AMD akhirnya resmi merilis halaman produk dengan detail untuk Radeon RX 9060. Kartu grafis ini ternyata hadir dengan 28 Compute Units berbasis arsitektur RDNA 4, menghasilkan 1.792 Streaming Processors, 112 Texture Mapping Units, dan 64 ROPs. Jumlah ini lebih rendah dibanding Radeon RX 9060 XT yang punya 32 CU dan 2.048 SPs. Artinya, GPU ini kemungkinan adalah versi “cut-down” dari chip Navi 44 XL, berasal dari proses penyortiran (binning) yang lebih rendah.
Untuk memori, RX 9060 non-XT dibekali 8 GB GDDR6 dengan kecepatan 18 Gbps, berjalan di jalur 128-bit yang memberikan bandwidth hingga 288 GB/s. Konsumsi dayanya tergolong cukup efisien dengan Total Board Power (TBP) sebesar 132 W, dan AMD merekomendasikan minimal PSU 450 W untuk mendukung kartu ini. Meski memori dan jumlah core-nya lebih rendah, AMD memposisikan GPU ini sebagai solusi “1080p powerhouse”.

AMD juga membagikan hasil performa dari sejumlah game populer yang diuji di 1080p ultra tanpa teknologi frame generation. Berikut beberapa hasilnya:
-
Assassin’s Creed Mirage – 108 FPS
-
Call of Duty: Black Ops 6 – 98 FPS
-
DOOM Eternal (RT) – 153 FPS
-
Dragon Age: The Veilguard – 67 FPS
-
F1 24 – 188 FPS
-
Horizon Zero Dawn Remastered – 106 FPS
-
God of War: Ragnarok – 120 FPS
-
Resident Evil 4 (RT) – 100 FPS
Namun, keputusan AMD untuk tetap menggunakan VRAM 8 GB bisa jadi akan mengundang kritik dari sebagian gamer, terutama karena makin banyak game terbaru yang membutuhkan kapasitas memori lebih besar untuk pengalaman bermain maksimal. Di tahun 2025 ini, 8 GB VRAM mulai terasa pas-pasan jika ingin bermain di atas resolusi 1080p atau menggunakan setting ultra dengan ray tracing. Jadi, meskipun kuat di performa 1080p, GPU ini mungkin bukan pilihan jangka panjang bagi pengguna yang ingin future-proof build mereka.
Soal harga dan tanggal rilisnya, AMD masih belum memberikan kepastian. Tapi melihat RX 9060 XT versi 8 GB dijual seharga USD 299 (sekitar 4,9 juta Rupiah) dan versi 16 GB di USD 349 (sekitar 5,7 juta Rupiah), besar kemungkinan RX 9060 non-XT akan dibanderol sekitar USD 250 (sekitar 4,1 juta Rupiah).
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post