses, bukan tidak mungkin sebagian besar kapasitas DRAM mereka benar-benar tersedot ke AI.
Bagi gamer, ini jelas bukan kabar yang terlalu menggembirakan. Harapan bahwa memori asal China bisa jadi opsi murah di tengah lonjakan harga RAM global bisa saja buyar. Jika pabrikan lebih memilih mengejar margin besar dari AI, maka pasar konsumen kemungkinan harus bersiap menghadapi harga RAM yang tetap tinggi dalam waktu cukup lama.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post